Pengertian Hukum Agraria

Pengertian Hukum Agraria Menurut Para Ahli dan Tujuan

Posted on

Sebelum kita membahas tentang pengertian hukum agraria maka sebaiknya kita membahas terlebih dahulu tentang definisi agraria.

Istilah agraria dikenal dalam beberapa bahasa yaitu dalam bahasa Belanda dikenal dengan “akker” yang berarti pertanian.

Sedangkan dalam bahasa Yunani dikena dengan kata “agros” atau dapat berarti pertanian sedangkan dalam bahasa Latin dikenal dengan “ager” yang berarti sebidang tanah.

Didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti agraria adalah urusan pertanian atau tanah pertanian.

Baca juga | Pengertian Hukum Perdata Adalah, Sistematika, Azas, Objek dan Subjek

Pengertian Hukum Agraria Menurut Para Ahli

Didalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), mengartikan hukum agraria secara luas dan tidak hanya pada satu perangkat bidang hukum saja.

Hukum agraria merupakan berbagai bidang hukum yang masing-masing mengatur hak penguasaan atas sumber daya tertentu yang termasuk pengertian agraria.

Kelompok-kelompok tersebut dapat terdiri dari :

Hukum Tanah

Mengatur hak-hak penguasaan atas tanah atau permukaan bumi

Hukum Air

Mengatur semua hak atas penguasaan atas air

Hukum Pertambangan

Mengatur hak penguasaan atas bahan gailian yang dimaksud didalam Undang-Undang bidang pertambangan.

Hukum Perikanan

Mengatur hak penguasaan atas kekayaan yang tersedia didalam air

Hukum Penguasaan atas Tenaga dan Unsur Dalam Ruang Angkasa

Mengatur hak penguasaan atas tenaga dan unsur yang berada diruang angkasa sebagaimana dimaksud didalam Pasal 48 UUPA.

Berikut beberapa pengertian hukum agraria menurut para ahli :

E. Utrech

Menurut E. Utrech, hukum agraria dan hukum tanah memiliki pengertian yang sama dalam arti sempit yang meliputi bidang hukum administrasi negara.

Menurut E. Utrech, pengertian hukum agraria dan hukum tanah menjadi bagian dari hukum tata usaha negara yang bisa menguji hubungan hukum istimewa yang d jalankan agar dapat memungkinkan pejabat dapat menjalankan tugas mengurus persoalan terkait agraria.

Subekti / Tjitrosoedibjo

Menurut Subekti / Tjitrosoedibjo, hukum agraria memiliki arti yang luas dimana agraria merupakan urusan tanah dan semua hal yang berada didalammnya dan diatasnya yang telah diatur didalam UUPA LN 1969-104.

Selain itu, Hukum agraria dapat diartikan sebagai seluruh ketentuan hukum yang meliputi hukum perdata atau hukum tata negara atau hukum tata usaha negara yang mengatur hubungan antara orang termasuk badan hukum dengan bumi, air dan ruang angkasa di semua wilayah negara dan juga mengatur wewenang yang bersumber pada hubungan tersebut.

Mr.Boedi Harsono

Menurut Boedi Harsono, arti hukum agraria adalah kaidah hukum yang mengatur bumi, air dan pada batas-batas tertentu serta ruang angkasa dan juga kekayaan alam yang berada didalam bumi baik itu tertulis atau tidak tertulis.

Bachsan Mustafa SH

Menurut Bachsan Mustafa SH, arti hukum agraria adalah himpunan peraturan yang mengatur para pejabat pemerintah dalam menlakukan tugas dalam bidang keagamaan.

Baca juga | Pengertian Hukum Bisnis Adalah, Tujuan, Fungsi dan Sumber

Tujuan Hukum Agraria

Berikut adalah beberapa tujuan dari hukum agraria, yaitu :

  • Menjadi dasar untuk menyusun hukum agraria nasional agar menjadi alat membawa kemakmuran dan keadilan bagi negara dan rakyat terutama para petani.
  • Menjadi dasar untuk mengadakan kesatuan dan kesederhanaan yang ada pada hukum pertanahan.
  • Memberikan kepasatian hukum terkait dengan hak atas tanah bagi semua warga negara.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Hukum Agraria Menurut Para Ahli dan Tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *