faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Posted on

Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen – Pada saat pembelian, masing-masing konsumen selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berbeda bai berdasarkan produk yang dibeli atau ketika saat pembelian.

Setiap faktor tersebut dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan juga menyebabkan adanya perbedaan perilaku konsumen terutama keputusan pembelian.

Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

Menurut Dharmmesta dan Handoko, Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat di bagi menjadi 2 (dua), yaitu :

1. Faktor internal

Faktor internal adalah Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yang berasal dari dalam diri konsumen itu sendiri.

Hal ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses pengambilan keputusan pembelian konsumen.
Contoh faktor internal ini diantaranya, motivasi, kepribadian, sikap, persepsi, dll.

2. Faktor Eksternal

Faktor Eksternal adalah Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yang berasal dari luar diri konsumen.

Hal ini sangat berpengaruh di sebabkan manusia selalu berinteraksi dengan lingkungannya sehingga dapat mempengarui perilakunya.

Faktor eksternal yang mempengaruhi perilaku konsumen seperti Budaya, keluarga, kelompok, referensi, tingkatan sosial dan situasi.

Menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong, Faktor perilaku konsumen bisa dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi, psikologi dari konsumen.

Berikut penjelasannya

1. Faktor budaya

Budaya memiliki pengaruh paling besar terhadap perilaku konsumen sehingga perusahaan harus memanfaatkan faktor budaya ini secara maksimal.

Untuk memanfaatkan faktor budaya ini dengan optimal maka perusahaan harus memahami fungsi dari kultur, sub kultur dan tingkatan sosial konsumen.

a. Kultur

Kultur adalah faktor paling mendasar dari perilaku dan keinginan seperti nilai, persepsi, preperensi, perilaku dari keluarga dan institusi-institusi lainnya.

Contohnya seorang anak di anak yang tumbuh diasi akan mendapatkan nilai-nilai tentang kepatuhan, rasa percaya, hormat kepada orang yang lebih tua, cara berinteraksi dengan keluarga,d dll.

b. Sub kultur

Sebuah kultur akan memiliki sub kultur yang lebih kecil untuk memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih khusus pada anggotanya.

Sub kultur ini bisa meliputi agama, ras, bangsa dan letak geografis yang kemudian akan membentuk segmen pasar.
Biasanya pemasar akan membuat dan menciptakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

c. Tingkatan sosial

Tingkatan sosial adalah bagian atau kelompok yang memiliki kecenderungan homogen dan dalam masyarakat akan tersusun hirarki dan anggotanya memiliki minat, nilai dan perilaku yang sama.

Dalam tingkatan sosial ini tidak bisa ditentukan berdasarkan dari satu faktor saja tapi dapat ditentukan berdasarkan kombinasi pendapatan, pekerjaan, kekayaan, pendidikan, dll.

2. Faktor sosial

Faktor sosial dapat memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen seperti perilaku kelompok acuan, keluarga serta peran dan status sosial konsumen

a. Kelompok acuan (referensi)

Kelompok acuan konsumen dapat terdiri dari seluruh kelompok yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang.

Kelompok-kelompok yang berpengaruh secara langsung terhadap perilaku seseorang disebut dengan kelompok keanggotaan (membership groups)

Kelompok ini merupakan kelompok yang secara langsung terus menerus berinteraksi langsung dengan seseorang.

Contoh kelompok ini adalah keluarga, sahabat, rekan kerja, dll.

b. Keluarga

Keluarga adalah kelompok acuan primer yang dapat saling mempengaruhi satu sama lainnya.

Dari keluarga, seseorang bisa mendapatkan pengaruh perilaku dan orientasi dalam agam, politik, ekonomi, dll.

Meskipun konsumen sudah tidak sering berinteraksi dengan keluarga tapi pengaruh keluarga dalam perilaku konsumen masih memiliki pengaruh yang besar.

c. Peran dan status.

Kedudukan seseorang dalam masyarakat biasanya di tentukan dari peran dan status sosial mereka.

Tiap peran yang mereka miliki akan berpengaruh terhadap status yang akan mencerminkan penghargaan dari masyarakat.

Contoh,

Bila seseorang memiliki jabatan yang tinggi maka mereka akan memakai pakaian mahal dan menggunakan kendaraan yang mewah.

3. Faktor pribadi

Keputusan pembelian konsumen juga dapat dipengaruhi oleh karakter atau sifat pribadi seseorang seperti dari umur, jabatan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian, serta pandangan pemikiran dari konsumen.

a. Umur

Selera dan dan kebutuhan setiap orang akan selalu berubah dengan semakin bertambahnya usia mereka.
Mereka akan mengubah jenis barang dan jasa yang mereka beli sesuai dengan usia mereka.

b. Pekerjaan

Jenis pekerjaan seseorang dapat mempengaruhi jenis produk yang mereka beli.

Oleh sebab itu pemasar harus mampu untuk mengidentifikasi segmen pasar yang didasarkan pada pekerjaan konsumen.

c. Gaya hidup

Gaya hidup dapat menunjukkan gambaran kehidupan mereka yang tercermin darri aktivitas, hobi dan opini mereka.

Konsep gaya hidup ini bila dapat dimanfaatkan oleh pemasar maka dapat membantu mereka untuk mempengaruhi perilaku konsumen.

d. Kondisi ekonomi

Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah kondisi yang dimiliki oleh konsumen.

Konsumen akan memilih produk berdasarkan pendapatan, tabungan, serta kekayaan yang bisa mereka belanjakan.

e. Kepribadian

Kepribadian disini dapat didefiniskan sebagai karakteristik psikologis yang uni dari seseorang sehingga dapat menyebabkan respon yang konsisten terhadap lingkungannya.

Berdasarkan kepribadian seseorang dapat dijadikan sebagai variabel untuk menganalisa perilaku konsumen..
Setiap tipe kepribadian konsumen akan memiliki pilihan yang berbeda satu sama lainnya.

Baca juga | Pengertian Konsumen, Jenis-Jenis, Peran, Hak dan Kewajiban Konsumen

4. Faktor pribadi

Keputusan pembelian konsumen juga dapat dipengaruhi oleh karakter atau sifat pribadi seseorang seperti dari umur, jabatan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian, serta pandangan pemikiran dari konsumen.

a. Umur

Selera dan dan kebutuhan setiap orang akan selalu berubah dengan semakin bertambahnya usia mereka.

Mereka akan mengubah jenis barang dan jasa yang mereka beli sesuai dengan usia mereka.

b. Pekerjaan

Jenis pekerjaan seseorang dapat mempengaruhi jenis produk yang mereka beli.

Oleh sebab itu pemasar harus mampu untuk mengidentifikasi segmen pasar yang didasarkan pada pekerjaan konsumen.

c. Gaya hidup

Gaya hidup dapat menunjukkan gambaran kehidupan mereka yang tercermin darri aktivitas, hobi dan opini mereka.

Konsep gaya hidup ini bila dapat dimanfaatkan oleh pemasar maka dapat membantu mereka untuk mempengaruhi perilaku konsumen.

d. Kondisi ekonomi.

Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah kondisi yang dimiliki oleh konsumen.

Konsumen akan memilih produk berdasarkan pendapatan, tabungan, serta kekayaan yang bisa mereka belanjakan.

e. Kepribadian

Kepribadian disini dapat didefiniskan sebagai karakteristik psikologis yang uni dari seseorang sehingga dapat menyebabkan respon yang konsisten terhadap lingkungannya.

Berdasarkan kepribadian seseorang dapat dijadikan sebagai variabel untuk menganalisa perilaku konsumen..

Setiap tipe kepribadian konsumen akan memiliki pilihan yang berbeda satu sama lainnya.

Selain ke empat faktor diatas, perilaku konsumen dapat juga di pengaruhi oleh stimuli pemasaran berupa kombinasi pemasaran (kotler: 2000) yang meliputi:

Produk

Kebijakan produk yang terdiri dari perencanaan serta pengembangan produk.

Aktivitas ini sangat penting terutama pada lingkungan yang sering berubah sehingga perusahaan harus menciptakan dan menawarkan produk yang sesuai dengan selera konsumen.

Harga

Salah satu alat pemasaran yang cukup penting dibandingkan dengan alat pemasaran lainnya adalah harga dari sebuah produk.

Hal ini dikarenakan perubahan harga dari produk dapat berpengaruh terhadap kebijakan saluran distribusi maupun promosi.

Meskipun demikan harga dari sebuah produk harus bisa menutupi seluruh biaya pemasaran yang dikeluarkan.

Promosi

Salah satu cara untuk mendorong jumlah penjualan yang paling signifikasn adalah dengan cara promosi.

Untuk itu perusahaan harus dapat melakukan strategi promosi yang bagus dan salah satu cara pengembangan promosi yang ideal adalah dengan komunikasi.

Saluran distribusi

Mendistribusikan produk ke wilayah pasar merupakan bagian dari strategi pemasaran agar perusahaan dapat mencapai tujuan pasar serta tujuan khusus yang terkait dengan perencanaan strategis.

Oleh sebab itu manajemen harus menemukan sistem yang tepat untuk mendistribusikan produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *