Pengertian Hukum Internasional

Pengertian Hukum Internasional Adalah, Tujuan, Asas, Sumber dan Bentuk

Posted on

Pengertian Hukum Internasional – Hukum internasional merupakan salah satu materi yang sering dibahas dan didalamnya juga terdapat berbagai sub bahasan yang biasa dibahas.

Mulanya, hukum internasional didefinsikan sebagai perilaku dan hubungan antara negara namun pada akhirnya hubungan internasional lebih kompleks kemudain pengertiannya meluas.

Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian hukum internasional menurut para ahli :

Grotius (Hugo de Groot)

Menurut Grotius, pengertian hukum internasional adalah seperangkat prinsip hukum dan biasanya didalam hubungan antara negara-negara.

Hubungan antar negara ini ini di landaskan pada kehendak yang bebas dan persetujuan seluruh anggota untuk kepentingan bersama.

Sugeng Istanto

Menurut Sugeng Istanto, pengertian hukum internasional adalah perangkat ketentuan hukum berlakunya di pertahankan oleh masyarakat internasional.

Oppenheimer

Pengertian hukum internasional menurut Oppenheimer adalah hukum yang muncul dari dalam masyarakat internasional dan perjanjian pelaksanaannya dijamin dengan kekuatan dari luar.

Brierly

Menurut Brierly, definisi hukum internasional adalah perangkat aturan atau prinsip untuk menjalankan hal yang mengikat negara beradap didalam hubungan mereka satu sama lainnya.

Dr. Mochtar Kusumaatmadja

Seluruh aturan hukum internasional atau prinsip yang mengatur hubungan berkecil atau masalah yang melewati batas nasional.

Charles Cheny hyde

Menurut Charles Cheny hyde, definisi hukum internasional adalah seperangkat hukum yang sebagiannya terdiri dari prinsip dan aturan yang harus di taati oleh negara.

Oleh sebab itu, hukum internasional ini wajib ditaati saat hubungan antara satu sama lainnya.

Baca juga | Pengertian Hukum Adalah, Tujuan, Fungsi, Ciri-Ciri dan Jenis

Tujuan Hukum Internasional

Secara umum, hukum internasional memiliki beberapa tujuan :

  • Menyepakati suatu topik umum yang terkait dengan hubungan permasalahan hukum
    internasional.
  • Membentuk sistem hukum secara terorganisir pada hubungan internasiona dengan selalu memperhatikan aturan hukum.

Baca juga | Pengertian Traktat, Macam-Macam dan Hal yang Membatalkan

Asas Hukum Internasional

Berikut adalah beberapa asas hukum internasional :

Asas Teritorial

Definisi dari asas teritorial merupakan asas yang dilandaskan kepada otoritas suatu negara didalam wilayahnya.

Sebuah negara dapat menjalankan hukum tersebut pada orang atau property didalam wilayahnya.

Akan tetapi, semua individu atau benda diluar wilayahnya harus pada patuh pada hukim internasional atau hukum asing.

Asas Kepentingan Umum

Asas kepentingan umum ini dapat didefinisikan sebagai suatu asa yang dilandaskan kepada otoritas negara dengan mengatur serta melindungi kehidupan masyarakat umum.

Hal ini dapat berarti bahwa negara harus bisa melakukan adaptasi terhadap semua keadaan atau peristiwa yang terkait dengan kepentingan publik sehingga hukum tidak terkait dengan batas wilayah sebuah negara.

Asas Kebangsaan

Pengertian asas kebangsaan adalah suaut asas yang berlaku didalam negara untuk setiap warga negaranya, terlepas dari keberadaan mereka diluar negeri, perlakuan hukum dari negara asal tetap berlaku.

Hal ini dapat diasumsikan bahwa seorang yang menjalankan kejahatan diluar negeri maka akan diatur hukum negara asal.

Baca juga | Pengertian Sistem Hukum Adalah, Macam Macam, dan Unsur Unsur

Sumber Hukum Internasional

Secara umum, sumber hukum interbasional dapat dibedakan menjadi 2 (dua) hal :

  • Sumber hukum Materiil : Semua hal yang membahas tentang dasar-dasar berlakunya hukum sebuah negara
  • Sumber hukum formal : sumber-sumber asal untuk mendapatkan atau menemukan ketentuan hukum interbasional.

Atas dasar dari Pasal 38 Piagam Mahkamah Internasional maka sumber hukum formal dapat terdiri dari :

  • Perjanjian Internasional (Traktat)
  • Semua kebiasaan internasional yang telah terbukti didalam praktik umum dan di terima menjadi hukum.
  • Asas umum hukum yang telah diakui oleh negara beradab
  • Yurisprudency : keputusan yang berasal dari hakim hukum internasional yang sudah terdapat kekuatan hukum tetap.
  • Doktrin : pendapat yang dikeluarkan oleh para ahli hukum internasional

Baca juga | Pengertian Hukum Perdata Adalah, Sistematika, Azas, Objek dan Subjek

Bentuk Hukum Internasional

Terdapat beberapa bentuk dari hukum internasional khususnya yang berlaku pada bagian dunia tertentu :

Berikut beberapa contoh bentuk hukum internasional, yaitu :

Hukum Internasional Regional

Bentuk hukum internasional regional merupakan bentuk hukum yang berlaku pada daerah lingkungan yang terbatas.

Hukum Internasional khusus

Bentuk hukum internasional khusus merupakan bentuk hukum internasional yang berlakukan khusus pada negara tertentu seperti konvensi Eropa terkait dengan HAM.

Perbedaan kedua bentuk hukum internasional diatas adalah pada pertumbuhannya dimana “regional” tumbuh dengan hukum kebiasaan dan pada hukum internasional khusus tumbuh dengan perjanjian internasional multilateral.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Hukum Internasional Adalah, Tujuan, Asas, Sumber dan Bentuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *