pengertian distribusi

Pengertian Distribusi, Tujuan, Fungsi dan Jenis Jenis Distribusi

Posted on

Pengertian distribusi – Salah satu cara menjalankan bisnis dengan baik adalah dengan memiliki strategi dan perencanaan yang baik juga.

Salah satu strategi yang harus diperhatikan adalah kegiatan pengiriman produk kepada konsumen atau lebih dikenal dengan pendistribusian produk.

Kegiatan distribusi ini akan berjalan dengan baik apabila terjalin hubungan dan koordinasi yang baik antara supplier dan customer.

Pengertian distribusi Menurut Para Ahli

distribusi adalah

Pengertian distribusi adalah kegiatan atau proses untuk menyampaikan produk dari produsen menuju ke tangan konsumen.

Untuk lebih memahami tentang pengertian distribusi, berikut beberapa pendapat dari beberapa ahli tentang distribusi :

Gugup Kismono

Menurut Gugup Kismono, pengertian distribusi adalah perpindahan barang atau jasa dari produsen ke pemakai industri dan konsumen

Sofyan Assauri

Menurut Sofyan Assauri, pengertian distribusi adalah lembanga yang memasarkan produk yang berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen.

Glenn Walters

Menurut Glenn Walters dalam Angipora (2002: 295), pengertian distribusi adalah sekelompok pedangang atau agen perusahaan yang mengkombinasikan antara pemindahan fisik dan nama dari satu produk untuk menciptakan penggunaan pasar tertentu.

Keegan (2003 : 136)

Menurut Keegan, pengertian distribusi adalah sistem yang menghubungkan manufaktur kepada pelanggan, saluran konsumen dirancang untuk menempatkan produk tersebut ditangan orang untuk digunakan sendiri, sedangkan saluran barang industri menyampaikan produk ke manufaktur atau organisasi yang menggunakan produk tersebut dalam proses produksi atau dalam operasi sehari-hari.

Charles A. Taff

Menurut Charles A. Taff, pengertian distribusi adalah kegiatan yang terlibat dalam pengadaan dan penggunaan bahan yang dipergunaan untuk memproduksi barang jadi, kegiatan ini meliputi pengendalian produksi dan penanganan bahan serta penerimaan.

Fandi Tjiptono

Menurut Fandi Tjiptono, Pengertian distribusi adalah kegiatan pemasaran yang berupaya untuk memperlancar dan mempermudah barang atau jasa dari produsen ke konsumen atau pemakai.

Daryanto

Menurut Daryanto, Pengertian distribusi adalah sebuah perangkat organisasi yang saling ketergantungan untuk menyediakan produk agar dapat digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen.

Philip Kotler

Pengertian distribusi menurut Philip Kotler adalah himpunan perusahaan atau perusahaan yang mengambil alih hak atau membantu untuk mengalihkan hak atas barang atau jasa untuk berpindah dari produsen ke konsumen.

Berdasarkan dari beberapa pengertian distribusi diatas maka

Bila dilihat dari bagiannya, distribusi merupakan sub sistem yang bekerja sama dalam membentuk suatu sistem yang sesuai dengan tujuan tertentu.

Sistem ini harus di awasi agar dapat berjalan sesuai dengan yang inginkan dan mencapai tujuan tertentu.

Baca juga | Arti MoU : Pengertian, Jenis-Jenis, Tujuan, Ciri-Ciri dan Manfaat

Tujuan distribusi

tujuan distribusi

Berikut adalah beberapa tujuan distribusi, yaitu :

  • Menyampaikan barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen
  • Mempercepat sampainya barang atau jasa di tangan konsumen
  • Mencapai pemerataan pendistribusian hasil produksi
  • Menjaga keberlangsungan produksi
  • Memperbaiki kuantitas serta kualitas produksi
  • Meningkatkan nilai guna dari barang dan jasa

Baca juga | Pengertian Manajemen Logistik, Tujuan, Fungsi, Prinsip dan Manfaat 

Fungsi distribusi

fungsi distribusi

Menurut Swastha (2003 :6), fungsi distribusi dapat dibagi ada 8 (delapan) hal, yaitu :

  • Menjadi perantara antara produsen dan konsumen
  • Saluran distribusi dapat memberikan fungsi tambahan dalam fungsi pemasaran
  • Saluran distribusi dapat berperan dalam penetapan harga
  • Pendistribusian aktif dalam promosi
  • Dengan distribusi, konsumen dapat membeli barang dan jasa yang mereka butuhkan
  • Pendistribusian dapat menurunkan biaya
  • Saluran distribusi dapat berfungsi sebagai alat komunikasi antara produsen dan konsumen.
  • Pendistribusian dapat memberikan jaminan atas barang atau jasa kepada konsumen
  • Saluran distribusi memberikan tambahan pelayanan kepada konsumen

Pada dasarnya fungsi distribusi dapat di bagi menjadi dua kelompok yaitu fungsi pokok dan fungsi distribusi.

Baca juga | 5 Jenis Struktur Pasar Utama Dalam Ekonomi Pasar

1. Fungsi Pokok Distribusi

Fungsi pokok dari distribusi diantaranya :

a. Pengangkutan

Biasanya tempat aktivitas produksi berbeda dengan tempat dimana konsumen berada dan untuk mengatasi perbedaan tempat ini adalah dengan cara pengangkutan

Namun dengan semakin meningkatknya jumlah penduduk dan semakin canggihnya teknologi maka kebutuhan manusia semain bertambah pula.

Hal ini menyebabkan barang yang harus didistribusikan semakin besar sehingga membutuhkan alat pengangkutan.

b. Penjualan

Dalam Pemasaran barang akan selalu ada kegiatan penjualan yang dilakukan oleh produsesn.

Pengalihan hak dari tangan produsen kepada konsumen dapat dilakukan dengan cara penjualan.

Dengan adanya kegiatan tersebut maka konsumen dapat memakai barang tersebut.

c. Pembelian

Ketika ada penjualan berarti akan kegiatan pembelian dimana penjualan barang akan dilakukan oleh produsen dan pembelian akan dilakukan oleh konsumen.

d.  Penyimpanan

Sebelum barang di distribusikan kepada konsumen, pada umumnya barang akan disimpan lebih dahulu.

Untuk menjaga keselamatan dan keutuhan barang tersebut maka membutuhkan adanya tempat penyimpanan.

e. Pembakuan standar kualitas barang

Dalam transaksi jual beli, penjual atau pembeli selalu menginginkan adanya standar mutu, jenis atau ukuran barang yang akan ditransaksikan.

Oleh sebab itu harus ada pembakuan standar dengan jelas baik dari kualitas mutu, jenis serta ukuran barang yang akan di perjual belikan.

f. Penanggung risiko

Distributor memiliki tanggung jawab terhadap risiko kerusakan atau terjadinya penyusutan barang.

2. Fungsi tambahan Distribusi

Berikut beberapa fungsi tambahan distribusi

a. Menyeleksi

Penyeleksian ini adalah kegiatan yang penting dalam distribusi terutama untuk distribusi hasil pertanian dan hasil produksi yang berasal dari beberapa produsen.

b. Pengemasan

Untuk menghindari terjadinya kerusakan atau hilangnya barang adalah pendistribusian maka barang harus dikemas secara baik.

c. Memberi Informasi

Agar kepuasan konsumen dapat maksimal maka produsen harus dapat memberikan informasi yang jelas kepada konsumen.

Produsen harus memberikan informasi yang dibutuhkan dan dianggap penting kepada konsumen dengan tepat.

Baca juga | Pengertian Negosiasi, Arti, Tujuan, Manfaat, Jenis-jenis dan Ciri-Ciri

Jenis jenis distribusi

jenis jenis distribusi

Menurut Staton, Jenis distribusi dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu Jenis distribusi untuk barang konsumsi, untuk barang industri dan untuk jasa.

Ketiga jenis barang diatas membutuhkan jenis distribusi yang berbeda karena target konsumen yang dituju juga berbeda.

a. Jenis distribusi untuk barang konsumsi

Penjualan barang konsumsi yang ditujukan pada pasar konsumen, pada umumnya dijual melalui perantara.

Hal ini bertujuan untuk menekan biaya distribusi barang sehingga barang dapat menyebar secara luas.

b. Jenis distribusi untuk barang industri

Jenis distribusi juga memiliki peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap produsen untuk menggunakan cabang penjualan.

Cabang-cabang ini dapat digunakan untuk membantu mereka untuk mencapai industri berikutnya.

c. Jenis distribusi untuk jasa

Jasa dapat dikatakan sebagai barang yang tidak berwujud sehingga proses produksi dan kegiatan penjualanya membutuhkan hubungan langsung antara produsen dengan konsumen.

Jenis distribusi langsung ini banyak dipakai oleh penyedia jasa profesional seperti akuntan atau konsultan

Penjualan jasa juga bisa di distribusikan dengan menggunakan agen sebagai perantara antara produsen dan konsumen seperti penyedia jasa angkutan, travel, dll.

Menurut Gitosidarmo, jenis distribusi dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu :

Distribusi intensif

Jenis distribusi ini adalah distribusi barang yang dipasarkan itu diupayakan untuk disebarkan seluas mungkin sehingga secara intensif dapat menjangkau seluruh lokasi konsumen.

Distribusi selektif

Jenis distribusi ini adalah distribusi dimana barang yang dipasarkan hanya didistribusikan oleh beberapa distributor yang dipilih secara selektif.

Distribusi eksklusif

Jenis distribusi ini merupakan bentuk penyaluran barang yang hanya menggunakan distributor yang sangat terbatas jumlahnya dan pada umumnya hanya terdapat 1 penyalur di setiap daerah.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Distribusi, Tujuan, Fungsi dan Jenis Jenis Distribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *