Pengertian Hukum

Pengertian Hukum Adalah, Tujuan, Fungsi, Ciri-Ciri dan Jenis

Posted on

Pengertian Hukum – Secara umum, hukum memiliki cakupan yang sangat luas karena hukum mengatur seluruh bidang kehidupan manusia.

Tidak hanya mengatur masyarakat sebuah bangsa akan tetapi mengatur masyarakat dunia yang terus mengalami perubahan dn perkembangan.

Perubahan dan perkembangan ini sering menyebabkan terjadinya perubahan dari definisi hukum dari masa ke masa.

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian hukum menurut para ahli :

S.M. Amin

Hukum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan peraturan yang terdiri norma-norma serta sanksi yang dikatakan sebagai hukum dan tujuan dari hukum tersebut adalah untuk menciptakan ketatatertiban pergaulan manusia sehingga dapat terjadi keamanan dan ketertiban .

J.T.C. Simorangkir dan Woerjono Sastropranoto

Arti hukum merupakan peraturan yang memiliki sifat memaksa yang bisa menentukan tingkah laku manusia pada lingkungan masyarakat yang di ciptakan oleh badan resmi (pihak berwajib) dan pelanggaran terhadap peraturan tersebut dapat berdampak diambil tindakan dengan hukuman tertentu.

M.H. Tirtaatmadjaja

Menurut M.H. Tirtaatmadjaja, pengertian hukum adalah seluruh aturan atau norma yang harus diikuti dalam tingkah laku serta tindakan didalam pergaulan hidup dengan ancaman untuk mengganti kerugian bila melanggar aturan tersebut dapat membahayakan diri sendiri atau harta. seperti orang yang kehilangan kemerdekaannya didenda, dll.

Utrecht

Menurut Utrecht, pengertian hukum adalah himpunan peraturan peraturan (perintah, dan larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan harus ditaati oleh masyarakat itu.

Abdul Muhni

Hukum merupakan sistem yang paling penting untuk melaksanakan serangkaian kekuasaan kelembagaan dan bentuk penyalah gunaan kekuasaan pada bidang politik, ekonomi dan masyarakat pada berbagai cara bertindak sebagai perantara utama didalam hubungan sosial antara masyarakat pada kriminalisasi didalam hukum pidana.

Plato

Menurut Plato, pengertian hukum adalah sistem peraturan-peraturan yang teratur dan tersusundengan baik yang mengikat masyarakat.

Aristoteles

Menurut Aristoteles, hukum hanya sebagai sekumpulan peraturan yang tidak hanya mengikat masyarakat akan tetapi juga hakim.

Austin

Menurut Austin, hukum merupakan peraturan yang di adakan untuk memberi bimbingan kepada makhluk yang berakal oleh makhluk yang berakal yang berkuasa atasnya.

Bellfroid

Menurut Bellfroid, hukum yang berlaku di dalam sebuah masyarakat mengatur tata-tertib masyarakat itu atas dasar kekuasaan yang ada pada masyarakat.

EM. Mayers

Hukum merupakan seluruh aturan yang memiliki pertimbangan kesusilaan yang ditunjukkan pada tingkah laku manusia didalam masyarakat dan juga dijadikan sebagai pedoman bagi penguasa negara untuk menjalankan tugasnya.

Selain beberapa pengertian para ahli diatas, berikut beberapa pengertian hukum menurut para ahli dilihat dari bidangnya :

  • Ceorg Frenzel yang berpaham sosiologi menyatakan hukum hanya merupakan suatu rechtgewohnheiten.”
  • Holmes berpaham realis mendefinisikan hukum sebagai apa yang diramalkan akan diputuskan oleh pengadilan.
  • Paul Bohannan yang berpaham antropologis mendefinisikan hukum sebagai suatu himpunan kewajiban yang telah di lembagakan dalam pranata hukum.
  • Karl Von Savigni (berpaham Historis) menyatakan bahwa keseluruhan hukum sungguh-sungguh bisa untuk dibentuk melalui kebiasaan serta perasaan kerakyatan yaitu dengan menjalankan kekuasaan diam-diam.
  • Emmanuel Kant (berpaham hukum alam) mendefinisikan hukum sebagai semua keadaan dimana terjadinya kombinasi antara keinginan pribadi dengan keinginan pribadi orang lain sesuai dengan hukum umum tentang kemerdekaan.
  • Hans Kelsen yang berpaham positivis, hukum adalah suatu perintah memaksa terhadap tingkah laku manusia.

Baca juga | Arti MoU : Pengertian, Jenis-Jenis, Tujuan, Ciri-Ciri dan Manfaat

Tujuan Hukum

Secara umum, tujuan hukum adalah untuk menciptakan ketertiban, kedamaian, kesejahteraan dan ketentraman pada kehidupan masyarakat yang bersifat universal.

Dengan keberadaan hukum didalam kehidupan maka semua perkara dapat digunakan melalui pengadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berikut adalah beberapa tujuan hukum, diantaranya adalah :

  • Mengelola interaksi antara manusia didalam kehidupan manusia
  • Mengupayakan kemakmuran semua anggota masyarakat
  • Menjamin adanya kebahagiaan, keamanan dan kenyamanan bagi setiap individu dalam masyarakat.
  • Menjalankan serta mewujudkan keadilan sosial untuk semua masyarakat.
  • Memberikan petunjuk pada hubungan interaksi untuk setiap anggota masyarakat
  • Sarana penegak didalam proses pembangunan

Menurut Sudikno Mertokusumo, tujuan utama dari hukum adalah menciptakan tatanan masyarakat yang tertib, menciptakan adanya ketertiban serta keseimbangan.

Menurut Soejono, hukum di bentuk memiliki tujuan tertentu yaitu sebuah keinsafan masyarakat yang dimasukkan kedalam hukum sebagai sarana pengendali dan pengubah agar terciptakedamaian dan ketenteraman didalam masyarakat.

Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto menyatakan bahwa tujuan dari hukum adalah menciptakan kedamaian hidup antar pribadi yang terdiri ketertiban ekstern antar pribadi dan ketenangan intern pribadi.

Baca juga | Pengertian Hukum Tata Negara Adalah, Tujuan dan Ruang Lingkup

Unsur-Unsur Hukum

Berikut adalah beberapa unsur-unsur didalam hukum :

  • Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat
  • Di adakan oleh badan resmi yang berwajib
  • Peraturan yang memiliki sifat memaksa
  • Sanksi tegas terhadap pelanggaran peraturan itu

Ciri-Ciri Hukum :

Berikut adalah beberapa ciri hukum, yaitu :

  • Adanya perintah dan atau larangan
  • Perintah dan atau larangan tsb harus patut ditaati

Baca juga | Pengertian Hukum Pidana Adalah, Tujuan dan Fungsi

Fungsi Hukum

Berikut adalah beberapa fungsi hukum :

  • Memelihara ketertiban
  • Sarana pembangunan
  • Sarana penegak keadilan
  • Hukum sebagai sarana pendidikan masyarakat

Sedangkan menurut Lawrence M. Friedman terdapat beberapa fungsi hukum, yaitu:

  1. Berfungsi sebagai pengawasan / pengendalian sosial (social control);
  2. Menyelesaikan sengketa (dispute settlement);
  3. Merekayasa sosial (social engineering).

Theo Huijbers mengatakan bahwa fungsi hukum adalah memelihara kepentingan umum di dalam masyarakat, menjaga hak manusia serta merealisasikan keadilan didalam kehidupan bersama.

Menurut Peters yang dikutip oleh Ronny Hanitiyo Soemitro, menyatakan bahwa fungsi hukum itu memiliki 3 (tiga) perspektif, yaitu:

  • Pertama, Perspektif kontrol sosial daripada hukum dan Tujuan ini sering dikatakan sebagai tujuan dari sudut pandang seorang polisi terhadap hukum (the policemen view of the law).
  • Kedua, perspektif social engineering yang dapat dikatakan sebagai tinjauan yang dogunakan pejabat (the officials perspective of the law) dan yang menjadi pusat perhatiannya adalah apa yang diperbuat oleh pejabat atau penguasa dengan hukum.
  • Ketiga, perspektif emansipasi masyarakat daripada hukum dan didalam perspektif ini adalah tinjauan dari bawah terhadap hukum (the bottom’s up view of the law) dan juga dapat pula disebut perspektif konsumen (the consumer’s perspective of the law).

Baca juga | Pengertian Hukum Perdata Adalah, Sistematika, Azas, Objek dan Subjek

Jenis-Jenis Hukum

Cakupan yang sangat luas maka hukum dapat dibagi menjadi menjadi beberapa jenis, yaitu :

Jenis Hukum dilihat dari cara mempertahankannya

Berikut adalah macam-macam hukum cara mempertahankannya :

  • Hukum material ; sebuah peraturan yang isinya terkait dengan perintah dan larangan tentang hubungan serta kepentingan tertentu.
  • Hukum formal : hukum yang isinya terkait dengan pelaksanaan hukum material.
Jenis hukum dilihat dari Sifatnya

Berikut adalah macam-macam hukum dari sifatnya :

  • Hukum yang mengatur : Bila ada pihak yang terkait memiliki peraturan sendiri maka hukum dapat diabaikan.
  • Hukum yang sifatnya memaksa : hukum yang sifatnya mutlak dan tidak bisa di ganggu apapun kondisinya.
Jenis Hukum dilihat dari Wujudnya

Berikut adalah macam-macam hukum dilihat dari wujudnya :

  • Hukum subjektif : hukum disebut juga dengan hak karena hanya berlaku pada pihak tertentu saja.
  • Hukum objektif : hukum yang berlaku secara umum pada sebuah negara.
Jenis Hukum dilihat dari Isinya

Berikut adalah macam-macam hukum dilihat dari isinya :

  • Hukum publik : hukum yang berhubungan dengan kepentingan umum yang terkait dengan hubungan diantara setiap individu. Contoh dari beberapa hukum diantaranya adalah hukum tata negara, hukum administrasi negara, dan hukum pidana.
  • Hukum privat : hukum yang isinya terkait dengan hubungan antara individu berdasarkan kepentingannya. Contohnya adalah hukum dagang, hukum sipil, dan hukum perdata.
Hukum dilihat dari Sumbernya

Berikut adalah macam-macam hukum dilihat dari sumbernya :

  • Hukum undang-undang yang tercantum pada peraturan perundang-undangan.
  • Adat : hukum yang berdasarkan kepada kebiasaan yang ada di sebuah daerah.
  • Traktat : hukum yang berbentuk sebuah perjanjian pada bidang keperdataan antara dua negara atau lebih.
  • Yuris prudensi : hukum yang memiliki dasar pada keputusan hakim terdahulu untuk menyelesaikan kasus yang sama.
  • Doktrin: hukum yang diciptakan berdasarkan pendapat para ahli hukum dan disepakati oleh semua pihak serta dibentuk dalam suatu pernyataan.
Hukum dilihat dari Bentuknya

Berikut adalah macam-macam hukum dilihat dari bentuknya :

  • Hukum tidak tertulis : hukum tidak tertulis secara sah namun berlaku serta di taati di suatu masyarakat.
  • Hukum tertulis : semua peraturan yang masuk dalam kitab perundang-undangan negara.
Jenis Hukum Dilihat dari Tempatnya

Berikut adalah jenis-jenis hukum dilihat dari tempatnya :

  • Hukum internasional : hukum yang berhubungan dengan peraturan mengenai hubungan antara negara yang meliputi dunia internasional.
  • Hukum nasional : hukum yang hanya berlaku pada wilayah tertentu dalam suatu negara.
Jenis Hukum Berdasarkan Waktu

Berikut adalah jenis hukum dilihat dari waktunya :

  • Ius constituendum : hukum yang dapat diharapkan untuk berlaku pada masa yang akan datang.
  • Ius constitutum : hukum positif yang berlaku pada masa sekarang dalam masyarakat di daerah tertentu.
  • Hukum asasi : hukum alam yang berlaku baik pada semua tempat dan juga dalam segala waktu.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Hukum Adalah, Tujuan, Fungsi, Ciri-Ciri dan Jenis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *