Generasi langit biru Menatap masa depan bersama Pertamina

Generasi Langit Biru Menatap Masa Depan Bersama Pertamina

Posted on

#GenLangitBiru – Pada saat ini, polusi udara telah menjadi isu global di dunia termasuk di Indonesia. Bahkan dampak negatif yang diakibatkan polusi udara ini sudah masuk ke dalam tahap memprihatinkan.

Berdasarkan dari data WHO, tingkat pencemaran udara yang melewati ambang batas sudah lebih dari 80% negara di dunia.

Pada tahun 2016, International Energy Agency (IEA) memperkirakan pencemaran udara menyebabkan kematian 60 ribu orang di Indonesia.

Salah satu penyebab polusi udara di Indonesia adalah emisi transporti yaitu sekitar 85%. Perkembangan kendaraan bermotor setiap tahunnya terus meningkat di Indonesia. Tentunya ini menjadi gambaran pertumbuhan ekonomi yang baik.

Tapi hal ini berpengaruh besar terhadap polusi udara masih banyak kendaraan yang menghasilkan emisi yang buruk.

Emisi buruk ini biasanya di karenakan perawatan kendaraan yang tidak baik. Atau penggunaan bahan bakar kendaraan dengan kadar timbal yang tinggi.

Dampak polusi udara terhadap kehidupan manusia

generasi langit biruPolusi udara tidak hanya menjadi permasalahan tentang lingkungan hidup tapi juga telah menjadi ancaman terhadap kesehatan manusia.

Masalah kesehatan polusi udara ini dapat menganggu pertumbuhan anak. Selain itu kemampuan daya tangkap dan berpikir anak akan mengalami gangguan.

Akibat dari udara yang tercemar dengan timbal dapat merusak darah merah sehingga sel darah merah ini semakin berkurang. Hal ini akan membuat anak-anak menderita anemia.

Bagi orang dewasa, polusi udara dapat mengurangi jumlah sperma dan dapat menimbulkan kemandulan. Dan masih banyak lagi penyakit yang timbul akibat dari meningkatnya polusi udara.

Dampak polusi udara ini juga berpengaruh terhadap lingkungan manusia. Beberapa efek dari pencemaran udara bagi lingkungan diantaranya :

  1. Menyebabkan hujan asam
  2. Meningkatkan efek rumah kaca
  3. Menghambat fotosintesis tumbuhan
  4. Merusak lapisan ozon

Proyek Langit Biru Cilacap

Proyek Langit Biru CilacapProgram langit biru diambil dari proyek kilang langit biru yang merupakan salah satu proyek strategis Pertamina dalam rangka meningkatkan kualitas BBM dari premium (RON 88) menjadi pertamax (RON 90).

Tujuan dari program ini adalah untuk membuat bahan bakar minyak ramah terhadap lingkungan.

RON atau Research Octane Number adalah angka yang menerangkan ketahanan bahan bakar terhadap kompresi didalam mesin tanpa meledak sendiri.

Oleh sebab itu mesin yang memiliki kompresi yang tinggi akan membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang tinggi.

Proyek pembangunan kilang minyak yang terbesar di asia tenggara ini di beri nama dengan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC). Proyek Pertamina ini berlokasi di Pertamina Refeneri Unit (RU) IV Cilacap propinsi jawa tengah.

Proyek ini merupakan proyek lanjutan dari Residual Fluid Catalytic Cracking yang telah selesai dan beroperasi sejak tahun 2015. Jika proyek PLBC ini selesai maka RU IV Cilacap dapat menghasilkan RON 92 yang ramah lingkungan.

Langit biru juga memiliki makna peningkatan kualitas BBM yang lebih ramah lingkungan sehingga kualitas udara lebih terjaga, lebih sehat dan langit tetap bersih.

Pada bulan september, proyek strategis milik Pertamina ini sudah memasuk fase konstruksi minggu ke 17. Pekerjaan pada fase ini di antaranya pembersihan lahan dari scraft, pengecekan kondisi tanah terhadap bahan-bahan yang tertanam sebelumnya. Serta pemadatan tanah dan penebangan pohon disekitar wilayah pembanguan proyek ini.

Semua pohon yang ditebang akan di data kembali jumlahnya dengan tujuan untuk dilakukan penanaman pohon sesuai dengan jumlah pohon yang sudah ditebang.

Batang-batang pohon yang ditebang akan di sumbangkan pada masyarakat atau komunitas disekitar kilang minyak. Semua pekerjaan ini merupakan sebuah komitmen kepedulian Pertamina terhadap kelestarian lingkungan.

Baca juga | 10 Ciri-ciri Orang Sukses yang Harus Anda Di Kenali

Populerkan program langit biru dengan #GenLangitBiru

genlangitbiru#GenLangitBiru atau Generasi Langit Biru adalah generasi millenial yang lebih mementingkan kualitas hidup dan masa depan yang lebih baik.

Langit Biru juga mempunyai makna masa depan yang cerah dan optimis dan penuh dengan harapan baru. Pertamina juga melakukan berbagai kegiatan menarik untuk mempopulerkan #GenLangitBiru seperti bidang Jurnalistik dan videografi.

Salah satu kegiatan yang di selenggarakan oleh Pertamina adalah Pertamina Challenge Blog & Vlog Competition 2017 yang bertemakan langit biru.

Kompetisi ini dimulai pada tanggal 10 Oktober dan berakhir tanggal 10 November 2017. Nominasi peserta akan diumumkan pada tanggal 20 Oktober 2017 dan pemenang akan di umumkan tanggal 24 Oktober 2017.

Kompetisi ini sendiri terbagi menjadi dua yaitu kompetisi blog dan videografi. Hadiah yang diberikan cukup menarik yaitu,

1. Hadiah kompetisi blog,

  • 1 : Laptop Asus A455LD-WX110D
  • 2 : ActionCam Xiaomi Yi 4K Mark II
  • 3 : Smartphone Xiaomi Redmi Note 4X 3GB
  • 5 Juara favorit : Voucher belanja senilai 500.000/orang

2. Hadiah kompetisi vlog,

  • 1 : Kamera Mirrorless Sony A5000 Kit
  • 2 : ActionCam Xiaomi Yi 4K Mark II
  • 3 : Smartphone Xiaomi Redmi Note 4X 3GB
  • 5 Juara favorit : Voucher belanja senilai 500.000/orang

Jika anda berminat mengikutinya, untuk lebih jelasnya anda dapat klik link berikut,


Ini adalah salah satu cara Pertamina mempopulerkan Generasi Langit Biru.

Baca juga | Cinta Rupiah : Tak Kenal Maka Tak Sayang

Kesimpulan

Dengan kesadaran generasi millenial pada isu lingkungan hidup dan kerusakan alam dan diharapkan dapat memberikan dampak yang positif.

Hastag GenLangitBiru yang di cetuskan Pertamina merupakan salah satu terobosan untuk menyadarkan kita terutama anak muda akan pentingnya menjaga kebersihan udara.

Salah satu cara mengantisipasi polusi udara adalah mengganti bahan bakar kendaraan bermotor dengan menggunakan Pertamax.

Setidaknya kampanye Generasi Langit Biru dari Pertamina dapat menyadarkan kita tentang bahayanya polusi udara bagi kehidupan manusia.

Referensi artikel | Pertamina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *