Pengertian Akuntansi Sektor Publik

Pengertian Akuntansi Sektor Publik, Jenis-Jenis, Tujuan dan Karakterisitik

Posted on

Pengertian Akuntansi Sektor Publik – Bila dilihat dari ilmu ekonomi, sektor publik dapat didefinisikan sebagai sebuah entitas yang kegiatannya terkait dengan usaha menghasilkan barang dan pelayanan publik dengan tujuan memenuhi kebutuhan dan hak publik.

Untuk beberapa hal, lembaga sektor publik memiliki kesamaan dengan swasta dimana keduanya memanfaatkan sumber daya yang sama untuk mencapai tujuannya.

Namun, untuk tugas tertentu, adanya sektor publik tidak bisa diganti oleh pihak swasta seperti fungsi pemerintahan.

Pengertian Akuntansi Sektor Publik Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian akuntansi sektor publik menurut para ahli :

Indra Bastian (2010: 6)

Akuntansi sektor publik adalah sebuah mekanisme teknik serta analisa akuntansi yang dijalankan untuk mengelola dana masyarakat di lembaga tinggi negara dan departemen dibawahnya.

Mardiasmo (2007: 14)

Menurut Mardiasmo, pengertian akuntansi sektor publik adalah alat informasi baik itu untuk pemerintah sebagai manajemen atau alat informasi untuk publik.

Abdul Halim (2004: 18)

Arti akuntansi sektor publik merupakan kegiatan jasa dengan tujuan untuk memberikan informasi kuantitatif terutama yang memiliki sifat keuangan dari entitas pemerintah guna untuk mengambil keputusan ekonomi yang nalar dari pihak berkepentingan atas dasar alternatif arah tindakan.

Dwi Ratmono (2015)

Menurut Dwi Ratmono, pengertian akutansi keuangan daerah atau akuntansi sektor publik adalah proses untuk mengidentifikasi, mengukur, mencatat serta melaporkan transaksi keuangan dari entitas pemerintah daerah untuk mengambil keputusan ekonomi yang dibutuhkan pihak eksternal

Erlina, dkk (2015)

Menurut Erlina, pengeritan akuntansi sektor publik adalah akuntansi yang dipakai untuk mencatat peristiwa ekonomi dalam organisasi non profit atau nirlaba
akuntansi sektor publik banyak digunakan oleh organisasi sektor publik seperti masjid, partai politik, masyarakat, sekolah, universitas, rumah sakit, dll.

Baca juga | Akuntansi Perusahaan Dagang dan Perbedaan Dengan Perusahaan Jasa

Jenis-Jenis Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi sektor publik dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

Akuntansi Pemerintah (Govermal Accounting)

Dalam akuntansi pemerintahan, data akuntansi digunakan untuk memberikan informasi yang terkait dengan transaksi ekonomi dan keuangan pemerintah untuk pihak eksekutif, legislatif, yudikatif serta masyarakat.

Akuntansi pemerintahan dapat dibedakan menjadi akuntansi pemerintah pusat dan akuntansi pemerintah daerah.

Pada akuntansi pemerintah daerah dapat terdiri dari akuntansi provinsi dan akuntansi pemerintaha kabutpaten atau kota.

Akuntansi Sosial (Social Accounting)

Definisi akuntansi sosial adalah sebuah bidang akuntansi yang secara khusus dikalankan pada lembaga makrod yang digunakan untuk mencatat peristiwa ekonomi pada organisasi non profit atau nirlaba.

Akuntansi sosial secara umum digunakan pada organisasi sektor publik seperti partai politik, masjid, sekolah serta lembaga masyarakat lainnya.

Baca juga | Pengertian Siklus Akuntansi dan Tahapan Siklus Akuntansi

Tujuan Akuntansi Sektor Publik

American Accounting Association (1970) menyatakan bahwa terdapat beberapa tujuan akuntansi sektor publik, diantaranya adalah :

  • Memberikan berbagai informasi yang di butuhkan untuk mengelola dengan tepat, efisien serta ekonomis pada operasi dan alokasi sumber daya yang dipercaya kepada organisasi.
  • Memberi berbagai informasi sehingga para manajer dapat melaporkan pertanggung jawaban dalam mengelola program dengan tepat dan efektif dan penggunaan sumber daya yang menjadi wewenangnya. Dan juga memungkinkan para pegawai pemerintah melaporkan pada publik hasil operasi pemerintah dan penggunaan dana publik.

Sedangkan menurut kerangka konseptual akuntansi sektor publik, pelaporan keuangan Pemerintah Daerah harus dapat menjelaskan tentang informasi yang bermanfaat bagi pengguna dalam menilai akuntabilitas dan membuat keputusan yang baik.

Berikut beberapa tujuan akuntansi publik :

  • Memberikan informasi terkait dengan sumber, alokasi dan juga penggunaan sumber daya keuangan.
    menyediakan informasi terkait dengan kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai semua pengeluaran.
  • Memberikan informasi terkait dengan jumlah sumber daya ekonomi yang dipakai untuk kegiatan entitas pelaporan serta hasil yang telah dicapai.
  • Menyediakan informasi terkait dengan posisi keuangan dalam kondisi entitas pelaporan yang berhubungan dengan sumber penerimaan baik itu jangka panjang atau pendek.

Baca juga | Metode Pencatatan Piutang Dagang Dalam Akuntansi

Karakteristik Akuntansi Sektor Publik

Berikut adalah karakterisitik sektor publik, yaitu :

Relevan

Laporan keuangan dapat disebut relevan bila isi informasi didalamnya bisa mempengaruhi keputusan pengguna atau membantu mereka melakukan evaluasi peristiwa di masa lalu dan mendatang.

Handal

Semua informasi yang berada didalam laporan keuangan dapat dimanfaatkan bila dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya.

Perbandingan ini dapat dilakukan secara internal atau juga dapat dilakukan secara eksternal.

Mudah dipahami

Karakteristik akuntansi sektor publik adalah informasi disediakan dalam bentuk laporan keuangan yang mudah dipahami oleh pengguan.

Dan dinyatakan dengan bentuk serta istilah yang disesuaikan dengan pemahaman pengguna.
Materialitas

Informasi dapat dilihat sebagai Materialitas bila ada kelalaian dalam mencantumkan atau kesalahan mencatat informasi sehingga dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai yang diambil berdasarkan laporan keuangan.

Akuntansi sektor publik memilkiki perbedaan dengan sektor swasta menurut lingkungan yang mempengaruhinya.

Lembaga sektor publik berjalan pada lingkungan yang lebih kompleks dan turbulance.

Baca juga | Pengertian Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi Akuntansi Biaya

Faktor yang Mempengaruhi Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi sektor publik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :

Faktor ekonomi

Faktor ekonomi dapat mempengaruhi sebuah lembaga sektor publik yaitu :

  • Tingkat Inflasi
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Pertumbuhan perkapita
  • Struktur produksi
  • Cadangan devisa
  • Nilai tukar mata uang
  • Tenaga kerja
  • Utang dan bantuan luar negeri
  • Kemajuan teknologi
Faktor Politik

Faktor politik dapat mempengaruhi akuntansi sektor publik, yaitu

  • Hubungan pemerintah dengan masyarakat
  • Jenis rezim yang berkuasa
  • Ideologi negara
  • Jaringan internasional
  • Kelembagaan
Faktor Kultural

Faktor yang dapat mempengaruhi akuntansi sektor publik selanjutnya adalah faktor kultural :

  • Sistem nilai masyarakat
  • Tingkat pendidikan
  • Sosiologi masyarakat
  • Keberagaman suku bangsa, bahasa, budaya dan agama
Faktor demografi

Faktor demografi dapat mempengaruhi akuntansi sektor publik :

  • Usia penduduk
  • Perkembangan penduduk
  • Migrasi
  • Tingkat kesehatan

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Akuntansi Sektor Publik, Jenis-Jenis, Tujuan dan Karakterisitik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *