Pengertian Brand Image

Pengertian Brand Image, Komponen, Manfaat dan Contohnya

Posted on

Pengertian Brand Image – Pada dasarnya, brand image adalah representasi dari seluruh presepsi pada merek dan dibentuk dari informasi serta pengalaman masa lalu pada merek tersebut.

Citra pada merek terkait dengan sikap seperti keyakinan dan preferensi terhadap konsumen.

Konsumen memiliki citra yang positif pada merek dan memungkinkan untuk melakukan pembelian.

Pengertian Brand Image Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian Brand Image Menurut Para Ahli

Schiffman dan Kanuk (2007)

Menurut Schiffman dan Kanuk, brand image adalah kumpulan asosiasi terkait dengan merek yang tersimpan didalam benak atau ingat konsumen.

Aaker dan Biel (1993)

Menurut Aaker dan Biel, pengertian brand image adalah penilaian dari konsumen terhadap sebuah brand didalam pasar.

Pencitraan tersebut dapat dibentuk dari pengalaman pribadi atau juga mendengar reputasinya dari orang lain atau media.

Kotler (2002: 215)

Menurut Kotler, pengertian brand image adalah perangkat keyakinan, ide dan kesan yang di miliki oleh seseorang pada suatu merek.

Oleh sebab itu, sikap dan tindakan konsumen pada suatu merek dapat ditentukan dari citra merek tersebut.

Kotler juga menambahkan bahwa brand image adalah syarat dari sebuah brand yang kuat dan citra adalah persepsi yang relatif konsisten untuk jangka waktu yang panjang.

Ouwersoot dan Tudorica (2001)

Menurut Ouwersoot dan Tudorica, pengertian brand image adalah kumpulan persepis terkait dengan merek yang saling berkaitan didalam alam pikiran manusia.

Keller (1998:93)

Menurut Keller, Citra merek adalah persepsi tetnang merek yang dapat tergambarkan pada asosiasi merek yang berada didalam pikiran konsumen.

Durianto, Sugiarto dan Sitinjak (2004)

Menurut Durianto, Sugiarto dan Sitinjak, brand image adalah asosiasi brand yang saling terkait dan menimbulkan rangkaian pada ingatan konsumen.

Brand image ini dibentuk didalam benak konsumen karena mereka terbiasa menggunakan brand tertentu serta terdapat konsistensi terhadap bradn image.

Berdasarkan dari beberapa pendapat para ahli diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengertian brand image adalah seperangkat keyakinan pada sebuah nama, simbol, disain dan kesan yang dimiliki oleh individu terhadap satu merek yang didapat dari informasi fakta kemudian mereka menggunakan merek tersebut.

Hal ini dapat menimbulkan kesan yang relatif panjang sehingga terbentuk didalam benak konsumen.

Baca juga | Pengertian Brand Loyalty, Tahapan dan Pentingnya Loyalitas Pelanggan

Komponen Brand Image

Didalam brand image terdapat beberapa komponen penting, yaitu :

1. Atribut (Attrubutes)

Definisi atribut ada deskriptif terkait dengan fitur yang tersedia didalam produk atau jasa.

a. Product related attributes (atribut produk)

Atribut produk ini adalah bahan yang dibutuhkan agar fungsi produk yang dibutuhkan konsumen dapat berjalan.

Hal ini terkait dengan komposisi fisik atau syarat-syarat dari suatu jasa yang ditawarkan dapat berfungsi.

b. Non-product related attributes (atribut non-produk)

Atribut non produk ini adalah aspek eksternal dari produk yang terkait dengan pembelian atau konsumsi produk atau jasa.

Hal ini dapat terdiri dari informasi harga, kemasan atau desain produk, artis yang menggunakan produk tersebut, bagaimana dan dimana produk tersebut dapat digunakan,dll.

2. Benefits (Keuntungan)

Benefit yang didapatkan dari sebuah produk dapat dikaitkan dengan atribut produk atau jasa tersebut.

a. Functional benefits

Functional benefits ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan fisik dan keamanan atau pemecahan masalah.

b. Experiental benefits

Experiental benefits terkait dengan perasaan yang timbul akibat dari memakai produk atau jasa.
Benefit ini memuaskan kebutuhan bereksperimen seperti kepuasan sensori.

c. Symbolic benefits

Symbolic benefits terkait dengan kebutuhan akan persetujuan sosial atau ekspresi personal dan self-esteem seseorang.

Konsumen akan menghargai nilai prestise, eksklusivitas serta gaya fashion merek karena hal-ini terkait dengan konsep diri mereka.

3. Brand Attitude (Sikap merek)

Brand Attitude dapat diartikan sebagai evaluasi atas merek tertentu, apa yang dapat dipercaya konsumen terkait dengan merek tersebut, sejauh mana konsumen percaya bahwa peroduk atau jasa tersebut memiliki keuntungan tertentu dan juga evaluatif pada kepercayaan tersebut.

Baca juga | Apa Itu Personal Branding ? Dan Cara Membangun Personal Branding

Manfaat Citra Merek

Semua perusahaan selalu berupaya untuk membangun citra merek yagn kuat karena hal ini dapat membantu untuk mencapai tujuan bisnis mereka.

Brand Image yang kuat ini dapat memberikan beberapa manfaat, yaitu :

  • Mendapatkan banyak keuntungan karena pelanggan baru akan tertarik pada merek
  • Mempermudah untuk memperkenalkan produk baru dengan merek yang sama.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan yang ada
  • Menjalin hubungan antara merek dengan pelanggan dengan lebih baik.

Sebuah perusahaan yang memiliki citra yang buruk akan mengalami kesulitan untuk beroperasi dan kemungkinan mereka tidak dapat meluncurkan produk baru dengan merek yang sama.

Baca juga | Fungsi Merek (Brand) Bagi Sebuah Perusahaan Baru

Faktor-Faktor yang Membentuk Brand Image

Menurut Shiffman dan Kanuk (1997), terdapat beberapa faktor yang dapat membentuk brand image yaitu :

  • Kualitas atau mutu : terkait dengan kualitas produk yang ditawarkan oleh produsen dengan merek tertentu.
  • Bisa dipercaya dan diandalkan : terkait dengan pendapat dan kesepakatan yagn dibentuk olekh masyarakat tentang sebuah produk yang dikonsumsi.
  • Kegunaan atau Manfaat : terkait dengan fungsi suatu produk yang dapat dimanfaatkan konsumen.
  • Pelayanan : terkait dengan tugas produsen untuk melayani konsumen.
  • Risiko : terkati dengan keuntungan dan kerugian yagn dialami oleh konsumen.
  • Harga : Terkait dengan tinggi rendahnya atau banyak sedikit uang yang dikeluarkan konsumen untuk mempengaruhi produk dan juga mempengaruhi citra jangka panjang.

Image yang dimiliki merek itu yaitu pelanggan, kesempatan dan informasi yang terkait dengan suatu merek dari produk tertentu.

Sedangkan menurut Timmerman, brand image sering terkonseptualisasi sebagai kolieksi dari seluruh asosiasi yang terkait dengan sebuh merek.

Faktor citra merek dapat terdiri dari :

  • Faktor Fisik : karakteristik dari merek tersebut seperti desain kemasan, logo, nama merek, fungsi dan kegunaan produk dari merek tersebut.
  • Psikologis : dibentuk oleh emosi, kepercayaan, nilai, kepribadian yang dianggap oleh konsumen yang dapat menggambarkan produk dari merek tersebut.

Baca juga | Tujuan Merek (Brand) Di Era Pedagangan Digital Saat Ini

Contoh Produk Brand Image yang Baik

Berikut beberapa contoh produk brand image yang baik didunia :

  • Coca Cola merupakan merek yang dikenal karena kegembiraan, kebahagian dan pengalaman yang baik.
  • Sepatu Woodland solid dan merupakan pilihan ideal untuk outdoor. Mereka bertahan sangat lama.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Brand Image, Komponen, Manfaat dan Contohnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *