cara membuat copywriting

10 Rahasia Cara Membuat Copywriting Dalam Penjualan Online

Posted on

Cara membuat copywriting

Pada saat ini, salah satu cara efektif dalam membantu pemasaran adalah melalui dunia digital.

Bahkan pemasaran melalui dunia internet, tidak hanya dilakukan oleh industri-industri besar. Bahkan usaha menengah, kecil maupun perorangan telah memanfaatkannya.

Hal ini telah menjadi sebuah fenomena tersendiri didalam dunia perdagangan. Namun dengan demikian, hal ini telah membuat sebuah persaingan ketat dalam memperebutkan simpati konsumen.

Oleh sebab itu di butuhkan sebuah cara efektif untuk memenangkan kompetisi tersebut. Cara yang paling populer saat ini adalah dengan menggunakan copywriting.

Pengertian dasar dari copywriting adalah sebuah tulisan yang memiliki pengaruh terhadap reaksi dari pembacanya. Sehingga dapat memberikan terjadi respon yang diinginkan.

Namun pada saat ini banyak yang salah kaprah tentang copywriting. Banyak yang mengganggap bahwa copywriting merupakan proses menulis biasa. Bahkan banyak penulis-penulis yang mencoba bekerja sebagai copywriter.

Menciptakan copywriting yang buruk dapat memberikan representasi yang buruk terhadap penjualan dan pemasaran. Bahkan dapat membuat sebuah brand memiliki citra tidak profesional.

Tentunya hal tersebut dapat berakibat sangat fatal bagi penjualan. Hal ini dikarenakan copywriter tersebut tidak benar-benar memahami tujuan dasar dan bagaicara membuat copywriting yang berkesan.

Jika anda ingin menjadi seorang copywriter maka anda dapat mengikuti 10 cara berikut :

1. Menggali manfaat dari sebuah produk

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika akan menulis adalah menggali manfaat dari produk. Tentunya hal ini akan membantu anda dalam mempresentasikan manfaat produk dalam copywriting.

Dengan demikian komsumen akan memahami tentang keuntungan yang diperoleh dari produk tersebut dan bagaimana produk tersebut dapat membantu mereka.

Oleh sebab itu, seorang copywriter harus dapat memberikan beberapa alasan yang terbaik. Bahkan manfaat yang diperoleh lebih banyak dibanding dengan produk pesaing.

Salah satu kunci keberhasilan copywriter adalah memahami manfaat dari produk. Sehingga ini akan membuat anda menjadi mudah dalam mempresentasikan kepada komsumen.

2. Mengetahui kelemahan produk pesaing.

Untuk menulis copywriting yang menarik maka anda harus membuat hal yang berbeda. Disinilah pentingnya anda harus mengetahui kelemahan produk pesaing.

Dengan demikian anda dapat meyakinkan dan memberikan pemahaman kepada konsumen bahwa membeli produk pesaing merupakan sebuah kesalahan besar.

Tapi anda juga harus bersikap realistis dalam melakukan perbandingan dengan produk pesaing. Karena ketika anda membuat perbandingan yang tidak realistis akan merusak reputasi produk anda sendiri.

3. Mengenali siapa audiens anda

Agar tulisan anda mudah untuk dikenali maka kenali siapa tujuannya. Copywriter harus dapat mengenali audiens sehingga dapat meletakan copywriting pada tempat yang tepat.
Oleh sebab itu anda harus memastikan target audiens yang akan membacanya.

Misalkan,

Iklan alat kecantikan anda letakkan pada majalah yang membahas tentang hewan.

Apakah copywriting ini dapat mengkonversi menjadi sebuah penjualan ?

Mungkin anda bisa menjawab pertanyaan tersebut. penempatan sesuatu yang tidak pada tempatnya dapat dikatakan hanya membuang waktu, uang dan tenaga.

Ilustrasi diatas coba saya berikan untuk memberikan sebuah penjelasan tentangnya seorang copywriter mengenali audiens nya.

Kembali pada contoh ilustrasi diatas,

Ketika kita memiliki target produk alat kecantikan, tentunya anda akan mencoba melakukan sedikit riset tentang siapakah audiensnya. Bila berbicara tentang alat kecantikan maka target yang dapat dibidik adalah wanita.

Hal ini dikarenakan alat kecantikan banyak digunakan oleh kaum wanita daripada kaum pria. Tentunya majalah tentang hewan bukanlah tempat yang tepat dalam mempromosikan alat kecantikan.

Oleh sebab itu, copywriter harus harus melakukan sebuah riset terhadap siapa audiens yang akan ditargetnya. Anda dapat mencoba melakukan riset untuk menemukan audiens dengan cara mengevalusainya berdasarkan letak demografis.

Dengan menemukan audies berdasar letak demografis ini maka copywriting yang anda buat dapat tepat sasaran.

Atau riset ini dapat dilakukan dengan cara langsung berkomunikasi langsung dengan konsumen kemudian menyimpulkan dengan visual anda sendiri.

Dengan demikian anda dapat memperoleh informasi tentang profil audiens target anda. Kita akan menemukan orang-orang yang memiliki prospek kemungkinan yang membeli produk anda.

Untuk mengenali profil demografi audiens maka anda dapat menggunakan dapat menggunakan beberapa elemen berikut

  • Jenis kelamin
  • Umur
  • Suku
  • Status
  • Pendapatan
  • Daerah
  • hobi

4. Menjawab pertanyaan audiens “ APA UNTUNGNYA UNTUK SAYA”

Sebelum membuat sebuah copywriting, maka anda harus memahami tujuan dari copywriting itu. Setiap copywriting memiliki tujuan dan aspek pemasaran yang bervariasi berdasarkan dengan tujuannya.

Apa untungnya untuk saya jika memiliki produk itu ?

Apakah dengan produk itu dapat membuat hidup saya lebih mudah dan lebih baik ?

Apakah produk itu dapat membuat waktu saya lebih hemat ?

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut harus digaris bawahi oleh copywriter. Sebuah copywriting yang baik dapat mempresentasikan jawaban diatas. Oleh sebab itu seorang copywriter akan membangun tulisan dengan mengambil manfaat, fitur, diferensiasi dari produk.

Copywriting yang dibuat harus dapat menggambarkan produk tersebut dapat mempengaruhi kehidupan target audiens secara positif.

Oleh sebab itu copywriting harus dapat ditulis untuk menyampaikan manfaat dan diferensiasi sehingga dapat didengar dan di fahami oleh pembacanya.

Jangan sampai copywriting tersebut tidak mudah dipahami dan berada pada tempat yang tidak tepat.

  • Untuk itu anda menggunakan beberapa contoh yang dapat membatasi tujuan copywriting anda.
    Memberikan penawaran khusus.
  • Berbagi informasi dan meningkatkan kesadaran.
  • Menghasilkan keuntungan.

5. Fokus kepada anda bukan kita

Ketika menuliskan sebuah copywriting sebenarnya anda harus menyadari bahwa anda sedang berbicara dengan audiens.

  1. Untuk memahami ini mungkin kita harus kembali kepada pelajaran bahasa tentang kata untuk orang pertama dan orang kedua.
    Kata ganti orang pertama : saya, aku, kami, kita. Biasanya digunakan untuk seseorang yang sedang berbicara.
  2. Kata ganti orang kedua : anda,kamu, engkau, kalian. Biasa digunakan untuk seseorang yang mendengar seseorang yang berbicara.

Apa hubungannya dengan Copywriter ?

Mungkin hal ini merupakan fundamental untuk copywriting anda. Sebuah tulisan ini dibuat untuk berbicara kepada audiens anda (bukan tentang anda atau tentang mereka). Oleh karena itu, pada umumnya copywriting harus ditulis dengan menggunakan orang kedua.

Coba anda perhatikan dua copywriting berikut :

  • Dapatkan handphone terbaru ditoko kami maka kami akan memberikan bonus tambahan.
  • Anda membeli handphone terbaru dan anda mendapatkan bonus tambahan.

Apa pendapat anda ?

Tujuan dari kedua copywriting tersebut memiliki tujuan yang sama.

Mana yang lebih efektif ?

Pada contoh pertama lebih berfokus kepada bisnis anda. Sedangkan contoh kedua lebih berfokus pada audiens anda dan seolah berbicara secara hangat.

Berdasarkah hal tersebut tentunya contoh kedua lebih efektif karena tulisan tersebut lebih pribadi antara anda dan audiens anda.

Menulis sebagai orang kedua dapat membantu audiens untuk menghubungkan copywriting anda dengan kehidupan mereka secara pribadi.

Dengan membuat copywriting yang berfokus kepada audiens anda bukan anda. Maka audiens anda dapat membuat produk anda lebih personal sehingga mudah untuk difahami.

6. Menyesuaikan copywriting dengan media

Ketika anda menuliskan copywriting maka kamu menyesuaikan dengan media yang akan dituju. Hal ini dikarenakan karakteristik setiap media berbeda dan cara pendekatan yang berbeda.

Apakah media yang akan digunakan adalah koran atau majalah wanita ?

Apakah media yang akan digunakan adalah papan reklame atau media sosial ?

Tentunya berbagai media yang saya sebutkan diatas tentunya memiliki cara tersendiri dalam mendekatinya.

Oleh sebab itu copywriter harus dapat menggunakan berbagai media tersebut agar dapat mengkomunikasikan pesan anda kepada audiens.

Dan juga copywriting harus dapat menguasai berbagai karakteristik media yang berbeda tersebut.

7. Jangan terlalu bertele-tele dalam pembuatan copywriting

Jangan kehilangan perhatian audiens anda dengan memberikan informasi yang terlalu bertele-tele dalam copywriter. Buatlah copywriter yang efektif untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh audiens anda.

Membuat copywriting yang fokus dapat meningkatkan aspek penting dalam pemasaran seperti penulisan headline.

Catatan kecil,

Tapi cara ini terkadang tidak dapat dilakukan beberapa produk seperti obat-obatan yang membutuhkan sedikit penjelasan agak rumit. Namun anda harus tetap menjaganya tepat simple.

8. Sertakan Call to Action

Setelah anda membuat copywriting yang berpengaruh dan berhasil membujuk audiens maka anda harus memberikan fasilitas untuk audiens untuk bertindak.

Tujuan utama dari Copywriting adalah untuk memperoleh respon dari pembacanya. Oleh sebab itu Call to Action merupakan hal tersebut unsur penting dalam copywriting. Dengan menggunakan Call to Action maka pembaca dapat memberikan respon kepada anda.

Dengan menggunakan Call to Action dapat menciptakan rasa urgensi dan memberi tahu cara bagai mana petunjuk tentang yang harus dilakukan.

Apakah anda ingin audiens merespon sekarang, besok atau bulan depan ?

Jika anda ingin audiens anda merespon saat ini maka anda harus membuat sebuah copywriting yang menciptakan rasa urgensi.

9. CYA (Cover your ass)

Apa itu CYA ?

CYA adalah hal yang menggambarkan sebuah aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan atau birokrasi. Hal ini dilakukan individu untuk dirinya dari kemungkinan kritik, hukuman atau dampak lainnya.

Seorang Copywriter harus mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi akibat copywritingnya.

Oleh sebab itu anda menuliskan sebuah copywriting anda harus mempertimbangkan tentang klaim-klaim yang akan timbul.

Oleh sebab itu anda harus menghindari membuat copywriting terlalu berlebihan atau memalsukan hal produk pesaing anda.

Dikarenakan cara itu tidak etis dan merupakan cara bisnis yang negatif. Jika anda menggunakan cara negatif tersebut akan membuat reputasi anda menjadi rusak.

Copywriter juga harus mempertimbangkan resiko yang akan timbul dari copywriting yang diciptakan.

Untuk menghindari permasalahan tersebut maka anda sebaiknya menghindari kata-kata yang muluk seperti :

  • Termurah,terbaik,tercepat, dll
  • Bebas resiko
  • Tidak memiliki resiko
  • tanpa biaya
  • Tidak ada kewajiban
  • 100%
  • Dll

10. Mengoreksi Copywriting

Hal terakhir yang harus dilakukan oleh copywriter adalah mengoreksi. Anda harus memeriksa kemungkinan terjadinya kesalahan tata bahasa atau ejaa yang ada dalam copywriting anda.

Sedikit saja terjadi kesalahan hasil copywriting anda dapat menyebabkan rusaknya kredibilitas produk anda. Tentunya hal ini dapat merusak tujuan dari copywriting anda.

Oleh sebab itu, hal terakhir yang harus anda lakukan adalah mengoreksi copywriting anda kembali. Sehingga anda dapat terhindar dari resiko kesalahan yang terjadi.

Baca juga | Belajar Copywriting Dengan 4 Langkah Mudah Untuk Pemula

Penutup…

Pada dasarnya membuat copywriting adalah mudah. Hal yang harus anda lakukan adalah dengan riset, persiapan untuk menghasilkan copywriting yang berkesan.

Ketika anda ingin memulai sebagai copywriter maka anda harus berani untuk mengambil resiko. Jangan takut mengambil resiko hal-hal yang telah anda perhitungkan sebelumnya.

Demikianlah tentang cara membuat copywriting dalam penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *