pengertian evaluasi

Pengertian Evaluasi, Tujuan, Fungsi, Prinsip, Tahap dan Jenis-Jenis

Posted on

Pengertian evaluasi – Evaluasi adalah bagian penting dari sistem manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Tanpa adanya evaluasi maka akan sulit diketahui bagaimana kondisi dari objek evaluasi tersebut dalam rancangan, pelaksanaan dan hasil.

Kata evaluasi merupakan kata serapan dari bahsa inggris yaitu evaluation yang berarti penaksiran atau penilaian.

Pengertian evaluasi menurut para ahli

evaluasi adalah

Beberapa ahli memiliki pandangan dan pendapat yang berbeda dalam mendefinisikan pengertian evaluasi.

Berikut beberapa pengertian evaluasi menurut para ahli :

Djaali dan Pudji (2008 : 1) 

Menurut Djaali dan Pudji (2008 : 1), pengertian evaluasi adalah proses memperhitungkan sesuatu yang berlandaskan kriteria atau tujuan yang sudah ditetapkan yang selanjutnya diiringi dengan pengambilan keputusan atas obyek yang dievaluasi.

Ahmad (2007 : 133)

Menurut Ahmad (2007 : 133), pengertian evaluasi adalah proses sistematis untuk menentukan nilai sesuatu (ketentuan, kegiatan, keputusan, unjuk kerja, proses, orang, obyek,dll) berdasarkan kriteria tertentu melalui penilaian.

Arikunto dan Cepi

Menurut arikunto dan Cepi, pengertian evaluasi adalah aktivitas pengumpulan data tentang bekerjanya sesuatu, dan kemudian data tersebut digunakan untuk memastikan alternatif yang tepat ketika mengambil keputusan.

Uzer (2003; 120)

Menurut Uzer, pengertian evaluasi adalah sebuah proses yang ditempuh oleh seseorang untuk mendapatkan informasi yang berguna untuk menentukan dua hal atau lebih alternatif yang di inginkan.

Crawford (2000: 13)

Pengertian evaluasi menurut Crawford adalah suatu proses yang dilakukan seseorang untuk melihat sejau apa keberhasilan suatu program

Berdasarkan pengertian evaluasi menurut para ahli diatas maka dapat disimpulkan yaitu evaluasi adalah suatu proses yang d lakukan oleh seseorang untuk memandang sejauh mana keberhasilan suatu program.

Tujuan Evaluasi

tujuan evaluasi

Evaluasi secara umum memiliki tujuan meningkatan kualitas program, melakukan penilaian, memberikan kepuasan pada kinerja serta menganalisa setiap hasil yang sudah direncanakan.

Tujuan evaluasi ini sudah dikemukakan dibahas di bahas oleh beberapa pakar.

Berikut tujuan evaluasi menurut para ahli:

Hawe et al (1998)

Menurut Hawe et al (1998), tujuan evaluasi adalah menilai dari pencapaian program, memberi penilaian kepuasan tujuan, menilai aktivitas program,menilai tampilan komponen dan program.

Suprihanto

Menurut Suprihanto, ada 3 (tiga) tujuan dari evaluasi yaitu:

  • Sebagai alat untuk memperbaiki dan merencanakan program di masa depan.
  • Memperbaiki penggunaan dana, sumber daya dan juga manajemen saat ini dan masa mendatang.
  • Memperbaiki penerapan serta faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program perencanaan suatu program melalui aktivitas pengecekan kembali relevansi dari program dengan perubahan yang terjadi serta mengukur kemajuan sasaran yang direncanakan.

Lavinghouze ( 2007)

Menurut Lavinghouze ( 2007), bahwa tujuan evaluasi adalah:

  • Menyediakan pertanggungjawaban aktivitas kepada publik, stakeholder, serta lembaga donor
  • Menyokong memastikan tujuan yang sudah didetetapkan pada perencanaanc. Meningkatkan program implementasi
  • Membagikan kontribusi untuk penjelasan ilmiah tentang hasil suatu program.
  • Meningkatkan pemahaman serta support terhadap masyarakat
  • Menginformasikan kebijakan

Crawford (2000: 30)

  • Menurut Crawford (2000: 30), tujuan dari evaluasi adalah :
  • Mengetahui apakah tujuan yang telah direncanakan sudah tercapai
  • Memberikan objektivitas pengamatan terhadap hasil kinerja
  • Untuk mengetahui kemampuan dan memastikan kelayakan
  • Untuk mendapatkan umpan feedback dari kegiatan yang telah dilakukan.

Pada dasarnya, tujuan akhir dari evaluasi adalah untuk memastikan bahwa kebijakan tertentu, yang telah dimulai dengan sebuah proses pengumpulan informasi yang sistematis.

Baca juga | 5 Cara Mengatasi Resiko Usaha Dalam Kewirausahaan

Fungsi Evaluasi

fungsi evaluasi

Kegiatan evaluasi memiliki beberapa fungsi yang berguna untuk pihak yang melaksanakan evaluasi ataupun pihak yang dievaluasi. Ada pula beberapa fungsi evaluasi adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Selektif

Fungsi selektif merupakan fungsi yang bisa menyeleksi seseorang apakah memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Contohnya, Ketika anda harus memutuskan seseorang diterima kerja ataupun tidak atau memastikan seseorang naik jabatan ataupun tidak, dll.

2. Fungsi Diagnosa

Fungsi diagnosa memiliki tujuan untuk mengenali kelebihan serta kekurangan seseorang dalam bidang tertentu.

Contohnya, Mencoba untuk mengenali dan mengetahui kelebihan serta kekurangan seseorang karyawan dalam bidang tertentu.

3. Fungsi Penempatan

Fungsi penempatan memiliki tujuan untuk mengenali dan mengetahui di mana posisi terbaik seseorang dalam satu bidang tertentu.

Contohnya untuk mengetahui posisi atau penempatan terbaik untuk seorang karyawan sesuai dengan bidangnya di dalam suatu industri.

4. Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Dalam hal ini, evaluasi memiliki fungsi untuk mengukur keberhasilan suatu program, termasuk metode yang digunakan, penggunaan fasilitas, serta keberhasilan pencapaian tujuan.

Baca juga | Pengertian POAC Dalam Ilmu Manajemen Terlengkap 

jenis jenis evaluasi

jenis jenis evaluasi

Berdasarkan waktu pelaksanaannya, jenis evaluasi dapat dibagi menjadi 2 (dua), yaitu :

Jenis Evaluasi Formatif

Jenis evaluasi ini dijalankan ketika pelaksanaan dan hanya fokus pada program prioritas dengan memperbaiki tujuan pelaksanaan.

Hasil evaluasi biasanya mencakup permasalahan saat pelaksanaan.

1. Jenis Evaluasi Summatif

Jenis evaluasi summatif adalah evaluasi yang dijalankan pada saat pelaksanaan dan hanya memprioritaskan pada program yang telah usai dilakukan.

Evaluasi ini bertujuan untuk menilai dari hasil pelaksanaan program yang telah dilaksanakan.

Hasil dari evaluasi summantif dapat terdiri dari pencapaian dari pelaksanaan aktivitas prioritas.

Jenis evaluasi bila dilihat dari tujuannya maka dibagi menjadi 4 (empat), yaitu :

Evaluasi formulisasi

Jenis evaluasi ini dikerjakan dengan menganalisa kembali formula yang terkait dengan penyusunan kebijalan maupun aktivitas yang telah disusun dengan metode yang tepat.

Jenis evaluasi Proses

Evaluasi ini diterapkan dengan tujuan untuk mengetahui apakah seluruh kegiatan telah sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

Jenis evaluasi biaya

Jenis evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui apakah biaya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan telah ditetapkan.

Evaluasi dampak

Menganalisa hal-hal yang terkait dengan pengaruh atau dampak yang ditimbulkan dari kegiatan yang dilakukan.

Baca juga | Tugas Manajer Dan Tanggung Jawab Dalam Perusahaan

Tahap evaluasi

 

tahap evaluasi

Pelaksanaan evaluasi pada manajemen memiliki tahap- tahap yang harus dilaksanakan.

Berikut tahap evaluasi :

1. Perencanaan.

Penilaian yang diterapkan pada tahap perencanaan dalam menetapkan prioritas dari berbagai alternatif preferensi serta possibility akan suatu tata cara dalam pencapaian tujuan.

2. Pelaksanaan.

Kegiatan evaluasi pada tahapan ini merupakan menganalisa dan memastikan tingkat pertumbuhan pada pelaksanaan kegiatan dibandingkan dengan perencanaan.

3. Setelah Pelaksanaan.

Hampir serupa pada tahap pelaksanaan tapi evaluasi pada tahap pasca pelaksanaan memiliki obyek yang berbeda untuk dianalisa. Tahapan ini membandingkan perencanaan dengan hasil penerapan.

Bagaimana imbas yang dihasilkan pada kegiatan yang sudah dilaksanakan.

Apakah setimpal dengan harapan ataupun tidak.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Evaluasi, Tujuan, Fungsi, Prinsip, Tahap dan Jenis-Jenis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *