iklan politik

Iklan Politik Adalah : Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis Beserta Contohnya

Posted on

Iklan Politik Adalah – Pada saat ini, iklan tidak hanya digunakan untuk memberikan pemahaman terkait dengan suatu produk tapi iklan dapat menjadi sarana untuk membujuk konsumen untuk secara sukarela mencoba atau membeli produk yang ditawarkan.

Hal ini berarti bahwa dengan iklan dapat menawarkan banyak hal yang di upayakan agar kebutuhan konsumen dapat tercapai termasuk iklan politik.

Pada dasarnya, Iklan politik adalah bagian dari komunikasi pemasaran untuk mempromosikan kandidat atau program politik dengan menggunakan cara pemasaran komersial.

Hal ini dilakukan untuk mewakili metode yang di pergunakan oleh partai politik untuk mencapai tujuan.

Menurut Lee (2004:35), Pengertian Iklan Politik adalah penyiaran yang memiliki sifat informatif dan persuasif dengan tujuan untuk meraih suara dan memberikan mereka pilihan politik yang terdiri dari partai politik, kandidat dan program.

Tujuan Iklan Politik

Apa tujuan dari pembuatan iklan politik ?

Sama halnya dengan iklan komersial, tujuan iklan politik adalah mempersuasi dan memotivasi pemilih untuk memilih kandidat tertentu.

Untuk mencapai tujuan tersebut maka iklan politik tampil impresif dan mengedepankan informasi tentang kandidat (menonjolkan nama dan wajah kandidat.

Tujuan dari iklan ini tidak hanya menaikkan popularitas kandidat belaka tapi kepada untuk membuat pemberi suara mau memilih kandidat yang menjadi sponsor iklan.

Baca juga | Iklan Televisi | Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

Fungsi Iklan Politik

Menurut Nasution (1990:256), iklan politik terutama pada media cetak memiliki peranan yang vital dalam Political Marketing.

Berikut adalah beberapa fungsi dari iklan politik :

  • Menciptakan citra dan sikap emosional terhadap kandidat
  • Membantu para calon pemilih untuk terlepas dari ketidakpastian pilihan karena ada kecenderungan untuk memilih kontestan tertentu.
  • Sebagai alat untuk melakukan rekonfigurasi citra kontestan.
  • Mengarahkan minat untuk memilih kontestan tertentu
  • Mempengaruhi opini publik tentang isu-isu nasional
  • Mempengaruhi terhadap evaluasi dan interpretasi pemilih terhadap kandidat dan event-event politik.

Jenis Iklan Politik

Menurut Bartels dan Jamieson, jenis iklan dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu :

1. Iklan Advokasi Kandidat

Jenis Iklan Advokasi Kandidat adalah iklan yang memuji calon bisa berupa pujian atas presetasi atau kandidat dapat dipercaya dan mengidentifikasi diri selalu bersama atau menjadi bagian dari pemilih.

2. Iklan Menyerang ( Attaacking)

Jenis iklan yang menyerang adalah iklan yang fokus pada kegagalan dan kejelekan masal lalu dari pesaing.

Pendekatannya dapat berupa ritualistic atau mengikuti alur permainan lawannya yaitu pada saat diserang maka kandidat akan kembali menyerang.

3. Iklan Membandingkan (Contrasting)

Jenis iklan membandingkan adalah iklan yang menyerang dengan cara memperbandingkan data tentang kualitas, rekam jejak, proposal antar kandidat.

Kebanyakan orang yang menganggap bahwa iklan politik sama dengan iklan propaganda.

Namun Nimmo membedakan antara propaganda politik dan iklkan politik meskipun keduanya memiliki akar yang sama yaitu komunikasi kepada banyak orang.

Menurut Dan Nimmo, Propaganda ditujukan pada banyak orang sebagai anggota kelompok sedangkan iklan politik bertujuan mendekati mereka sebagai individu tunggal, independen dan terpisah dari apapun yang menjadi identifikasi didalam masyarakat.

Secara umum jenis iklan dapat dibagi berdasarkan dari target audiens, wilayah, pemilihan media dan tujuan.

Bovee menyatakan bahwa jenis iklan dapat terbagi menjadi 4 (empat) kategori, yaitu :

  1. Target Audiens : pengguna iklan atau bisnis seperti industri, perdagangan atau profesional
  2. Wilayah Geografis : Internasional, nasional, regional, dll.
  3. Pemilihan Media : mediak cetak, media elektornik, media outdoor.

Media yang dipakai dalam iklan yang sering digunakan saat kampanye adalah billboard, surat kabar, radio dan televisi.

Baca juga | Jenis Iklan Berdasarkan Isinya, Tujuannya dan Medianya

Isi Pesan dalam Iklan Politik

Pesan iklan politik menurut Menurut Setiyono (2008: 48) secara garis besar dapat terbagi menadi dua yaitu:

Bila pemasang iklan adalah non parpol maka isi pesan politik terdiri dari :

  • Penjelasan terkait pemilu sebagai sarana demokrasi
  • Seruan kepada masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara

Sedangkan bila pemasang dari parpol maka isi pesan iklan dapat berupa :

  • Sosialisasi atau menguatkan ingatan lambang, nomor dan ketua partai
  • Ajakan untuk memilih partai tersebut di hari pemilihan.

Seiring dengan perkembangan zaman, isi pesan iklan politik muncil beragam dan mencoba untuk mengangkat isu aktual yang ada dalam masyarakat.

Baca juga | Biro Iklan adalah : Apa Itu Advertising Agency ? dan Jenis-Jenis

Kesimpulan

Dengan iklan politik ini maka para calon dapat mengkomunikasikan pesan, ide atau programnya kepada calon pemilih.

Terkait dengan iklan untuk mendekatkan pemahaman tentang pesan iklan politik bovee menyatakan pesan iklkan adalah apa yang direncanakan untuk disampaikan dalam iklan dan perencanaan penyampaian pesan secara verbal dan non verbal/

Dengan demikian kekuatan iklan tidak hanya menampilkan pesan verbal tapi juga menampilkan pesan non verbal.

Berdasarkan dari pemahaman tersebut maka pesan yang disampaikan dalam iklan harus memanfaatkan berbagai media baik itu media cetak atau elektronik.

Sebelum memilih media iklan sebaiknya mempertimbangkan karakteristik target audiens.

Demikianlah pembahasan tentang Iklan Politik : Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis Beserta Contohnya.

Contoh Pertanyaan :

  1. Berikan contoh iklan politik ?
  2. Apa yang dimaksud iklan politik berikan contohnya ?
  3. Apa tujuan dari pembuatan iklan politik ?
  4. Sebutkan contoh iklan politik ?
  5. Gambar iklan politik ?
  6. Contoh iklan kampanye ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *