pengertian ekonomi mikro

Pengertian Ekonomi Mikro, Tujuan, Ruang Lingkup, Teori dan Peran

Posted on

Pengertian ekonomi mikro adalah salah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang perilaku konsumen atau perusahaan dan menentukan harga pasar.

Seiring dengan perkembangan ekonomi mikro, maka ekonomi mikro telah melahirkan berbagai macam konsep dan teori tentang ekonomi regional, ekonomi lingkungan, ekonomi manajerial, dll.

Pengertian ekonomi mikro menurut para ahli

ekonomi mikro

Agar anda lebih memahami tentang pengertian ekonomi mikro lebih mendalam maka berikut adalah beberapa pengertian ekonomi mikro menurut para ahli :

Wibowo dan Supriadi

Menurut Wibowo dan Supriadi, pengertian ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang khusus mempelajari tentang perilaku konsumen serta perusahaan dalam penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang atau jasa yang perjual belikan.

Sukirno

Menurut Sukirno, Pengertian ekonomi mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang memandang dan menganalisa kegiatan ekonomi yang ada dengan cara memperhatikan bagian terkecil dari semua kegiatan dalam ekonomi.

Tujuan ekonomi mikro adalah untuk menganalisa dan mengkaji tentang pasar serta proses terbentuknya harga pada produk atau jasa serta alokasi sumber daya yang terbatas diantara penggunaan alternatif.

Baca juga | Pengertian Ekonomi Makro, Tujuan, Ruang Lingkup dan Masalah

Ruang lingkup ekonomi mikro

ruang lingkup ekonomi mikro

Ruang lingkup ekonomi mikro dalam kegiatan ekonomi lebih kecil dibandingkan dengan ekonomi makro contohnya perusahaan atau keluarga.

Hal yang dipelajari dalam ekonomi mikro diantaranya :

  • Cara seseorang memanfaatkan sumber daya yang tersedia agar mencapai tingkat kepuasan maksimal.
  • Perilaku konsumen dan penjual didalam kegiatan ekonomi
  • Hubungan antara penjual dan pembeli dalam kegiatan ekonomi
  • Menganalisa tentang perputaran barang dan jasa dapat terbentuk
  • Mempelajari tentang proses terbentuk harga
  • Memperlajari bagaimana produsen menentukan jumlah produksi agar mencapai keuntungan maksimal.

Ruang lingkup ekonomi mikro secara umum diantaranya adalah permintaan dan penawaran, elastisitas, teori produksi, pasar, mekanisme harga serta perilaku konsumen.

Berikut penjelasannya :

Permintaan dan penawaram

Ruang lingkup ekonomi mikro yang pertama adalah permintaan dan penawaran.

Di dalam perekonomian, permintaan dan penawaran adalah dua elemen penting yang saling berkaitan.

Terbentuknya harga barang dan jasa dapat terjadi akibat dari proses interaksi kesepakatan harga antara permintaan pembeli dengan penawaran penjual sehingga menghasilkan keseimbangan harga pasar.

Teori produksi

Hal paling dasar untuk membuat analisa biaya produksi dan tingkatan produksi adalah teori produksi.

Hal yang berhubungan dengan teori produksi dalam ekonomi mikro diantaranya adalah biaya produksi barang dan jasa, jumlah produksi yang paling optimal untuk produsen untuk mendapatkan keuntungan.

Elastisitas harga

Ruang lingkup ekonomi mikro selanjutnya adalah elastis harga, baik dalam penawaran maupun di dalam permintaan.

Arti dari elastisitas permintaan adalah dampak dari perubahan harga akibat dari besarnya jumlah permintaan barang.

Sedang elastisitas penawaran adalah pengaruh dari perubahan harga akibat dari jumlah produk yang ditawarkan.

Teori nilai guna / perilaku konsumen

Definisi dari perilaku konsumen adalah sebuah proses seorang konsumen untuk mencari, membeli, memakai, melakukan evaluasi hingga membuang barang atau jasa yang dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannnya.

Perilaku konsumen ini sering juga disebut dengan teori nilai guna barang atau jasa.

Pasar

Pasar adalah salah satu variabel penting dalam ruang lingkup ekonomi mikro.

Di dalam pasar menjadi tempat untuk pelaku ekonomi (penjual dan pembeli) bertransaksi jual dan beli

Bila dilihat persaingannya terdapat beberapa jenis pasar yaitu pasar monopoli, pasar persaingan sempurna, pasar monopolistik dan pasar oligopoli

Mekanisme pasar

Mekanisme harga adalah peristiwa yang terjadi akibat dari harga yang ada dipasar bersifat fleksibel sehingga harga dapat berubah kapanpun sesuai dengan situasi dan kondisinya.

Hal ini biasanya terjadi dalam sebuah transaksi karena biaya barang dan jasa yang ditawarkan bersifat fleksibel.

Baca juga | Pengertian Ekonomi, Prinsip Ekonomi dan Pelaku Ekonomi

Teori Ekonomi mikro

teori ekonomi mikro

Teori ekonomi mikro terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu :

1. Teori Harga

Teori harga merupakan dasar untuk melihat adanya interaksi antara penawaran dan permintaan atas sebuah produk (barang dan jasa) dalam sebuah pasar.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi ini diantaranya struktur pasar, elastisitas penawaran dan permintaan, dll.

Teori harga pada dasar membahas tentang :

  • Proses terbentuknya harga sangat dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan suatu produk dalam suatu pasar.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan penawaran dan permintaan
  • Hubungan yang terjadi antara harga pemintaan dan penawaran
  • Bentuk pasar yang ada
  • Menganalisa konsep dari elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran

2. Teori produksi

Teori produksi memiliki fungsi untuk menganalisi besarnya biaya yang diperlukan untuk melakukan kegiatan produksi dan jumlah produksi yang optimal untuk meraih keuntungan yang maksimal.

Beberapa hal yang dibahas dalam teori produksi, yaitu :

  • Permasalahan biaya produksi
  • Jumlah produksi yang dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi produsen
  • Campuran antara berbagai faktor produksi yang tersedia dan harus digunakan oleh produsen untuk mencapai tujuannya.

3. Teori distribusi

Teori distribusi adalah teori yang mempelajari tentang tingkat upah yang harus dibayarkan kepad tenaga kerja,

jumlah bunga yang harus dibayar pada pemilik modal serta tingkat kemakmuran seorang pebisnis.

Pada dasarnya teori distribusi membahas tentang :

  • Faktor yang mempengaruhi tingkat upah yang diperolah oleh tenaga kerja
  • Jumlah suku bunga yang harus dibayarkan kepada pihak pemilik modal
  • Keuntungan yang bisa di dapatkan oleh pebisnis

Baca juga | Pengertian Ekonomi Kreatif, Ciri-Ciri, Jenis dan Manfaat Ekonomi Kreatif

Peran ekonomi mikro bagi perusahaan

peran ekonomi mikro

Setelah kita memahami tentang pengertian, ruang lingkup serta teori ekonomi mikro maka selanjutnya adalah kita akan membahas mengeani peran ekonomi mikro bagi perusahaan.

Berikut beberapa contoh peranan ekonomi mikro bagi perusahaan :

1. Membantu untuk merumuskan kebijakan perusahan

Peran ekonomi mikro bagi perusahan yang pertama adalah untuk membantu perusahaan untuk merumuskan kebijakan.

Kebijakan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menganalisa kebijakan ekonomi yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang mungkin dapat mempengaruhi harga dan upah serta sistem pengaturan sumber daya.

Dengan penerapan ekonomi mikro maka perusahaan dapat merumuskan kebijakan yang sesuai dengan peraturan pemerintah serta mampu membuat inovasi untuk mencapai tujuan utama perusahaan

2. Membuat prediksi

Salah satu kunci kesuksesan sebuah perusahaan adalah kemampuannya membuat prediksi tentang tantangan yang akan dihadapi dimasa yang akan datang.

Dengan bantuan ekonomi mikro maka perusahan dapat mencari tahu bagaimana untuk mengambil langkah yang baik dan benar serta kita juga tahu hal-hal apa saja yang membuat perusahaan dapat berjalan dengan maksimal.

3. Membantu untuk pengambilan keputusan

Seiring dengan berjalannya waktu, biasanya perusahaan akan dihadapkan pada beberapa pilihan yang sulit untuk mengambil sebuah keputusan.

Pada saat perusahaan menghadapi permasalahan atau melihat bebearap peluang maka perusahaan harus dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepatu.

4. Memahami perilaku konsumen

Perusahaan sebesar apapun sudah pasti sangat membutuhkan konsumen yang membeli produk mereka.

Namun terkadang perusahaan tidak mampu memahami dan menyesuaikan diri dengan perilaku dan sifat yang dimiliki konsumen.

Oleh sebab itu, perusahaan dapat memanfaatkan ekonomi mikro untuk memahami atau untuk mengerti tentang perilaku mereka.

5. Mengetahui perputaran barang

Di dalam kegiatan ekonomi, perusahaan harus mengetahui jumlah barang yang berputar.

Bila mereka tidak mengtahui perputaran barang mereka sendiri maka hal ini dapat meningkatkan peluang terjadinya kecurangan dan kerugian perusahaan.

Perusahaan harus memiliki sistem pengawasan yang baik agar perputaran barang yang adald apat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga perusahaan bisa memperoleh keuntungan yang maksimal.

6. Membantu untuk menentukan nilai harga

Harga barang atau jasa tidak dapat ditentukan dengan semaunya oleh sebab itu dibutuhkan perhitungan yang tepat.

Perusahaan harus mempertimbangkan harga pasaran, jumlah biaya produksi, dll.

Perusahaan harus mampu menentukan nilai harga yang tepat agar mereka tidak merugikan komsumen ataupun produk perusahaan tidak laku karena harga produk yang terlalu tinggi.

Dengan bantuan ekonomi mikro, perusahaan akan mampu menentukan nilai harga dengan tepat dan optimal.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Ekonomi Mikro, Tujuan, Ruang Lingkup, Teori dan Peran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *