Pengertian BEP

Pengertian BEP dan Manfaat Break Even Point Bagi Perusahaan

Posted on

Pengertian BEPBreak Even Point atau BEP adalah sebuah titik atau kondisi dimana penjualan dan pengeluaran sama atau dimana penjualan perusahaan telah dapat menutupi pengeluaran.

Di Indonesia, BEP sering disebut dengan istilah titik impas yang membandingkan jumlah pendapatan atau jumlah penjualan dapat menutupi biaya tetap dan biaya variabel yang terkait dengan sesuatu yang menghasilkan penjualan.

Kata lainnya adalah, BEP adalah sebuah kondisi dimana sebuah bisnis tidak mengalami kerugian dan juga mengalami keuntungan.

Baca juga | Pengertian Anggaran Adalah, Tujuan, Fungsi dan Jenis-Jenis

Pengertian BEP Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian BEP Menurut Para Ahli :

Herjanto (2007: 151)

Menurut Herjanto, pengertian BEP atau titik impas adalah sebuah analisa yang memiliki tujuan untuk menemukan titik dalam kurva biaya pendapatan yang dapat menunjukkan biaya yang sama dengan pendapatan.

Herjanto juga menjelaskan bahwa didalam melakukan analisas pulang pokok dibutuhkan estimasi biaya tetap, biaya variabel dan pendapatan.

Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam jumlah yang tetap, tidak tergantung pada volume penjualan sekalipun perusahaan tidak melakukan penjualan.

Biaya variabel (Variable Cost) adalah biaya yang jumlahnya dapat bervariasi sesuai dengan jumlah unit yang di produksi atau dijual.

Pendapatan adalah elemen lain dari analisa BEP yang besarnya dapat bertambah sesuan dengan perkembangan volume penjualan.

Hansen dan Mowen (2006: 274)

Menurut Hansen dan Mowen, pengertian BEP adalah titik dimana total pendapatan sama dengan total biaya atau sebuah titik dimana laba sama dengan nol.

Oleh sebab itu perusahaan harus berupaya untuk meningkatkan laba untuk mendapatkan laba maksumum dengan memperhatikan volume penjualan.

Mulyadi (2002: 232)

Menurut Mulyadi, pengertian BEP adalah keadaan usaha yang tidak mendapatkan laba dan juga tidak mengalami kerugian.

Dengan kata lain adalah usaha dikatakan BEP atau impas bila pendapatan sama dengan jumlah biaya atau bila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutupi biaya tetap saja.

Horngren et. al (2006: 61)

Menurut Horngren et. al, pengertian BEP adalah jumlah output yang terjual dimana total pendapatan sama dengan total biaya sehingga laba operasi menjadi nol.

Carter Dan Usry (2005: 272)

Menurut Carter dan Usry, pengertian BEP adalah titik dimana biaya dan pendapatan adalah sama dan tidak ada laba atau rugi pada titik impas ini.

Ronald W. Hilton (2005: 201)

Menurut Ronald W. Hilton, pengertian BEP adalah volume kegiatan dimana pendapatan perusahaan sama dengan biaya perusahaan.

Pada volume penjualan tersebut perusahaan tidak mengalami keuntungan ataupun kerugian atau dikatakan pada titik impas.

Baca juga | Pengertian Modal Kerja, Manfaat dan Konsep Modal Kerja

Manfaat Break Even Point

Analisa Break Even Point merupakan alat yang bisa dimanfaatkan untuk menganalisa hubungan antara berbagai unsur yaitu, laba, volume dan biaya yang dapat digunakan oleh manajemen dalam memilih alternatif pengambilan keputusan atau perumusan kebijakan perusahaan.

Hal ini dikarenakan analisa break even bisa memberikan informasi penting bagi proses perencanaan perusahaan karena dapat dipakai sebagai dasar evaluasi laba, menetapkan harga jual yang wajar serta menetapkan penjualan minimun yang harus dijalankan perusahaan.

Berikut beberapa manfaat Break Even Point (BEP) :

  • Menjadi dasar untuk membuat perencanaan kegiatan operasional perusahaan dalam rangka upaya untuk mencapai laba sehingga dapat digunakan untuk perencanaan laba.
  • Mengendalikan semua kegiatan operasional yang sedang berjalan yaitu sebagai alat pencocokan antara realisasi dengan angka dalam perhitungan break even (controlling).
  • Menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan harga jual setelah diketahui hasil perhitungan break even point.
  • Bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang dilakukan oleh pihak manajemen.

Sedangkan menurut Munawir (2002: 215), analisa break even point dapat membantuk pihak manajemen untuk mengambil keputusan diantaranya adalah :

  • Menentukan harga jual terendah yang mungkin diterima oleh perusahaan
  • Memilih produk mana yang harus ditingkatkan dan produk yang harus dikurangi.
  • Menentukan berbagai tingkat laba akibat terjadinya perubahan harga.
  • Menentukan laba yang didapat pada berbagai macam volume penjualan

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian BEP dan Manfaat Break Even Point Bagi Perusahaan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *