pengertian firma

Pengertian Firma, Ciri-Ciri, Dasar Hukum, Kelebihan dan Kekurangan

Posted on

Pengertian Firma – Istilah Firma berasal dari bahasa belanda yaitu “venootschap onder firma” yang dapat diartikan sebagai serikat dagang beberapa perusahaan.

Pada dasarnya, firma adalah sebuah badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana setiap anggota bertanggung jawab secara penuh atas perusahaan.

Permodalah firma berasal dari seluruh anggota pendiri dan setiap pendapatan laba akan dibagi kepada anggota sesuai dengan perjanjian pada akta.

Pengertian firma adalah sebuah persekutuan atau perorangan yagn di dirikan untuk menjalankan perusahaan atas nama bersama para sekutu dan bertanggung jawab tidak bertasa serta sendiri kepada pihak ke tiga.

Firma sendiri dapat diartikan bersama atau sekutu yang digunakan sebagai nama perusahaan.
Kekuasaan tertinggi didalam firma terletak pada para sekutu atau seluruh anggotanya.

Setiap anggota didalam firma memiliki tanggung jawab pribadi terhadap seluruh tanggung jawab yang ada.

Hal ini berarti bahwa seluruh anggota harus ikut bertanggung jawab atas seluruh perikatan persekutuan firma walau dibuat oleh anggota lainnya.

Berdasarkan dari hal itu menyebabkan lingkungan anggota firma terbatas pada keluarga atau teman dekat yang saling percaya.

Baca juga | Pengertian Perusahaan Jasa, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan

Ciri-Ciri Firma

Perusahaan berbentuk Firma memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Tanggung jawab setiap anggota tidak terbatas atas seluruh risiko
  • Seluruh anggota atau sekutu harus berperan langsung dalam mengelola perusahaan.
  • Seluruh anggota Firma biasanya sudah saling mengenal dan saling percaya sebelumnya.
  • Firma kan bubar bila salah satu anggota berhenti atau meninggal dunia.
  • Seluruh aktivitas perusahaan akan selalu menggunakan nama bersama
  • Sebuah firma terdapat surat perjanjian yang dibuat dihadapan notaris.
  • Tanggung jawab atas kerugian tidak terbatas.
  • Setiap anggota dapat melakukan perjanjian dengan pihak lain.
  • Seluruh anggota firma memilik hak untuk menjadi pemimpin
  • Bila hutang perusahaan tidak terbayar maka setiap anggota harus melunasi hutang tersebut dengan dana pribadi.
  • Sistem keanggotaan Firma bersifat mengikat seumur hidur.
  • Seorang anggota tidak memiliki hak untuk memasukkan orang lain tanpa mendapatkan persetujuan dari orang lain.
  • Setiap anggota berhak untuk membubarkan perusahaan firma.

Menurut Drebi(1982), Karakateristik Firma adalah sebagai berikut :

Saling mewakili (Mutual Agency)

Di dalam Firma, Seluruh anggota di dalam menjalankan usaha firma adalah perwakilan dari anggota lainnya.

Bila terjadi kesalahaan seorang anggota saat menjalankan usaha maka secara tidak langsung berdampak pada anggota lainnya.

Bersifat terbatas (Limited Life)

Firma didirikan oleh beberapa anggota yang terbataskan oleh umum sehingga bila salah satu anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia maka firma yang ada tersebut otomatis bubar bila tidak ada perubahan susunan anggota.

Tanggung jawab kewajiban tidak terbatas (Unlimited Liabilty)

Tanggung jawab atas kewajiban dalam kekayaan firma tidak memiliki batas sehingga kekayaan milik pribadi anggotanya dapat terganggu.

Contohnya bila firma mengalami kesulitan keuangan dan tidak mampu membayar hutang maka kreditur dapat langsung menagih kepada setiap anggota firma.

Ownership of an Interest in a Partnership

Hal ini berarti kekayaan milik anggota sudah ditanamkan kedalam firma sebagai kekayaan bersama dan tidak dipisahkan dengan jelas.

Untuk penggunaan harta kekayaan perusahaan harus mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota.

Baca juga | Pengertian Perusahaan Perseorangan, Ciri-Ciri, Jenis Dan Syarat

Dasar Hukum Firma

Dasar hukum Firma di Indonesia telah diatur didalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) yaitu pada pasal 16 s.d pasal 35 serta beberapa ketentuan lainnya didalam KUHPerdata yang terkait (Buku III pasal 1618 – 1652 KUHPerdata).

Berikut penjelasannya :

  1. Definisi dan pengertian firma diatur didalam Pasal 16 KUHD.
  2. Tanggung jawab dan hak kewajiban persero diatur di dalam pasal 17 hingga pasal 18 KUHD.
  3. Proses pendirian firma diatur didalam pasal 22 KUHD
  4. Proses pendaftaran firma diatur didalam pasal 23 hingga pasal 29 KUHD
  5. Pembubaran firma diatur didalam pasal 30 hingga pasal 35 KUHD.

Baca juga | Pengertian Manufaktur dan Jenis Proses Manufaktur

Kelebihan dan Kekurangan Firma

Menurut Sri Wiludjeng (2006: 28), firma memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :

Kelebihan firma

Firma sendiri memiliki beberapa kelebihan berikut :

  • Tata cara pendirian perusahaan firma tertolong murah
  • Status hukum perusahaan jelas karena didasarkan pada akte otentik
  • Keuangan perusahaan menjadi lebih besar karena modal yang dimiliki merupakan gabungan modal dari beberapa orang.
  • Keputusan yang diambil akan melalui pertimangan para firma sehingga dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik.
  • Bisa dilakukan pembagian kerja atau tugas antara para firma sesuai dengan kemampuan masing-masing firma.
Kelemahan Firma

Berikut beberapa kelemahan Firma :

  • Tanggung jawab dari para sekutu tidak terbatas terhadap hutang perusahaan.
  • Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin bila salah satu anggota firma keluar.
  • Wewenang dan tugas dapat dibagi kepada beberapa orang dimana setiap anggota adalah pemilik dan juga menjadi pimpinan sehingga setiap firma memiliki kekuasaan yang sama.

Demikiannlah pembahasan singkat tentang Pengertian Firma, Ciri-Ciri, Dasar Hukum, Kelebihan dan Kekurangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *