pengertian csr

Pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility), Manfaat dan Prinsip

Posted on

Pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility)

Apa itu pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility) ?

Secara sederhananya, pengertian CSR adalah respon sosial perusahaan atau tanggung jawab sosial pada lingkungan disekitar yang dijalankan dengan cara melakukan berbagai kegiatan.

Kegiatan-kegiatan perusahaan tersebut biasanya dapat dilakukan dengan beragam cara seperti membangun fasilitas umum, menjaga kebersihan lingkungan, memberikan beasiswa kepada pelajar yang kurang mampu, dll.

Baca juga | Pengertian Good Corporate Governance, Tujuan, Manfaat dan Prinsip

Pengertian CSR Menurut Para Ahli

csr adalah

Pada saat ini, Corporate Social Reponsibility atau tanggung jawab sosial merupakan konsep yang populer bagi dunia bisnis.

Namun CSR sendiri belum memiliki definisi tunggal untuk menjelaskannya secara tepat .

Berikut beberapa pengertian CSR menurut para ahli yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan :

Sukrisno Agoes (2011: 32)

Menurut Sukrisno Agoes, pengertian CSR (Corporate Social Responsibility) adalah tanggung jawab sosial perusahaan adalah tanggung jawab perusahaan kepada karyawan (internal) dan diluar perusahaan (eksternal) karena perusahaan adalah bagian dari lingkungan.

Nor Hadi (2014: 48)

Menurut Nor Hadi, pengertian CSR (Corporate Social Responsibility) adalah tanggung jawab sosial perusahaan adalah sebuah tindakan yang berdasarkan pertimbangan etis perusahaan yang diarahkan untuk meningkatkan ekonomi yang seiring dengan peningkatan kualitas hidup bagi karyawan juga keluarganya, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan masyarakat pada umumnya.

Johnson dan Johnson

Menurut Johnson dan Johnson, pengertian CSR adalah tentang cara perusahaan mengelola operasi bisnisnya dengan menghasilkan produk yang memiliki orientasi positif pada lingkungannya.

Hendrik Budi Untung (2008: 1)

Pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility), menurut Hendrik Budi Untung adalah komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dengan menitikberatkan pada keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

Berdasarkan dari beberapa pengertian CSR menurut para ahli di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa CSR adalah tanggung jawab perusahaan yang berkaitan dengan ekonomi, sosial dan lingkungan.

Baca juga | Pengertian Motivasi, Tujuan, Fungsi, Sumber dan Jenis-Jenis Motivasi

Tujuan Corporate Social Reponsibility

tanggung jawab sosial

Menurut Satyo (2001), terdapat beberapa tujuan CSR yang menjadi motivasi perusahaan untuk menjalankan program CSR bagi masyarakat.

Berikut adalah beberapa motivasi perusahaan menjalankan CSR, yaitu :

1. Corporate Charity

Motivasi Corporate Charity adalah dorongan perusahaan melakukan amal yang berlandaskan pada motivasi agama.

2. Corporate Philantropy

Tujuan CSR ini merupakan dorongan kemanusiaan perusahaan yang pada umumnya di dasarkan pada norma dan etika untuk menolong sesama dan juga melakukan pemerataan sosial.

3. Corporate Citizenship

Tujuan ini merupakan motivasi kewargaan untuk merealisasikan keadilan sosial yang berlandaskan pada keterlibatan sosial.

Berdasarkan dari ketiga tujuan CSR diatas maka perlu untuk menyatukan perusahaan dengan tanggung jawab yang akan dilakukan dan perlakuan setiap motivasi.

Pelaksanaan CSR bukan hanya sekedar berlandaskan pada philantopy konvensial seperti memberikan bantuan dengan tujaun yang baik diakhir tahun hingga pembukuan selesai.

Tapi tujuan CSR haruslah lebih luas lagi dan harus menjadi tanggung jawab perusahaan sepanjang tahun untuk lingkungan disekitar.

Sedangkan menurut Chuck Williams (2001: 123) menyatakan bahwa tujuan CSR bagi perusahaan adalah agar dapat memberikan manfaat bagi stake holder dengan cara memenuhi tanggung jawab ekonomi, hukum, etika dan kebijakan.

1. Tanggung Jawab Ekonomi

Tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah untuk menghasilkan keuntungan atau laba.

Laba ini merupakan pondasi perusahaan dan juga merupakan nilai tambah ekonomi agar perusahaan dapat terus survive dan berkembang.

2. Tanggung Jawab Legal

Di dalam proses mencari keuntungan maka perusahaan harus terhadap hukum dan tidak boleh melanggar segala kebijakan dan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

3. Tanggung Jawab Etis

Setiap perusahaan harus memiliki kewajiban untuk menjalankan bisnis dengan baik, benar dan adil.

Norma-norma dan nilai yang ada di masyarakat harus dijadikan sebagai pedoman bagi perilaku dan sikap perusahaan.

4. Tanggung Jawab Filantrofis

Selain perusahaan memiliki tanggung jawan untuk mendapatkan laba, taat terhadap hukum, bersikap etis, perusahaan juga dituntut untuk bisa memberikan kontrobusi yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

Berdasarkan dari ke empat poin diatas maka dapat disimpulkan bahwa CSR merupakan satu kesatuan yang harus diterapkan oleh setiap perusahaan.

Baca juga | Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi dan Macam-Macam

Manfaat CSR

arti csr

Menurut Hendrik Budi Untung (2008: 6), Manfaat CSR bagi perusahaan adalah sebagai berikut :

  • Mempertahankan dan meningkatkan reputasi atau citra perusahaan
  • Memperoleh lisensi dalam kegiatan sosial
  • Mengurangi risiko bisnis perusahaan
  • Melebarkan akses sumber daya untuk operasional perusahaan
  • Memperluas peluang pasar
  • Mengurangi biaya-biaya yang terkait dengan dampak pembuangan limbah
  • Memperbaiki hubungan dengan stakeholder
  • Memperbaiki hubungan dengan regulator
  • Meningkatkan semangat serta produktivitas karyawan
  • Meningkatkan peluang mendapatkan penghargaan.

Sedangkan menurut Lako (2011: 103), manfaat CSR bagi perusahaan adalah :

  • Profitabilitas dan kinerja keuangan perusahaan semakin kuat
  • Meningkatnya akuntabilitas dan apresiasi positif dari investor, kreditor, pemasok dan konsumen.
  • Meningkatnya etos kerja, efisiensi serta produktivitas karyawan.
  • Mengurangi rentannya gejolak sosial serta resistensi komunitas sekitar. karena mereka diperhatikan dan dihargai oleh perusahaan.
  • Meningkatkan reputasi, corporate branding, goodwill dan nilai perusahaan untuk jangka panjang.

Baca juga | Pengertian Perusahaan Dan Bentuk-Bentuk Perusahaan di Indonesia

Prinsip-Prinsip Corporate Social Reponsibility

Corporate Social Responsibility

Menurut Crowther David (2008) mengemukakan tentang prinsip CSR, yaitu :

a. Sustainabilty

Sustainabilty berkaitan dengan cara perusahaan dalam melakukan kegiatan dengan tetap menghitung keberlanjutan sumber daya di masa mendatang.

Keberlanjutan ini juga dapat memberikan arahan penggunaan sumber daya saat ini dengan tetap memperhatikan dan memperhitungkan kemampuan generasi mendatang.

b. Accountability

Accountability adalah upaya perusahaan untuk terbuka dan bertanggung jawab atas kegiatan yang mereka lakukan.
Akuntanbilitas ini sangat diperlukan untuk kegiatan perusahaan yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh lingkungan eksternal.

Di dalam konsep ini menjelaskan bahwa pengaruh kuantitatif kegiatan perusahaan terhadap pihak internal dan eksternal.

Akuntanbilitas perusaan ini dapat dijadikan sebagai sarana bagi perusahaan untuk meningkatkan image dan jaringan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan menunjukkan tingkat keluasan dan informasi laporan perusahaan memiliki konsekuensi sosial atau ekonomi.

c. Transparancy

Transparansi merupakan prinsip CSR yang penting bagi pihak-pihak ekternal terutama transaksi yang terkait dengan pelaporan keigatan perusahaan yang dapat berdampak pada pihak eksternal.

Baca juga | Manfaat Etika Bisnis Bagi Perusahaan Dalam Jangka Panjang

Faktor yang Mempengaruhi CSR

apa itu csr

Menurut Prince of Wales Foundation, terdapat 5 (lima) faktor yang dapat mempengaruhi CSR, yaitu :

  • Human Capital atau pemberdayaan manusia
  • Environments yang berbicara mengenai lingkungan.
  • Good Corporate Governance yait mekanisme sumber daya perusahaan yang dialokasikan berdasarkan aturan hak dan kuasa.
  • Social Cohesion yaitu dalam menjalankan CSR tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
  • Economic Streghth atau memberdayakan lingkungan menjadi mandiri dalam ekonomi.

Kegiatan CSR dapat membuat perusahaan terlihat oleh investor memiliki idealismen tertentu sehingga akan membuat saham menjadi lebih bernilai.

Para investor akan membeli saham dengan harga yang mahal karena perusahaan memiliki sustainability dan acceptability.

Baca juga | Pengertian Sosialisasi, Tujuan, Proses, Tahapan Dan Jenis

Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan tentang pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility) diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa CSR adalah kegiatan perusahaan yang dilakukan atas dasar rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dimana perusahaan tersebut dijalankan.

Dengan perusahaan menjalankan program CSR kepada lingkungan sekitar secara berkelanjutan maka hal ini dapat berdampak positif bagi pihak stakeholder dan juga perusahaan.

Program CSR akan membuat kehidupan sosial dilingkungan perusahaan akan meningkat sehingga hal ini dapat membuat produksi dan pemasaran produk perusahaan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian CSR (Corporate Social Reponsibility), Manfaat dan Prinsip.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *