Pengertian Advokat

Pengertian Advokat Adalah, Tugas, Tanggung Jawab Dan Syarat

Posted on

Pengertian Advokat – Secara etimologis, istilah advokat berasal dari bahasa latin yaitu advocare yang dapat diartikan “defend, to call to one’s aid to vouch or warrant”.

Didalam bahasa Inggris, “advocat” dapat diartikan sebagai : “to speak in favour of or depend by argument, to support, indicate, or recommended publicly”.

Secara terminologis, advokat dapat diartikan sebagai pakar hukum yang bisa memberikan bantuan atau pertolongan dalam persoalan hukum.

Bantuan hukum ini dapat berupa nasihat sebagai jasa dimana didalam perkembangannya dapat diminta oleh siapapun yang membutuhkan dalam persoalan hukum.

Jasa hukum ini merupakan jas yang diberikan oleh Advokat seperti konsultasi hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela serta menjalankan tindakah hukum lainnya demik kepentingan hukum kline.

Dengan kata lain, Advokat merupakan istilah yang memiliki nilai historis dengan tidak merubah kata aslinya sehingga harus ditulis Advokat.

Baca juga | Pengertian Hukum Adalah, Tujuan, Fungsi, Ciri-Ciri dan Jenis

Pengertian Advokat Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian advokat menurut para ahli, yaitu :

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Pasal 1

Pengertian lengkap terdapat pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Pasal 1 mengenai Advokat, antara lain:

  • Advokat merupakan seseorang yang memiliki profesi yang memberikan jasa hukum baik di dalam atau diluar pengadilan yang memenuhi persyaratan atas dasar ketentuan Undang-Undang ini.
  • Jasa Hukum merupakan jasa yang di berikan Advokat yang berbentuk konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien

Kamus Umum Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, arti Advokat adalah adalah Pengacara atau ahli hukum yang berwenang bertindak sebagai penasehat atau pembela perkara dalam pengadilan.

Balck’s Law Dictionary

Didalam Balck’s Law Dictionary, definisi advokat adalah seorang yang bisa membantu, mempertahankan atau membela untuk orang lain.

Seseorang itu bisa memberikan nasehat hukum serta bantuan untuk membeli kepentingan orang lain dimuka pengadilan

Kode Etik Advokat Indonesia

Menurut Kode Etik Advokat Indonesia, arti advokat adalah seseorang yang berpraktek memberikan jasa hukum baik itu di dalam maupun di luar Pengadilan yang memenuhi persyaratan atas dasar Undang-Undang yang berlaku baik itu sebagai Advokat, Penasehat Hukum, Pengacara, Pengacara Praktek atau juga sebagai Konsultan Hukum.

Baca juga | Pengertian Hukum Perdata Adalah, Sistematika, Azas, Objek dan Subjek

Tugas Advokat

Tugas Advokat dapat diartikan sebagai sesuatu yang dijalankan oleh advokat saat memberikan jasa hukum kepada masyarakat atau kliennya.

Oleh sebab itu, Advokat harus mampu menjalankan tugasnya dengan rasa tanggung jawab kepada negara, masyarakat, pengadilan, klien dan pihak lawan.

Berikut adalah beberapa tugas advokat, yaitu

  • Memberi pelayanan hukum (legal service)
  • Memberikan nasihat hukum (legal advice) sebagai seorang penasihat hukum (legal adviser)
  • Memberi pendapat hukum (legal opinion)
  • Mempersiapkan dan menyusun kontrak hukum (legal drafting)
  • Memberikan informasi hukum
  • Membela dan melindungi hak asasi manusia

Syarat Menjadi Advokat di Indonesia

Untuk menjadi seorang advokat memiliki syarat-syarat berikut :

  • Memiliki kewarganegaraan Republik Indonesia.
  • Bertempat tinggal atau berdomisili di wilayah Indonesia.
  • Tidak memiliki status sebagai pegawai negeri atau pejabat negara.
  • Memiliki usia minimal sekitar 25 (dua puluh lima) tahun.
  • Memiliki ijazah sarjana yang berlatar belakang pada pendidikan tinggi hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1).
  • Lulus ujian yang telah diselenggarakan oleh Organisasi Advokat.
  • Magang minimal 2 (dua) tahun dan secara terus menerus di kantor Advokat.
  • Tidak pernah di pidana akibat melakukan sebuah tindak pidana kejahatan yang di ancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.
  • Memiliki perilaku yang baik, jujur, bertanggung jawab, adil, dan juga memiliki integritas yang tinggi

Baca juga | Supremasi Hukum Artinya, Pengertian, Tujuan dan Prinsip

Syarat Pengangkatan Advokat

Seseorang dapat diangkat menjadi Advokat adalah sarjana berlatar belakang didalam pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti pendidikan yang khususnya profesi Advokat yang akan dijalankan oleh Organisasi Advokat.

Pengangkatan seorang Advokat dapat dilakukan Organisasi Advokat.

Salinan didalam surat keputusan pengangkatan Advokat sebagaimana di maksud dalam ayat (2) yang di sampaikan kepada Mahkamah Agung (MA) dan Menteri.

Baca juga | Pengertian Hukum Dagang Adalah, Ruang Lingkup dan Sumber

Tanggung Jawab Advokat

Berikut adalah tugas dan tanggung jawab advokat :

  • Melakukan wawancara klien dan memberikan nasihat hukum ahli.
  • Meneliti serta mempersiapkan kasus dan menghadirkan mereka di pengadilan.
  • Penghubung dengan suatu profesional lain seperti pengacara.
  • Menulis dokumen hukum dan mempersiapkan pembelaan tertulis dalam kasus perdata.
  • Mewakili klien di pengadilan, menjawab pertanyaan publik, arbitrase dan pengadilan.
  • Mengkhususkan diri dalam bidang hukum yang tertentu.
  • Mempertanyakan saksi.
  • Bernegosiasi.

Kualifikasi dan Pendidikan yang dibutuhkan Advokat

Berikut adalah beberapa kualifikasi dan pendidikan yang dibutuhkan advokat :

  • Merupakan lulusan dari fakultas Hukum atau Pasca Sarjana hukum.
  • Memiliki interpersonal yang baik, presentasi serta keterampilan komunikasi tertulis atau lisan.
  • Berintegritas, kerahasiaan dan cara tidak merugikan.
  • Percaya diri, motivasi dan juga ketahanan.
  • Memiliki Kesadaran pada hukum dan komersial.
  • Manajemen yang sangat baik.
  • Keterampilan dalam sebuah akademik dan penelitian yang baik.

Baca juga | Arti Korporasi Adalah, Pengertian dan Bentuk-Bentuk

Kesimpulan

Berdasarkan dari pengertian advokat diata dapat disimpulkan bahwa advokat adalah pekerjaan dari advokat adalah seseorang yang dalam peradilan memiliki tugas untuk menampilkan fakta dari kejadian yang menimbulkan sengketa selengkap mungkin.

Tentunya hal ini dapat mendukung kepentingan kline termasuk aturan hukum yang dipandang relevan dan interprestasinya.

Semuanya dapat dikemas kedalam argumentasi rasional yang dibangun untuk mencapai putusan hukum yang adil dan manusiawi dari sudut pandang klien.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Advokat Adalah, Tugas, Tanggung Jawab Dan Syarat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *