pengertian efektivitas

Pengertian Efektivitas, Kriteria, Aspek, Dan Contoh Efektivitas

Posted on

Pengertian Efektivitas –  Kata efektivitas berasal dari kata dasar efektif dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kata efektif memiliki makna efek, akibat, pengaruh atau membawa hasil.

Sedangkan pengertian efektivitas adalah daya guna, keaktifan dan adanya kesesuaian suatu kegiatan seseorang dalam melaksanakan tugas dengan tujuan yang telah dicapai.

Efektivitas pada umumnya memiliki hubungan antara hasil yang di harapkan dengan kenyataan hasil yang telah dicapai.

Dengan kata lain, makna dari efektivitas adalah menunjukkan seberapa jauh pencapaian hasi yang sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

Baca juga | Pengertian Efisiensi, Tujuan, Macam-macam, Unsur dan Penyebab

Pengertian efektivitas menurut para ahlipengertian efektivitas menurut para ahli

Berikut ini adalah beberapa definisi efektivitas menurut para ahli, diantaranya ;

Sondang P. Siagian

Menurut Sondang dalam Othenk (2008; 4), Pengertian efektifitas adalah Penggunaan sarana dan prasaran, sumber daya dalam jumlah tertentu yang secara sadar telah ditetapkan dalam rangka menghasilkan sejumlah barang atau jasa yang akan dijalankan oleh suatu perusahaan atau seseorang.

Efektivitas dapat menunujukkan kesuksesan dari sisi tercapai atau tidaknya sasaran.
Hal ini berarti semakin kegiatan tersebut dapat mendekati sasaran maka semakin tinggi tingkat efektivitasnya.

Schemrhon John R. Jr.

Menurut Schemrhon John R. Jr., Pengertian efektivitas adalah pencapaian suatu target keluaran (Output) yang di ukur dengan membandingkan Output Anggaran atau OA denagn Output Realisasi atau OS.

Apabila output anggaran (AO) lebih besar dibandingkan dengan Output Realisasi (OR) maka dapat dikatakan efektif.

Prasetyo Budi Saksono (1984)

Menurut Prasetyo Budi Saksono, pengertian efektivitas adalah besarnya tingkat kelekatan keluaran (output) yang dicapai dengan keluaran (output) yang diharapkan dari input.

Hidayat (1986)

Menurut Hidayat, Arti efektivitas adalah sebuah ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas serta waktu) yang telah tercapai.

Ketika semakin besar persentase target yang dicapai maka semakin tinggi pula tingkat efektivitasnya.

Ravianto

Menurut Ravianto, arti efektivitas adalah seberapa baiknya pekerjaan yang dilakukan, seberapa jauh seseorang dapat menghasilkan output (keluaran) sesuai dengan yang di harapkan.

Ketika sebuah pekerjaan dapat terselesaikan sesuai dengan rencana, dengan waktu yang tepat atau dengan biaya yang cukup maka dapat dikatakan efektif.

Gibson

Menurut Gibson, Pengertian efektivitas adalah penilaian yang dibuat karena prestasi individu, kelompok atau organisasi.

Semakin mereka mendekati prestasi yang diharapkan maka semakin pekerjaan mereka dapat dinilai efektif.

Prihartono (2012; 37)

Menurut Prihartono, pengertian efektivitas dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan dalam mencapai sasaran.

Sasaran ini merupakna keadaan atau kondisi yang di inginkan.

Katz dan Khan (Dalam Steers 1859;8)

Menurut Katz dan Kahn, pengertian efektivitas adalah usaha untuk mencapai keuntungan maksimal bagi organisasi dengan segala cara.

Ada 2 (dua) faktor yang menjadi penentu dalam penentuan efektivitas yaitu konsep efisiensi dan efektivitas politis.

Baca juga | Prinsip Manajemen Waktu Untuk Mengelola Waktu Dengan Efisien

Kriteria dalam efektivitas

efektivitas adalah

Menurut Sutrisno, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rangka mencapai efektivitas, baik dalam jangka pendek, jangka menengah ataupun jangka panjang dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang menjadi tolak ukur efektivias.

Berikut beberapa kriteria dalam efektivitas :

1. Produksi (production)

Tingkat produksi barang atau jasa dapat mengambarkan kemampuan perusahaan untuk memproduksi barang ataupun jasa sesuai dengan permintaan.

Tolak ukur produksi ini dapat berupa keuntungan, area pasar, jumlah konsumen, dll.

2. Efisiensi (efficiency)

Hal ini masih berkaitan secara langsung dengan output yang dikonsumsi oleh konsumen dan agar perusahaan dapat bertahan maka harus memperhatikan efisiensi ini .

Ukuran efisiensi ini dapat meliputi jumlah keuntungan, modal, biaya operasional, penyusutan barang, dll.

3. Kepuasan (satisfaction)

Kepuasan karyawan harus selalu diperhatikan oleh pebisnis dengan memenuhi kebutuhan para karyawan.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada karyawan sehingga mereka dapat bekerja dengan optimal untuk mencapai tujuan dari perusahaan.

4. Adaptasi (adattiveness)

Kemampuan untuk beradaptasi adalah bagaimana perusahaan dapat menerjemahkan perubahan yang terjadi di internal maupun eksternal kemuddian direspon perusahaan.

Apabila perusahaan tidak memiliki kemampaun untuk beradaptasi maka dapat mengancam kelangsungan jalannya perusahaan.

5. Perkembangan (development)

Perkembangan merupakan tujuan dari perusahaan untuk tetap bertahan dan berjalan terus.

Untuk itu perusahaan harus mampu memperluas kemampuannya sehingga dapat terus berkembang dengan baik sekaligus dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.

Baca juga | Pengertian Manajemen Pendidikan, Tujuan, Ruang Lingkup dan Fungsi

Aspek Efektivitas

efektivitas

Menurut Muasaroh (2010), efektivitas adalah sebuah program yang dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain :

1. Aspek tugas atau fungsi

Aspek tugas atau fungsi adalah sebuah lembaga dapat dikatakan efektivitas apabila dapat melaksanakan tugas atau fungsinya dengan baik.

Begitu juga sebuah proses pembelajaran dapat dikatak efektif bila tugas dan fungsi dapat dilaksanakan dengan baik.

2. Aspek rencana dan program

Tujuan dari aspek ini adalah seluruh kegiatan dilakukan dengan perencanaan yang terprogram dengan baik.

3. Aspek ketentuan dan peraturan

Efektivitas sebuah prodgram dapa dilihat dari berfungsi atau tidak peraturan yang telah dibuat untuk menjaga kelangsungan proses kegiatan.

Bila ketentuan dan peraturan ini dapat dilaksanakan dengan baik maka ketentuan dan peraturan tersebut telah berjalan dengan efektif.

4. Aspek tujuan dan kondisi ideal

Sebuah kegiatan dapat dikatakan memiliki efektivitas apabila tujuan atau kondisi yang di inginkan dapat tercapai.

Indikator efektivitas

indikator efektivitas

Untuk mengukur efektivitas tidaklah mudah karena efektivitas dapat dianalisa dari berbagai sudut pandang dan tergantung siapa yang menilainnya.

Pengukuran efektivitasi ini dapat dilakukan dengan melihat dari pencapaian suatu organisasia atau juga dapat dilihat dari keberhasilan dalam mencapai tujuan.

Oleh sebab itu dalam pengukuran efektivitas ini diperlukan indikator atau alat ukur efektivitasi.

Menurut Richard dan M. Steers, Indikator efektivitas ini dapat meliputi

1. Kemampuan menyesuaikan diri

Kemampuan yang dimiliki oleh manusia sangatlah terbatas dalam semua hal, sehingga dengan keterbatasan tersebut menyebabkan manusia tidak mungkin memenuhi kebutuhannya tanpa bantuan orang lain.

Berdasarkan hal ini seluruh orang yang masuk kedalam organisasi atau perusahaan harus mampu untuk menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan orang yang bekerja didalam organisasi tersebut.

2. Prestasi kerja

Prestasi kerja merupakan hasil kera yang telah dicapai oleh seseorang ketika melaksanakan tugas yang telah dibebankan kepadanya yang dilandaskan pada pengalaman, kecakapan, kesungguhan dan waktu yang dimiliki oleh mereka.

Berdasarkan dari hal tersebut maka tugas yang diberikan tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya.

3. Kepuasan kerja

Maksud dari kepuasan kerja disini adalah tingkat kebahagian yang dirasakan oelh seseorang atas tanggung jawab dan tugas mereka didalam organisasi atau perusahaan.

Tingkat kepuasan individu tersebut bisa dikarenakan mereka mendapatkan imbalan yang sesuai atau dari bermacam-macam aspek kondisi pekerjaan dan situasi tempat bekerja.

4. Kualitas

Kualitas dari barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dapat menentukan efektifitas kerja didalam perusahaan tersebut.

5. Penilaian dari pihak luar

Penilaian tentang perusahaan atau organisasi dapat diberikan oleh pihak yang berada didalam lingkungan organisasi itu sendiri yaitu pihak-pihak yang terkait.

Dengan adanya loyalitas, kepercayaan serta dukungan yang diberikan kepada organisasi atau perusahaan maka hal ini dapat meningkatkan efektivitas.

Selain kelima hal tersebut, untuk mengukur sebuah aktivitas atau kegiatan juga harus memperhatikan beberapa indikator berikut :

  • Pemahaman program
  • Tepat sasaran
  • Tepat waktu
  • Tercapainya tujuan
  • Perubahan nyata

Contoh efektivitas

contoh efektivitas

Sebuah perusahaan menggunakan media pemasaran untuk penjualan dimana media pemasaran tersebut telah sesuai dengan kriteria yang di inginkan dalam memberikan pengaruh terhadap peningkatan penjualan.

Maka pada saat membuat rencana tujuan kegiatan dari media pemasaran tersebut dan juga apabila tujuan tersebut dapat dicapai dengan baik maka dapat dikatakan bahwa hal tersebut sudah efektif.

Dengan semakin banyaknya tujuan kegiatan yang dapat tercapai maka semakin efektif juga media pemasaran tersebut.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Efektivitas, Kriteria, Aspek Dan Indikator Efektivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *