manajemen diri adalah

Manajemen Diri Adalah, Pengertian, Manfaat, Strategi dan Aspek

Posted on

Manajemen Diri AdalahSelf Management atau manajemen diri merupakan salah satu hal yang dibutuhkan seseorang untuk merubah diri seseorang ke arah yang lebih baik.

Manajemen diri ini juga dapat dikatakan sebagai penerapan POAC di dalam individu yang digunakan untuk mencapai tujuan.

Pengertian Manajemen Diri Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian manajemen diri menurut para ahli :

Gie dalam Rinanda (2006)

Menurut Gie dalam Rinanda, pengertian manajemen diri adalah kegiatan dan langkah untuk mengatur dan mengelola diri sendiri sebaik-baiknya sehingga dapat membawa ke arah tercapainya tujuan hidup yang telah ditetapkan oleh individu.

Soekadji (1983)

Menurut Soekadji, pengertian manajemen diri adalah sebuah prosedur yang menuntut individu untuk mengarahkan atau menata tingkah lakunya sendiri.

Prosedur ini dapat terdiri dari beberapa aspek, yaitu :

  • Menentukan sasaran tingkah laku yang hendak di capai
  • Memonitor tingkah laku dengan cara menentukan sediri prosedur yang hendak digunakan untuk memonitor perkembangan yang sudah di capai.
  • Melakukan evaluasi perkembangan tingkah laku.

Prijosaksono dalam Rinanda (2006)

Menurut Prijosaksono dalam Rinanda, pengertian manajemen diri adalah kemampuan seseorang untuk mengenali dan mengelola dirinya sehingga dia dapat mengelola orang lain dan berbagai sumber daya untuk mengendalikan atau menciptakan realitas sesuai dengan misi dan tujuan hidupnya.

Ghufron dan Risnawita

Menurut Ghufron dan Risnawita, pengertian manajemen diri adalah upaya individu dalam mengatur diri pada kegiatan dengan mengikut sertakan kemampuan metakognisi, motivasi serta perilaku aktif lainnya.

Baca juga | Pengertian Manajemen Emosi dan Cara Mengelola Emosional

Manfaat Manajemen Diri

Penerapan manajemen diri yang baik pada kehidupan akan membuat seseorang dapat menikmati proses hidup dan mampu mencapai tujuan yang diharapkan.

Menurut Prijosaksono (2006), manajemen diri dapat memberikan manfaat :

  • Melepaskan stress, kecemasan, kemarahan, ketakutan dan dendam dan sakit hati.
  • Menghilangkan rasa sakit dan penyakit dan penyembuhan diri
  • Meningkatkan kreativitas
  • Memecahkan dan menyelesaikan berbagai permasalahan
  • Meningkatkan citra dan rasa percaya diri
  • Meningkatkan kemampuan belajar dan membantu untuk mencapai prestasi

Baca juga | Sistem Manajemen K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja)

Strategi Self Management

Menurut Kanfer dalam Rinanda (2006) terdapat beberapa strategi manajemen diri, yaitu :

a. Standart Setting

Jenis strategi ini merupakan teknik untuk menentukan sasaran, target tingkah laku yang hendak dicapai.

Apabila tujuan telah ditetapkan maka dapat mengarahkan seseorang pada bagaimana tujuan itu dapat dicapai.

b. Self Monitoring

Strategi ini merupakan teknik untuk mencatat atau membuat grafik atas dasar data yang ada pada diri seseorang.

Perubahan ini dapat terlihat pada individu terkait dan berfungsi untuk menguatkan.

f. Self Evaluation

Teknik Self evaluation merupakan strategi bagi individu melakukan evaluasi kembali terkait dengan perkembangan rencana kerjanya.

g. Self Reinforcement

Teknik menghargai diri sendiri secara positif, seperti memberi pernyataan secara verbal terhadap diri sendiri untuk memberi penilaian atau penghargaan terhadap apa yang telah dicapai.

Baca juga | Pengertian Manajemen Proyek Adalah, Tujuan, Manfaat dan Tahapan

Aspek Self Management

Menurut Goleman dalam Rinanda ada 5 (lima) aspek kemampuan manajemen diri yaitu:

1. Pengendalian

Seseorang yang telah memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri maka dia dapat untuk mengelola emosi dan impuls yang merusak dengan efektif.

Seseorang yang memiliki kemampuan ini maka dia dapat mengelola dengan baik perasaan impuls dan emosi yang menekan.

2. Sifat dapat dipercaya

Seseorang yang memiliki sifat dapat dipercaya maka mereka dapat menunjukkan kejujuran dan integritas.

Individu yang memiliki kecakapan ini dapat bertindak menurut etika dan tidak pernah akan mempermalukan orang lain.

Selain itu, mereka akan bersedia mengakui kesalahan sendiri dan berani menegur orang lain yang melakukan kesalahan.

3. Kehati-hatian

Sifat kehati-hatian seseorang dalam bertindak maka dapat diandalkan dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban.

Seseorang dengan kecakapan ini mampu memenuhi komitmen dan memenuhi janji.

Terorganisir dan cermat dalam bekerja, mereka memperjuangkan tujuan dengan rasa tanggung jawab.

4. Mampu menyesuaikan diri

Seseorang yang memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri maka bisa bersikap fleksibel untuk menghadapi tantangan dan perubahan lingkungan.

Dengan kecakapan ini maka seseorang akan siap mengubah respon dan strategi untuk menyesuaikan diri dengan keadaan.

Keterampilan dalam menangani berbagai macam kebutuhan, bergesernya prioritas, dan pesatnya perubahan.

5. Inovasi

Kemampuan inovasi seseorang maka mereka dapat mudah menerima dan terbuka terhadap gagasan, pendekatan dan informasi baru.

Seseorang dengan kecakapan ini akan selalu mencari dan menciptakan gagasan yang baru dan mendahulukan solusi-solusi yang orisinal dalam pemecahan masalah.

Mereka juga akan berani untuk mengubah wawasan dan mengambil resiko akibat pemikiran mereka.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Manajemen Diri Adalah, Pengertian, Manfaat, Strategi dan Aspek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *