ciri-ciri pasar oligopoli

Ciri-ciri Pasar Oligopoli Serta Kelebihan Dan Kekurangan

Posted on

Ciri-ciri pasar oligopoli – Situasi pasar yang hanya terdapat beberapa penjual komoditas dan menjual barang yang bersifat homogen dapat disebut dengan pasar oligopoli.

Karena penjual komoditas tidak terlalu banyak maka masing-masing penjual dapat mengendalikan sebagian besar dari jumlah pasokan.

Kebijakan harga satu penjual dapat mempengaruhi kebijakan harga penjual lainnya.

Baca juga | Pengertian Pasar Oligopoli, Karakteristik dan jenis-jenis

Ciri-ciri pasar oligopoli

ciri pasar oligopoli

Berikut ciri-ciri pasar oligopoli adalah :

1. Saling ketergantungan

Ciri-ciri pasar oligopoli yang paling terlihat adah saling ketergantungan antar penjual dalam pengambilan keputusan.

Hal ini dikarenakan tingkat persaingan yang sedikit membuat setiap ada perubahan harga dari satu penjual dapat berpengaruh terhadap penjual lainnya.

Oleh sebab itu penjual yang berada di pasar oligopoli harus mempertimbangkan tidak hanya permintaan pasar atas produk tersebut tapi juga harus memperhatikan tindakan penjual lainnya.

Hal ini membuat sesama penjual dipasar oligopoli saling ketergantungan satu sama lain.

2. Periklanan sangat penting

Dampak dari saling ketergantungan antara penjual di pasar oligopoli membuat masing-masing penjual harus menyusun strategi pemasaran yang baik untuk mempertahankan pasar mereka.

Setiap penjual harus mewaspadai pergerakan pesaing mereka ketika mengambil tindakan dan membuat perubahan kebijakan.

Mereka harus agresif dalam pemasaran dengan membuat iklan dan dapat menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan promosi.

Periklanan merupakan salah satu alat yang sangat kuat dan berpengaruh di dalam pasar oligopoli.

3. Perilaku kelompok

Didalam pasar oligopoli mungkin hanya terdapat beberapa perusahaan sehingga membuat setiap perusahaan dapat mengawasi tindakan pesaing dan dampak yang akibatkannya.

Berbeda dengan pasar persaingan sempurna, dimana banyak terdapat banyak penjual dan masing-masing penjual dapat berusaha memaksimalkan laba.

Namun dalam oligopoli hal tidak mungkin terjadi dengan berbagai sebab, diantaranya :

  • Perusahaan memungkinkan untuk membentuk kelompok namum mereka tidak memiliki tujuan bersama.
  • Kelompok biasanya tidak memiliki organisasi formal atau informal dengan aturan perilaku yang dapat diterima.
  • Di dalam kelompok tersebut biasaya didominasi oleh seorang pemimpin tetapi penjual lain didalam kelompok tersebut tidak mengikuti secara seragam.

4. Persaingan

Ciri-ciri pasar oligopoli lainnya adalah adanya tingkat persaingan yang ketat karena hanya terdiri dari beberapa penjual.

Setiap penjual yang ada terus mengawasi pergerakan pesaing dan selalu waspada untuk mengantisipisi kemungkinan yang ada.

Namun persaingan antara pejual di pasar oligopoli bersifat konstan.

5. Hambatan untuk masuk ke pasar oligopoli

Setiap perusahaan atau penjual yang ingin memasuki pasar oligopoli akan berhadapan dengan berbagai hambatan, diantaranya :

  • Perusahaan baru harus bersaing dengan pemain lama yang sudah mapan dan hal ini membutuhkan biaya promosi dan iklan yang tidak sedikit.
  • Sebuah perusahaan baru akan memiliki jumlah penjualan yang terbatas dan tidak dapat mengambil keuntungan dalam jangka pendek.
  • Setiap perusahaan baru harus merancang teknik produksi sendiri untuk dapat bersaing dengan teknik yang sudah ada.

Bahkan perusahaan yang sudah mapan dalam pasar oligopoli terkadang akan mencegah pesaing baru untuk memasuki pasar.

6. Penilaian harga yang kaku

Di dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan harus tetap pada harganya.

Apabila satu perusahaan mencoba untuk menurunkan harga, maka pesaing juga akan ikut menurunkan harga yang lebih tinggi.

Situasi ini terkadang dapat menciptakan perang harga yang tidak akan menguntungkan siapapun.

Begitupun sebaliknya, apabila satu perusahaan mencoba untuk menaikkan harga maka langkah ini tidak akan diikuti oleh pesaing.

Berdasarkan hal ini, membuat perusahaan tidak ada yang ingin mengurangi atau menaikkan harga sehingga harga menjadi kaku atau stagnasi.

7. Pola perilaku harga yang unik

Persaingan yang timbul akibat saling ketergantungan diantara perusahaan dipasar oligopli menyebabkan dua tujuan yang saling bertentangan.

Setiap perusahaan ingin tetap berjalan sendiri dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Untuk mencapai tujuan ini mereka bertindak dan melakukan reaksi terhadap perubahan harga satu sama lain sehingga menimbulkan ketidakpastian.

Di sisi lainnya, untuk memaksimalkan laba yang diperoleh maka setiap penjual bekerja sama untuk menghilangkan sumber ketidakpastian.

Semua perusahaan melakukan kerja sama diam-diam untuk menentukan perubahan harga yang terjadi.

Hal ini menimbulkan praktik monopoli didalam pasar oligopoli.

Bahkan mereka dapat mengenali satu penjual sebagai pemimpin atas inisiatif untuk menaikkan atau menurukan harga.

Mengingat hal yang saling bertentangan ini membuat sulit untuk memprediksi pola perilaku harga yang unik di pasar oligopoli.

Baca juga | Tujuan Segmentasi Pasar Dalam Pemasaran Produk

Kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli

kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli

Kelebihan pasar oligopoli

Beberapa kelebihan oligopoli adalah sebagai berikut:

  • Produk di dalam pasar oligopoli dapat dengan mudah dibedakan.
  • Perusahaan memiliki kontrol terhadap harga
  • Stabilitas harga dalam pasar dapat dengan mudah dikendalikan.
  • Dalam oligopoli, insentif untuk mengembangkan produk baru dan lebih baik dapat diamati.
  • Pilihan yang lebih besar bagi konsumen dapat diamati dalam pasar oligopoli dibandingkan dengan monopoli .
  • Perusahaan-perusahaan besar memiliki kekuatan mengendalikan pasar.

kekurangan pasar oligopoli

Beberapa kekurangan pasar oligopoli adalah sebagai berikut:

  • Kerugian terbesar adalah hambatan tinggi untuk masuk ke pasar oligopoli.
  • Tingkat ketergantungan yang tinggi dapat dilihat antara perusahaan selama oligopoli.
  • Keuntungan abnormal dapat diperoleh selama oligopoli.
  • Sangat kecil peluang skala ekonomi dibandingkan dengan monopoli.
  • Pemasaran yang mahal serta iklan yang lebih luas diperlukan dalam oligopoli.
  • Dalam oligopoli bisnis kecil biasanya akan gagal membangun diri karena sebagian besar pasar biasanya di kuasai oleh perusahaan-perusahaan besar.
  • Perusahaan tidak dapat mengambil keputusan individu dan mereka harus mempertimbangkan pandangan dari pemain dominan lainnya di pasar

Demikianlah pembahasan tentang Ciri-ciri Pasar Oligopoli Serta Kelebihan Dan Kekurangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *