pengertian aktiva tetap

Pengertian Aktiva Tetap, Kriteria, Karakterisitik dan Klasifikasi

Posted on

Pengertian Aktiva Tetap

Pengertian aktiva tetap – Hampir semua perusahaan menggunakan aktiva tetap seperti mesin, peralatan, perabotan, tanah dan bangunan.

Hal ini di karenakan aktiva tetap merupakan salah satu elemen vital yang ada di dalam sebuah perusahaan.

Oleh sebab itu setiap perusahaan harus membuat kebijakan khusus yang berkaitan dengan aktiva tetap untuk menghindari kesalahan penyajian laporan keuangan.

Pengertian Aktiva Tetap Menurut Para Ahli

aktiva tetap adalah

Berikut adalah beberapa pengertian aktiva tetap menurut para ahli :

Mulyadi (2001: 591)

Menurut Mulyadi di dalam bukunya Sistem Akuntansi, pengertian aktiva tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud dan memiliki manfaat ekonomis lebih dari satu tahun serta diperoleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas perusahaan, bukan untuk di komersilkan.

Sunarto dan Teguh Ernawati (2003: 77)

Menurut Sunarto dan Teguh Ernawati didalam buku Akuntasi Aktiva tetap, Pengertian aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki manfaat dalam jangka waktu lebih dari setahun untuk dipergunakan secara aktif dalam kegiatan usaha dan tidak ditujukan untuk dijual kembali untuk mendapatkan laba.

Haryono Jusup (2005: 153)

Menurut Haryono Jusuf, arti aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual untuk kegiatan normal perusahaan.

Wit Dan Erhans (2000: 82)

Menurut Wit Dan Erhans, definisi aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang berumur lebih dari satu tahun dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk digunakan perusahaan dan bukan untuk dijual kembali.

Baca juga | Pengertian Aset, Karakteristik, Jenis-Jenis dan Penggunaan Aset

Kriteria Aktiva Tetap

Kriteria Aktiva Tetap

Berdasarkan dari beberapa pengertian diatas maka sebuah aktiva tetap harus berwujud dan memenuhi kriteria berikut :

  • Memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun
  • Tidak ditujukan untuk dijual untuk mendapatkan keuntungan.
  • Diperoleh dan dibangun dengan tujuan untuk digunakan.
  • Biaya perolehan aset tetap dapat diukur secara baik.
  • Dipergunakan untuk kegiatan operasional perusahaan.

Baca juga | Pengertian Cash Flow (Arus Kas) dan Cara Menghitung Cash Flow

Karakterisitik Aktiva Tetap

Karakterisitik Aktiva Tetap

Menurut Firdaus (2008: 177), beberapa karakteristik dari aset tetap adalah:

  • Aset tetap adalah digunakan dalam kegiatan perusahaan dan bukan untuk di perjual belikan dalam kegiatan normal perusahaan.
  • Umur atau jangka waktu pemakaiannya lebih dari satu tahun.
  • Pengeluaran untuk aset tersebut harus merupakan pengeluaran yang nilainya besar atau material bagi perusahaan.

Menurut Juan (2012: 340), suatu aset tetap harus memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Aset tersebut digunakan dalam operasi. Hanya aset yang digunakan dalam operasi normal perusahaan saja yang dapat diklasifikasikan sebagai aset tetap misalnya kendaraan bermotor yang dimiliki oleh diler mobil untuk dijual kembali harus diperhitungkan sebagai persediaan.
  • Aktiva tetap memiliki masa (umur) manfaat yang panjang, lebih dari satu tahun periode.
  • Aset tetap memiliki ciri substansi fisik kasat mata sehingga dibedakan dari aset tak berwujud seperti hak paten dan merek dagang.

Baca juga | Pengertian Akuntansi Keuangan, Fungsi dan Tujuan Akuntansi Keuangan

Klasifikasi Aktiva Tetap

jenis aktiva tetap

Pengadaan aktiva tetap harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehingga investasi yang dilakukan terhadap aktiva tetap tidak akan sia-sia.

Dalam melaksanakan kegiatan atau aktivitas operasionalnya perusahaan selalu menggunakan sarana-sarana penunjang bagi terlaksananya operasi perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu mengoptimalkan laba yang akan dihasilkan.

Aktiva tetap dapat di kategorikan ke dalam berbagai sudut di antaranya :

a. Sudut Substansi, Aktiva Tetap dapat dibagi :

  • Aktiva berwujud (Tangible Assets) seperti Lahan, Mesin, Gedung, dan Peralatan.
  • Intangible Assets atau Aktiva yang tidak berwujud seperti Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), hak cipta, Franchise, dan lain-lain.

b. Sudut Disusutkan Atau Tidak

  • Deprciated Plant Assets yaitu aktiva tetap yang disusutkan seperti bangunan, peralatan, Mesin, Inventaris, Jalan dan lain-lain.
  • Undepreciated Plant Assets aktiva tetap yang tidak disusutkan seperti Land (Tanah).

c. Berdasarkan Jenis

Aktiva tetap yang didasarkan pada jenisnya dapat dibagi sebagai berikut :

1. Lahan

Lahan adalah bidang tanah maupun tanah terhampar baik merupakan tempat bangunan maupun yang masih kosong.

Didalam akuntansi bila terdapat lahan yang didirikan bangunan diatasnya maka pencatatannya harus dipisah dari lahan itu sendiri.

2. Bangunan/Gedung

Gedung adalah bangunan yang berdiri di atas bumi ini baik di atas lahan/air.

Pencatatannya harus di pisahkan dari lahan yang menjadi lokasi gedung tersebut.

3. Mesin

Mesin termasuk peralatan-peralatan yang menjadi bagian dari mesin yang bersangkutan.

4. Kendaraan

Semua jenis kendaraan seperti Alat Pengangkut, truck, grader, traktor, forklift, mobil, kendaraan roda dua, dan lain-lain.

5. Perabot

Dalam jenis ini termasuk perabot kantor, perabot laboratorium, perabot pabrik yang merupakan isi dari suatu bangunan.

6. Inventaris/Peralatan

Peralatan yang dianggap adalah alat-alat besar yang dipakai oleh perusahaan seperti inventaris kantor, inventaris pabrik, inventaris laboratorium, inventaris gudang dan lain-lain.

7. Prasarana

Di Indonesia adalah merupakan kebiasaan bahwa perusahaan membuat klasifikasi khusus prasarana seperti Jalan, Jembatan, Riol dan lain-lain.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Aktiva Tetap, Kriteria, Karakterisitik dan Klasifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *