jenis jenis bisnis ritel

Jenis-Jenis Bisnis Ritel yang Paling Umum di Indonesia

Posted on

Jenis-Jenis bisnis ritel – Bisnis ritel merupakan salah satu pilihan bisnis yang menarik dan menyenangkan dimana anda akan bertemu dengan berbagai jenis karakter orang.

Untuk memulai bisnis ritel bukanlah perkara yang mudah dan diperlukan kerja keras yang melelahkan.

Jenis-jenis bisnis ritel

Berdasarkan dari kepemilikan bisnis ritel, pada saat ini terdapat banyak jenis-jenisnya dan setiap jenis ritel memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Ketika anda ingin memulai bisnis ritel maka anda harus mengetahui mengapa anda ingin memiliki bisnis.

Jenis-jenis ritel berdasarkan kepemilikannya

jenis bisnis ritel

Berikut adalah jenis-jenis bisnis ritel berdasarkan kepemilikannya :

1. Ritel Independen

Ritel independen adalah seseorang yang membangun usahanya dari tahap perencanaan hingga membuka usaha ritel mereka.

Pemilik ritel independen biasanya melakukan semua pekerjaan sendirian atau mereka mempekerjakan beberapa orang untuk membantu usaha ritelnya.

Hampir semua orang bisa memulai bisnis ritel independen namun mereka harus bersiap-siap untuk mengencangkan ikat pinggang untuk beberapa hingga mereka memperoleh penghasilan.

Bahkan anda tidak akan memiliki karyawan hingga anda memiliki penghasilan dan kemampuan untuk membayar gaji.

Jenis ritel ini memiliki keunikan tersendiri dan sangat sulit dijalankan karena kompetisi persaingan yang sangat ketat.

Hampir disetiap tempat kita akan mudah menemukan jenis bisnis ritel independen tapi bila anda berhasil maka bisnis ritel anda akan disukai oleh konsumen lokal.

2. Bisnis ritel yang eksis

Jenis bisnis ritel ini adalah yang dimiliki dengan cara membeli atau mewarisi kepemilikian ritel yang sudah ada.

Segala tanggung jawab dan kerja keras atas bisnis ritel tersebut kemudian akan diserahkan kepada pemilik baru.

Di Indonesia jenis bisnis ritel ini biasanya merupakan bisnis keluarga dimana orang tua akan mewarisi usaha mereka kepada generasi yang lebih muda.

Baca juga | Pengertian Bisnis Ritel Dan Fungsi Bisnis Ritel Dalam Perdagangan

3. Franchise

Franchise atau waralaba adalah membeli hak untuk memakai nama, produk, konsep atau rencana bisnis.

Pembeli franchise akan menjalankan model bisnis yang sudah terbukti dari sebuah bisnis yang sudah mapan.

Dengan mengikuti segala strategi perusahaan yang sudah terbukti sukses maka diharapkan anda bisa mencapai kesuksesan yang sama.

Anda akan memperoleh segala pengetahuan dan sarana yang sama dari perusahaan induk setelah anda membeli franchise dari mereka.

Baca juga | Pengertian Franchise (Waralaba) Serta Keuntungan Franchise

4. Dealer

Definisi dealer adalah sebuah badan atau perorangan yang memiliki izin atau lisensi dan bertugas sebagai tangan distribusi dari produsen kepada konsumen.

Jenis ritel dealer dapat dikatakan sebagai kombinasi antara franchise dan ritel independen.

Pemegang dari lisensi ini memiliki hak untuk menjual sebuah brand dan tidak seperti franchise, dealer pada umunnya tidak dikenakan biaya dari pemberi lisensi.

5. Jaringan pemasaran

Jenis bisnis ritel ini sering disebut dengan istilah Multi Level Marketing (MLM) atau Network Marketing.

Multi Level Marketing adalah model bisnis dimana penjualan produk sangat tergantung dengan orang yang berada dalam jaringan.

Bukan hanya produk yang dijual tapi juga marketer direkrut untuk menjual produk yang sama.

Jenis bisnis ritel ini tidak memerlukan toko fisik dan invetarisnya karena mereka mengandalkan jaringan untuk pemasaran produknya.

Baca juga | Perbedaan Pemasaran dan Penjualan Dalam Kegiatan Perusahaan

Jenis-jenis bisnis ritel berdasarkan ukurannya

usaha ritel

Beberapa jenis bisnis ritel berdasarkan besarnya usaha yang dijalankan :

  • Toko serba ada – toko kecil dan menengah dan biasanya dijalankan di dekat area pemukiman penduduk.
  • Toko khusus – toko yang hanya menjual produk tertentu, contohnya pakaian, barang-barang listrik, hiburan.
  • Supermarket – toko kelontong dan rumah tangga dengan ukuran menengah hingga besar dengan tujuan untuk penjualan dengan margin rendah / volume tinggi.
  • Discount store – toko kecil, menengah atau besar yang menjual stok barang jadi atau barang bermerek untuk dijual dengan harga diskon besar-besaran.
  • Department store – toko besar yang menjual berbagai barang dan jasa dengan membangi menjadi beberapa departemen yang dapat dikelola secara individual oleh pembeli, pedagang atau bisnis pribadi yang terpisah.
  • Gudang / pengecer langsung – toko menengah ke besar, biasanya di luar jalan raya, menyimpan barang langsung dari produsen atau dengan biaya langkah lain dalam rantai pasokan dihapus.
  • Toko online – menjual langsung ke pelanggan melalui internet.

Baca juga | Pengertian manajemen Risiko, Tahapan, Tujuan dan Jenis-Jenisnya

Kesimpulan

Ketika anda ingin memulai bisnis ritel, banyak jenis bisnis ritel yang tersedia yang dapat anda pilih.

Setiap jenis bisnis ritel memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga anda harus melakukan riset untuk memilih jenis bisnis ritel yang tepat untuk diri anda.

Demikianlah pembahasan tentang Jenis-Jenis Bisnis Ritel yang Paling Umum di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *