pengertian franchise

Pengertian Franchise (Waralaba) Serta Keuntungan Franchise

Posted on

Pengertian franchise – Franchise pertama kali diperkenalkan oleh Isaac Singer (pembuat mesin jahit Singer) pada tahun 1980-an.

Pada waktu itu Isaac Singer memiliki keinginan untuk meningkatkan pendististribusian penjualan mesin jahitnya.

Kemudian metode ini di ikuti oleh John S Pemberton yang juga pendiri Coca cola dan berdasarkan sumber yang lain mengatakan bahwa General Motor Industri yang pertama kali mengikuti Singer menerapkan sistem franchise pada tahun 1898.

Metode bisnis franchise mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an yaitu dengan munculnya dealer kendaran bermotor dengan sistem pembelian lisensi.

Kemudian pada tahun 1970-an muncul sistem pembelian lisensi plus dimana franchiser (pewaralaba) tidak hanya sekedar menjadi penyalur tapi juga memiliki hak untuk memproduksi produk sehingga bisnis franchise tersebut dapat berkembang lebih cepat.

Baca juga | Usaha Makanan Ringan Kriuk yang Menguntungkan Pada Tahun 2018

Pengertian franchise (waralaba)

pengertian waralaba

Bisnis waralaba adalah bisnis yang dimiliki oleh pengusaha atau kelompok wirausaha, menawarkan produk atau layanan yang diberi label oleh perusahaan yang memberikan bantuan dalam setiap aspek bisnis, dengan imbalan kombinasi biaya tetap, ditambah biaya berdasarkan keuntungan atau penjualan.

Pemilik franchise dapat menentukan produk dan layanan yang akan ditawarkan kepada franchisee (seseorang atau perusahaan yang yang diberikan lisensi untuk melakukan bisnis dibawah merek dagang dan nama dagang pemilik waralaba).

Kata franchise sendiri berasal dari Bahasa perancis yang memilki arti hak tau kebebesan. Berdasarkan hal tersebut maka franchise dapat memiliki makna kebebasan dalam kepemilikan usaha.

Franchise atau waralaba merupakan salah satu metode untuk memperluas bisnis dengan cara mendistribusikan barang atau jasa melalui hubungan lisensi.

Didalam bisnis franchise, pemiliki waralaba akan memberikan lisensinya kepada pihak ketiga untuk menjalankan bisnis dengan merek mereka.

Berdasarkan dari pengertian diatas maka penerapan bisnis franchise tidak bisa dilakukan pada usaha yang masih baru dirintis atau masih dalam bentuk ide.

Ketika anda ingin memulai bisnis franchise maka pemilik franchise harus memiliki usaha yang sudah berjalan sehingga pemilik telah memiliki pengalaman dalam mengelola cabang.

Kesalahan yang banyak dilakukan dalam sistem franchise ini adalah banyak pemilik waralaba tidak menerapkan metode ini dengan tepat.

Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa sistem franchise adalah cara cepat untuk mendapatkan tambahan modal dari investasi yang dibayarkan oleh franchisee.

Padahal hal ini bisa berdampak buruk terhadap keberlangsungan usaha karena pemilik tidak memiliki pengalaman yang cukup atau bahkan dapat merusak reputasi merek yang telah mereka bangun.

Baca juga | Tips Usaha Sampingan yang Menguntungkan Untuk Karyawan

Keuntungan franchise (waralaba)

keuntungan waralaba

Apabila anda ingin memulai bisnis namun tidak memiliki pengalaman dalam bidang tersebut maka franchise adalah solusi terbaik.

Pada dasarnya sistem franchise adalah sebuah bisnis yang siap pakai dimana pemilik franchise akan memberikan franchise kepada anda dengan memberikan lisensi untuk menjual produk mereka.

Dengan demikian sebagai franchisee anda dapat lebih memfokuskan diri untuk mencari area atau wilayah yang strategis untuk bisnis anda.

Beberapa contoh bidang bisnis franchise :

  • Barber shop
  • Ayam goreng
  • Café
  • Dll

Keuntungan terbesar dari bisnis yang menggunakan sistem franchise adalah modal, pertumbuhan yang cepat, motivasi berbisnis, pengurangan resiko, dll.

Beberapa keuntungan bisnis franchise :

1. Permodalan

Permasalahan paling umum dihadapi dalam ekspansi bagi usaha kecil adalah kurangnya permodalan.

Bahkan banyak pengusaha kecil yang mengalami pertumbuhan bisnis yang cukup pesat tanpa di imbangi permodalan yang cukup.

Oleh sebab itu sistem franchise dapat dijadikan sebagai alternative untuk memperoleh modal dengan menawarkan keuntungan.

Satu alasan yang membuat banyak pengusaha mulai beralih pada sistem franchise karena memungkinkan mereka berkembang tanpa risiko hutang atau biaya ekuitas.

Pihak franchisee akan membuat komitmen sebagai kontrak sehingga memungkinan untuk melakukan ekspansi dengan tanpa kewajiban sehingga dapat mengurangi risiko.

Franchisee akan menyediakan modal yang diperlukan perusahaan untuk menggunakan sumber daya orang lain.
Dengan menggunakan modal orang lain maka pemilik franchise dapat tumbuh tanpa harus terbebani oleh hutang.

Baca juga | Macam-macam Usaha Franchise (Waralaba) yang Wajib Di Ketahui

2. SDM yang termotivasi

Permasalahan yang dihadapi oleh banyak pebisnis baru adalah menemukan dan mempertahankan tenaga kerja yang berkualitas.

Banyak pebisnis yang menghabiskan banyak waktu untuk sekedar mencari atau melatih SDM yang berkualitas.

Bahkan hal terburuknya adalah manajer berkualitas mereka di hired oleh pesaing dan anda tidak memiliki pengganti yang seimbang.

Dengan sistem franchise memungkinkan pemilik bisnis dapat mengatasi permasalahan ini dengan mengganti manajer tersebut.

Dengan sejumlah materi yang di investasikan untuk keberhasilan usaha tentunya para franchisee akan termotivasi untuk mengejar keuntungan.

Kombinasi beberapa faktor ini akan memberikan efek positif pada kinerja :

  • Komitmen jangka Panjang – karena sistem franchise menggunakan investasi maka mereka akan sulit untuk meninggalkan bisnis.
  • Manajemen memiliki kualitas yang lebih baik – sebagai manajer maka franchisee akan terus belajar tentang bisnsi dan memperoleh pengetahuan tentang bisnis anda sehingga dapat menjadi operator yang baik.
  • Peningkatan kualitas operasional – biasanya operator franchise memiliki kebanggaan sebagai pemilik sehingga mereka akan menjaga lokasi mereka dan juga melatih karyawan dengan lebih baik karena mereka merasa memiliki dan tidak hanya sekedar mengelola.
  • Inovasi – karena mereka memiliki andil dalam keberhasilan bisnis sehingga mereka akan selalu mencari inovasi baru untuk meningkatkan bisnis mereka.

Baca juga | Cara Memulai Bisnis Franchise ( Waralaba ) Untuk Pemula

3. Percepatan pertumbuhan

Salah satu hambatan terbesar dalam mengembangkan usaha adalah membuka sebuah unit membutuhkan waktu yang cukup lama.

Franchise merupakan salah satu cara untuk memastikan mereka dapat menguasai pasar sebelum pesaing merebut pasar.

Dengan franchise atau waralaba ini tidak hanya memungkinkan untuk penambahan keuangan bisnis tapi juga franchisee juga akan mengambil sebagian tugas untuk menjalankan bisnis.

Sistem waralaba juga memungkinkan perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan yang jauh lebih besar sehingga mereka dapat merebut pasar sebelum perusahaan besar ini merespon.

4. Mempermudah pengawasan

Di padang dari sudut manajerial, waralaba memberikan keuntungan lainnya yaitu pemilik tidak bertanggung jawab terhadap manajemen harian unit franchise.

Apabila terjadi kendala pada unit maka kendala tersebut maka akan langsung diselesaikan oleh pihak franchisee sehingga pemilik tidak bertanggung jawab atas hal tersebut.

Dengan menghilangkan tanggung jawab ini maka pemilik waralaba akan lebih berfokus pada upaya untuk memperbaiki dan mengembangkan bisnis.

5. Meningkatkan keuntungan

Dengan adanya perbaikan kualitas staf dan juga kemudahan pengawasan maka hal ini memungkinkan bisnis franchise dapat meningkatkan keuntungan.

Hal ini dikarenakan franchisee akan melakukan pemilihan lokasi, pemasaran, perekrutan, pelatihan, penggajian.
Tentunya badan dari bisnis franchise akan lebih ramping sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih menguntungkan.

6. Peningkatan valuasi

Dengan perpadauan antara pertumbuhan yang cepat, percepatan keuntungan dan peningkatan leverage organisasi maka akan membantu pemilik franchise untuk mendapatkan nilai lebih dibandingkan dengan bisnis yang lain.

Tentunya ketika anda akan menjual bisnis anda maka fakta yang ada adalah anda seorang yang sukses membentuk model pertumbuhan yang skalabel dan juga menguntungkan.

Baca juga | Tips Memilih Franchise yang Menguntungkan dan Tepat

7. Mengurangi resiko

Bisnis franchise pada dasarnya adalah mengurangi resiko bagi pemilik franchise karena franchisee bertanggung jawab untuk investasi dalam unit waralaba, membeli inventaris, mempekerjakan karyawan serta bertanggung jawab atas modal kerja untuk membangun bisnis.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Franchise (Waralaba) Serta Keuntungan Franchise.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *