pengertian jasa

Pengertian Jasa Adalah, Karakteristik atau Ciri-Ciri dan Contoh

Posted on

Pengertian jasa secara umum adalah pemberian kinerja atau tindakan yang tidak terlihat dari satu pihak kepada pihak lainnya.

Pengertian Jasa Menurut Para Ahli

Para ahli banyak memberikan definisi tentang pengertian jasa sesuai dengan sudut pandang mereka masing-masing.

Kotler dan Keller

Menurut Kotler dan Keller di dalam Suprapto (2011: 227) menyatakan bahwa pengertian jasa adalah tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain dengan prinsip intangible dan tidak terjadi perpindahan kepemilikan.

Rambat Lupiyoadi (2013: 5)

Menurut Rambat Lupiyoadi, pengertian jasa adalah segala kegiatan ekonomi yang hasilnya tidak berupa produk dalam bentuk fisik atau kontruksi.

Biasanya produk tersebut dapat dikonsumen disaat yang sama dengan waktu dihasilkan dan dapat memberikan nilai tambah.

Christian Gronross

Pengertian jasa menurut Christian Gronross adalah sebuah proses yang dapat terdiri dari serangkaian kegiatan yang berwujud akan tetapi selalu terjadi pada interaksi antara pelanggan dengan layanan karyawan atau sumber daya fisik atau penyedia sistem yang disediakan sebagai solusi permasalah pelanggan.

Adian Payne

Pengertian jasa menurut Adrian Payne adalah aktivitas ekonomi yang memiliki elemen (manfaat dan nilai) intangibel yang terkait dengannya.

Hal ini juga dapat melibatkan interaksi dengan pelanggan atau dengan barang-barang namun tidak menghasilkan perpindahan kepemilikan.

Djaslim Saladin (2004: 134)

Definsi dari jasa menurut Djaslim Saladin adalah kegiatan atau manfaat yang di tawarkan oleh seseorang kepada pihak lain yang tidak memilki bentuk atau tidak berwujud serta tidak menghasilkan kepemilikan.

Proses produksinya dapat memiliki kemungkinan atau tidak memiliki kemungkinan dengan suatu produk fisik.

Berdasarkan dari beberapa pengertian jasa diatas maka dapat disimpulkan bahawa jasa adalah proses kegiatan yang di berikan kepada konsumen yang tidak memiliki wujud dan memiliki nilai bagi konsumen karena dapat memenuhi kebutuhannya.

Mursid (1993: 116)

Pengertian jasa menurut Mursid adalah sebuah kegiatan yang bisa di identifikasi secara tersendiri dan bersifat tidak teraba untuk memebuhi kebutuhan serta terikat pada penjualan produk atau jasa lainnya.

Baca juga | Pengertian Perusahaan Jasa, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan

Ciri-Ciri atau Karakteristik Jasa

Karena jasa merupakan sesuatu hal yang tidak berwujud dan berbeda dengan produk fisik maka jasa memiliki karakterisitik.

Menurut Fandy Tjiptono (2006: 15), produk jasa memiliki karakteristik yang membedakannya dengan produk fisik, yaitu :

1. Tidak berwujud (Intangible)

Karakteristik jasa yang pertama adalah tidak berwujud yang berarti tidak terlihat, tidak dapat disentuh, dicium atau di dengar sebelum dibeli.

Konsep tidak berwujud ini dapat memilik 2 (dua) pengertian, yaitu :

  • Sesuatu yang tidak dapat di sentuh atau di rasa.
  • Sesuatu yang tidak mudah untuk di definisikan, di formalisasikan atau juga di fahami.

Pelanggan tidak dapat menilai dari kualitas jasa sebelum mereka menikmatinya sendiri dan bila pelanggan telah membeli jasa maka dia hanya dapat menggunakan, memanfaatkan atau menyewa.

Selain itu, pelanggan tidak lantas dapat memiliki jasa yang telah mereka beli sehingga mereka harus dapat menyimpulkan kualitas jasa dari tempat, orang, peralatan, bahan komunikasi, simbol dah harga.

2. Tidak dapat dipisahkan (Inseparability)

Bila produk fisik dapat diproduksi, dijual kemudian dikonsumsi sedangkan jasa akan dijual terlebih dahulu dan baru diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan.

Interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan merupakan ciri khusus di dalam pemasaran dan keduanya dapat mempengaruhi hasil jasa.

3. Bervariasi (Variability)

Sifat dari jasa sangat variabel karena merupakan nonstandarized output atau memiliki banyak variasi bentuk, kualitas serta jenis tergantung kepada siapa, kapan dan dimana saja jasa tersebut dihasilkan.

Baca juga | Pengertian Kualitas Produk Adalah, Dimensi dan Manfaat

4. Daya Tahan (Perishability)

Produk jasa merupakan komoditas yang tidak tahan lama dan tidak dapat disimpa sehingga hasil jasa tidak dapat digunakan maka jasa tersebut akan berlalu.

Dalam kasus tertentu, produk jasa dapat disimpan didalam bentuk pemesanan, peningaktan permintaan akan suatu jasa disaat sepi dan penundaan penyampaian jasa.

Sedangkan menurut Griffin (1996), menyatakan bahwa karakteristik jasa dapat terdiri sebagai berikut

a. Intangibility (tidak berwujud)

Jasa tidak bisa dilihat, di rasa, di raba, di dengar atau di cium sebelum konsumen membeli jasa tersebut.

Nilai penting dari jasa adalah nilai tidak berwujud yang dialami konsumen berbentuk kenikmatan, kepuasan dan kenyamanan.

b. Unstorablity (tidak bisa disimpan)

Produk jasa tidak pernah ada persediaan ataupun penyimpanan dari hasil produksi yang telah dihasilkan.

Ciri-ciri jasa ini juga sering disebut dengan inseparablity atau tidak dapat dipisahkan karena pada umumnya produk jasa dihasilkan dan dikonsumsi secara bersamaan.

c. Customozation (kostumisasi)

Pada umumnya produk jasa sering memiliki desain khusus yang di sesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan dari pelanggan.

Baca juga | Pengertian Mutu Adalah, Jenis, Manfaat dan Faktor yang Mempengaruhi

Contoh Jasa

Berikut adalah beberapa contoh jasa yang sering kita temui di Indonesia :

  • Laundry
  • Konsultan keuangan
  • Kursus menjahit
  • Perawatan kesehatan
  • Jasa parkir
  • Dll

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Jasa Adalah, Karakteristik atau Ciri-Ciri dan Contoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *