Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Menurut Para Ahli

Posted on

Akuntansi Sebagai Sistem Informasi – Akuntansi dapat diterjemahkan sebagai bahasa bisnis yang dalam dimasukkan kedalam sistem informasi dan dapat memberikan informasi yang penting terkait dengan keuangna perusahaan sebagai pedoman mengambil keputusan..

Informasi yang terdapat didalam akuntansi tersebut dapat meliputi data keuangan yang berhubungan dengan semua transaksi bisnis yang dapat dinyatakan dalan nilai uang.

Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Artinya

Menurut Carls Warren didalam bukunya “Accounting” menyatakan akuntansi sebagai sistem informasi adalah suatu sistem informasi yang menyediakan laporan kegiatan ekonomi dan kondsi perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Sedangkan menurut Asosiasi Akuntansi Amerika atau American Accounting Association (AAA) mengartikan sebagai proses pengidentifikasian, pengukuran serta pelaporan informasi ekonomi yang memungkinkan pengambilan keputusan dan penilaian jelas serta tidak membingungkan bagi penggunanya.

Peranan informasi akutansi ini sangatlah signifikan dalam mengambil keputusan sehingga akuntansi ini dapat dijadikan sebagai bahasa bisnis.

Dengan memanfaatkan informasi akuntansi ini maka kondisi perushaaan dapat diketahui sehingga pihak manajemen bisa mengambil langkah yang tepat untuk mengembangkan perusahaan.

Baca juga | Pengertian Aktiva Tetap, Kriteria, Karakterisitik dan Klasifikasi

Kualitas Informasi Akuntansi

Informasi didalam akuntansi harus memiliki kualitas yang baik seperti :

1. Perbandingan antaran Manfaat dan biaya

Bila biaya yang dikeluarkan lebih besar dibandingkan dengan manfaatnya makan sebaiknya aktivitas yang dijalankan tersebut sebaiknya dihentikan begitupun sebaliknya.

2. Mudah untuk dipahami

Laporan akuntansi yang dibuat harus dapat disesuaikan dengan pengetahuan penggunanya sehingga dapat mudah untuk dipahami.

3. Relevan

Kualitas informasi akuntansi harus terkait dan berguna secara langsung bagi penggunanya.

4. Bisa dipercaya

Informasi akuntansi bisa dikatakan dapat dipercaya bila informasi tersebut dapat memenuhi persyarata berikut :

  • Bisa di uji
  • Bersifat Netral
  • Dapat Menyajikan hal yang sebenarnya.
5. Nilai Prediksi

Data-data yang dinilai harus dapat dimanfaatkan sebagai nilai prediksi kondisi dan situasi dimasa mendatang.

6. Umpan balik

Umpan balik yang berbentuk prediksi, pembenaran, penolakan serta pengambilan peluang dari kondisi yang sudah dilalui.

7. Tepat waktu

Laporan harus dapat di sampaikan dengan tepat waktu agar bisa dimanfaatkan untuk dasar pengambilan keputusan di dalam perusahaan.

8. Bisa untuk diperbandingkan dan konsisten

Informasi didalam akuntansi harus bisa untuk di perbandingkan supaya informasi tersebut dapat lebih mudah untuk diketahui persamaan dan perbedaan diantara perusahaan sejenis

Semua informasi yang disajikan harus konsisten dan tidak berubah-ubah.

9. Materialitas

Tuntutan dalam prinsip akuntansi dapat diabaikan bila tidak terjadi kekeliruan atau kesalahan dalam laporan yang mempengaruhi keputusan ataupun penilaian dari pengguna.

Baca juga | Akuntansi Perusahaan Dagang dan Perbedaan Dengan Perusahaan Jasa

Pihak Pengguna Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Berikut adalah pihak pihak yang menggunakan akuntansi sebagai sistem informasi :

1. Pihak internal

Pihak internal ini merupakan pihak-pihak yang terkait langsung dengan aktivitas operasional perusahaan sehari-hari.

Berikut beberapa pihak pengguna dari internal :

  • Pimpinan perusahaan
  • Kepala bagian
  • Karyawan

2. Pihak Eksternal

Pihak-pihak eksternal ini merupakan pihak yang tidak terkait langsung dengan operasional perusahaan akan tetapi memiliki kepentingan dengan hasil yang akan dicapai oleh perusahaan.

  • Kreditor : Pemberi pinjaman
  • Investor : pemilik perusahaan yang berkepentingan mengetahui kerja dan perkembangan perusahaan.
  • Badan Pemerintah : pemerintah akan memungut pajak penghasilan bila perusahaan mendapatkan keuntungan.
  • Pelanggan : orang atau badan usaha lainnya yang menjadi mitra perusahaan
  • Masyarakat : orang-orang yang berada disekitar lingkungan perusahaan yang berkepentingan pada perusahaan terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Baca juga | Pengertian Akuntansi Sektor Publik, Jenis-Jenis, Tujuan dan Karakterisitik

Bidang Akuntansi

Berikut adalah beberapa bidang akuntansi dalam sistem informasi :

1. Akuntansi Keuangan

Pada bidang ini terkait dengan akuntansi pada sebuah unit ekonomi secara keseluruhan dan juga terkait degnan pelaporan keuangan untuk pihak luar perusahaan.

Akuntansi keuangan merupakan bidang akuntansi yang dapat terdiri dari pencatatan kegiatan finansial dengan tujuan menyajikan laporan gkeuangan yang meliputi neraca, laporan laba rugi serta laporan perubahan modal.

Semua laporan tersebut bisa digunakan pihak-pihak yang membutuhkan informasi dalam mengambil keputusan yang relevan dan rasional.

2. Pemeriksaan Akuntansi

Bidang akuntansi ini merupakan bidang yang menjalankan pemeriksaan pada hasil catatan atau laporan keuangan sebuah perusahaan atau pemerintahan.

Pada bidang ini terkait dengan audit yang bebas pada laporan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan.

3. Akuntansi Manajemen

Tujuan dari bidang akuntansi ini adalah menyajikan infomasi kepada pihak manajemen yang melaksanakan usahanya.

Beberapa fungsi akuntansi manajemen ini diantaranyan adalak mengendalikan kegiatan usaha, mengawasi arus kas, serta menilai alternatif keputusan.

4. Akuntansi Biaya

Bidang akuntansi ini bertugas untuk mencatat serta menghitung dan juga menganalisa data biaya didalam perusahan industri dalam upayan untuk menentukan bersarnya HPP suatu barang.

Oleh sebab itu, akuntansi biaya ini dapat menghasilkan laporan harga untuk menyusun laporan keuangan.

5. Akuntansi Perpajakan

Perpajakan merupakan bidang akuntansi yang berfokus pada permasalah pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pemerintah.

Dalam hal ini, perpajakan akan dibahas tentang hukum dan perhitungan dalam usaha dalam enetapkan nilai pajak.

6. Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang kegiatannya menyusun anggaran baik itu pendapatan maupun biaya yang didasarkan pada pedoman atau standar sebuah perusahaan.

Anggaran menjadi landasan bagi suatu badan untuk melakukan aktivitas finansialnya dimasa mendatang.

7. Akuntansi Pemerintahan

Govermental Accounting adalah bidang akuntansi keuangan yang dijalankan pada lemaga pemerintahan.

Tujuan dari akuntansi pemerintahan ini adalah memberikan laporan keuangan, pengendalian serta pengawasan keuangan pemerintah.

Dengan adanya bidang akuntansi ini maka diharapkan pemerintah dapat mengatur administrasi negara dengan baik.

8. Sistem Akuntansi

Bidang akuntansi ini berfungsi untuk menjalankan aktivitas dengan cara merancang cara melakukan pencatatan akuntansi agar aman, efektif dan efisien.

Hal ini dapat dimulai dengan mengelola dokumen, formulir dan menyusun prosedur pencatatan.

Demikianlah pembahasan tentang Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Menurut Para Ahli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *