ciri-ciri bahasa iklan

Ciri-Ciri Bahasa Iklan yang Menarik Dan Baik Dalam Pemasaran

Posted on

Ciri-ciri bahasa iklan – Pada saat ini periklanan telah menjadi bagian penting dari pemasaran dan memiliki tujuan untuk memposisikan produk sehingga dapat unggul dari pesaing.

Periklanan dapat menggunakan berbagai alat komunikasi baik berupa grafis, teks dan suara untuk memberikan pesan yang bertujuan untuk mengkonsumsi produk atau layanan yang ditawarkan.

Oleh sebab itu, dalam periklanan sangat penting untuk memilih cara berkomunikasi terbaik dengan pelanggannya baik dalam penggunaan kata maupun pengembangan cerita yang dapat mencapai target pasar.

Proses pemilihaan kata dalam iklan yang tepat sangat tergantung dengan apa atau bagaimana anda mempresentasikan produk didalam iklan.

Persona bisnis anda tidak akan menonjol apabila konten iklan anda masih general dan tidak unik.

Baca juga | Ciri Ciri Iklan yang Baik Dan Efektif Dalam Pemasaran

Ciri-ciri bahasa iklan yang menarik

Iklan yang menarik adalah iklan yang bisa memperoleh respon dari audiens dan tidak mendaur ulang konten iklan yang ada saat ini.

Bahasa iklan yang dapat memancing perhatian negatif itu lebih baik dibandingkan dengan iklan yang tidak mendapatkan perhatian sama sekali.

Berikut Ciri-ciri bahasa iklan yang menarik dalam proses pemasaran :

1. Simple dan tidak terlalu teknis

ciri bahasa iklan

Salah satu kesalahan yang umum ditemukan saat menulis konten iklan adalah pengiklan terlalu banyak memberikan informasi kepada konsumen.

Hal ini dapat membuat pembaca sulit untuk memahami pesan yang ingin disampaikan dalam iklan.

Di dalam iklan sebaiknya anda menggunakan kalimat yang aktif dan tidak bertele-tele.

Dengan membuat bahasa iklan secara sederhana akan membuat iklan dapat dipahami dengan jelas oleh pembaca.

2. Memiliki jangkar Cerita yang emosional

bahasa iklan

Agar bahasa iklan mudah untuk difahami oleh konsumen maka pengiklan harus mengembangkan konsep cerita yang menarik sebagai jangkar iklan.

Dengan memiliki jangkar cerita yang menarik akan memungkinkan konsumen untuk menghubungkan dengan emosional dan pesan akan mudah untuk diterima oleh mereka.

Respon emosional konsumen ini dapat mempengaruhi niat seseorang dalam membeli dibandingkan konten pada iklan.

Bahkan banyak penelitian yang menyatakan bahwa konsumen membeli produk bukan berdasarkan dari informasi yang mereka peroleh tapi karena rasa emosi.

Ada empat jenis iklan berdasarkan brand menggunakan emosi untuk mendorong koneksi dengan konsumen yaitu

Rasa senang

Brand atau merek akan mengunakan bahasa iklan yang dapat membuat konsumen menjadi tertawa, tersenyum dan berpikir positif.

Rasa sedih

Pada saat ini, banyak sekali iklan yang menggunakan rasa sedih sebagai pemancing emosional konsumen.

Bahasa iklan yang dapat membuat konsumen merasa sedih terbilang sangat efektif sehingga banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Dengan iklan seperti ini akan dapat mengubah seseorang menjadi emosioanl dan biasanya mereka akan mudah untuk merespon brand atau produk yang diiklankan.

Rasa takut

Rasa ketakutan adalah bagian dari naluri manusia dimana kita akan bereaksi atas ancaman dari luar.

Dengan rasa takut maka akan menciptakan urgensi dan mendorong manusia untuk mengambil tindakan untuk mencegah atau mengubahnya menjadi hal yang baik.

Metode ini sering dimanfaatkan oleh pengiklan untuk menciptakan rasa urgensi pada konsumen sehingga mereka mencari solusi untuk terbebas dari rasa ketakutan tersebut.

Rasa marah

Banyak orang yang berpendapat bahwa melekatkan iklan dengan rasa marah harus di hindari karena dapat berpengaruh terhadap citra brand atau produk.

Namun sebenarnya rasa marah ini bisa anda pertimbangkan untuk dilekatkan kedalam bahasa iklan anda.

Dengan rasa marah ini kana memicu orang untuk melakukan tindakan dan merubah perspektif mereka.

Walaupun bahasa iklan yang lekat dengan kemarahan sangat tidak umum tapi konten iklan memiliki peluang yang sangat besar untuk viral.

Baca juga | Macam Macam Iklan Dan Contohnya yang Paling Populer

3. Bahasa yang digunakan persuasif atau mengajak

bahasa iklan yang menarik

Ciri-ciri iklan yang efektif lainnya adalah menggunakan kalimat aktif atau ajakan dimulai dengan kata kata yang menggoda namun relevan dengan tujuan iklan.

Dengan menggunakan kalimat yang persuasif akan membujuk dan mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan tanpa harus menunggu waktu.

Baca juga | Cara Membuat Iklan yang Menarik Untuk Pemasaran Bisnis

4. Menggunakan bahasa iklan yang relevan dengan target pasar

bahasa iklan yang baik

Iklan bukan hanya sekedar memperkenalkan atau memasarkan bisnis anda kepada target pasar tapi juga menjadikan mereka bagian dari bisnis anda.

Anda harus mengembangkan kata-kata yang konsisten terhadap produk anda sehingga bisa membuat konsumen mengenali bisnis anda secara mendalam.

Oleh sebab itu, ketika anda membuat iklan menjadi efektif maka anda harus mempertimbangkan jenis bahasa yang digunakan oleh target pasar.

Dengan mempertimbangkan jenis bahasa ini maka anda dapat menentukan nada suara yang akan anda tampilkan dalam iklan.

Setelah anda menemukan nada suara atau bahasa yang iklan maka anda harus tetap konsisten untuk menerapkannya di semua metode periklanan dari deskripsi produk hingga penjelasan informasi lainnya.

Demikianlah pembahasan tentang Ciri-Ciri Bahasa Iklan yang Menarik Dan Baik Dalam Pemasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *