mindset copywriting

Mindset Copywriting : Pola Pikir yang Harus di Miliki Copywriter

Posted on

Mindset Copywriting – Menjadi seorang copywriter yang handal tidak hanya sekedar memahami berbagai teknik copywriting.

Selain menguasai berbagai teknik copywriting, seorang copywriter yang bagus juga harus memiliki mindset copywriting yang baik juga.

Tanpa adanya mindset yang tepat maka copywriter tidak akan membuat sebuah copy yang bagus.

Oleh sebab itu bila anda ingin menjadi copywriter maka anda harus memahami beberapa aspek terkait dengan mindset copywriting.

Mindset Copywriting

Pada dasarnya, seorang copywriter berbeda dengan penulis biasa seperti penulis konten, penulis cerita, dll.

Yang membedakan copywriter dengan penulis biasa adalah dilihat dari tujuannya dimana copywriter harus membuat pembacanya mengikuti pesan yang disampaikan dalam salinan.

Oleh sebab itu untuk membuat copywriting yang bisa menjual tidaklah mudah sehingga seorang copywriter harsu memiliki keahlian.

Walaupun saat ini tersedia banyak templete copywriting bagi pemula namun terkadang templete tersebut tidak menjamin anda dapat membuat salinan yang menjual.

Berdasarkan dari pembahasan singkat diatas maka seorang copywriter harus memiliki mundset copywriting berikut :

1. Copywriter bukan sekedar menjadi penulis.

Menjadi seorang copywriter tidak hanya dituntuk untuk sekedar membuat tulisan promosu namun dia harus mampu meningkatkan konversi serta engagement.

Hal ini berarti, seorang copywriter harus bisa menyampaikan seluruh ide yang ada melalui tulisan yang dibuat sehingga pembaca mengambil tindakan sesuai dengan keinginan anda.

Contohnya anda membuat tulisan yang bertujuan untuk mempromosikan jasa layanan anda dengan teknik copywriting maka tulisan tersebut harus membuat pembaca berminat dan melakukan tindakan terhadap jasa layanan yang ditawarkan.

2. Pembaca tidak mempedulikan siapa copywriter

Seorang penulis copywriting harus mengetahui bahwa audiens mereka memiliki ego yang tinggi serta tidak pernah mempedulikan anda, bisnis anda dan bagaimana bisnis tersebut dimulai.

Oleh sebab itu, copywriter harus memberikan informasi yang dibutuhkan dan dipedulikan oleh target pasar.

Setelah mereka dapat menerima segala informasi yang anda buat maka mereka baru mau peduli terhadap produk anda.

Baca juga | Belajar Copywriting Dengan 4 Langkah Mudah Untuk Pemula

3. Menjual secara personal dan tidak untuk banyak orang

Salah satu hal yang harus disadari oleh copywriter adalah setiap orang memiliki selera dan kebutuhan yang berbeda.

Sehingga copywriting yang anda buat harus bersifat personal sehingga merasa tulisan copy tersebut untuk mereka.

Kesalahan banyak copywriter pemula adalah mereka menargetkan kebanyak orang dengan harapan banyak orang yang akan membeli produk tersebut.

Namun hal ini justru akan membuat pembaca tidak tertarik atau bahkan tidak peduli dengan tulisan anda.

Oleh sebab itu, agar copywriting tersebut dapat efektif maka anda harus mengenali siapa target pasar anda, usia, pekerjaan, dll.

Dengan mengenali target pasar anda maka anda bisa menjual sesuai dengan gaya bahasa, karakter dan huruf yang dekat dengan mereka untuk penulisan copywriting.

Baca juga | SEO Copywriting : Konten Yang Disukai Pembaca Dan Mesin Pencari

4. Pembaca anda adalah manusia

Sering saya melihat banyak copywriter yang menulis salinan mereka dengan sangat kaku dan menggunakan istilah yang sulit untuk mengerti.

Namun hal ini dapat menjadikan permasalahan bagi pembacanya sehingga dapat menyulitkan dalam mengkomunikasikan tujuan dari pesan.

Dengan demikian, seorang copywriter harus dapat menulis dengan tidak kaku dan menggunakan istilah yang mudah untuk dipahami oleh pembaca.

Agar pembaca mudah untuk menerima informasi yang dimaksud maka copywriter dapat membuat tulisan yang seolah berbicara dengan pembaca.

Banyak salinan yang gagal karena tidak adanya komunikasi antara tulisan dengan pembacanya.

Seharusnya, seorang copywriter harus bisa mengkomunikasikan pesann mereak agar dapat menarik perhatian.

Buatlah percakapan yang mengalir, informal, alami, jelas dan hindari percakapan yang terlalu komplek serta panjang.

Bila anda belum mahir dalam membuat percakapan pada copywriting maka sebaiknya anda terus berlatih dengan orang sekitar anda.

Anda dapat menggunakan tata bahasa yang biasa digunakan oleh target pasar dan buatlah persona yang sesuai dengan mereka.

Agar Pesan yang ada didalam copywriting dapat menarik maka harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Rasional yaitu anda harus menjelaskan produk tersebut berdasarkan logika
  • Membuat produk tersebut berdampak emosional seperti memberikan rasa percaya diri, kebanggaan, rasa dihargai, dll.
  • Gabungan antara rasional dan emosional
  • Mengandung pesan moral yang berdasarkan hal yang dapat merubah kebiasaan seseorang.

Beberapa gaya bahasa yang dapat digunakan dalam copywriting :

  • Mengulas atau juga menggali informasi dengan tajam
  • Memperkenalkan produk dengan cara bercerita
  • Kalimat pendapat yang dapat berdampak pada pembaca
  • Mengungkapkan kebenaran dari sebuah produk

Ciptakan solusi bagi mereka dengan produk atau jasa yang anda tawarkan dan jelaskan solusi tersebut secara sederhana.

Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan tentang mindset copywriting diatas maka kita dapat menyadari bahwa menjadi copywriter yang baik tidak hanya sekedar memiliki kemampuan menulis.

Akan tetapi, seorang copywriter harus dapat membuat tulisan yang tidak saja menarik tapi juga harus dapat mengarahkan pembacanya untuk melakukan tindakan.

Oleh sebab itu dibutuhkan pola pikir yang benar sehingga mereka dapat membuat salinan yang sesuai dengan target pasar yang dituju.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Mindset Copywriting : Pola Pikir yang Harus di Miliki Copywriter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *