pengertian kemasan

Pengertian kemasan, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Tujuan Kemasan

Posted on

Pengertian kemasan – Di kehidupan modern saat ini, kemasan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat terutama barang yang terkait dengan makanan.

Ruang lingkup kemasan saat ini telah berkembang, mulai dari jenis bahan, model, bentuk dan teknoloi pengemasan yang semakin canggih.

Pada saat ini penggunaan bahan kemasan sangat bervariasi seperti bahan kertas, gelas, logam, fiber, dll.

Baca juga | Apa Itu Branding ? | Pengertian Branding Dan Pentingnya Merek dalam Bisnis

Pengertian kemasan

pengertian kemasan produk

Di Indonesia, istilah kemasan ini juga sering disebut dengan pembungkus, wadah, pengepakan.

Kemasan bukan hanya sekedar membuat produk menjadi menarik tapi juga dapat mempengaruhi banyak hal seperti mengurangi tingkat kerusakaan dalam proses pengiriman atau penyimpanan.

Kemasan adalah pembungkus produk yang berfungsi untuk mengidentifikasi, mengambarkan, melindungi, menampilkan, mempromosikan dan juga membuat produk tersebut dapat dipasarkan serta menjaganya tetap bersih.

Pengemasan adalah kegiatan mendesain dan memproduksi pembungkus atau wadah untuk produk.

Pengertian pengemasan menurut para ahli :

Menurut WJ Stanton, Definisi pengemasan adalah kelompok umum kegiatan dalam perencanaan produk yang membantu dalam merancang nilai dan memproduksi wadah atau pembungkus sebuah produk.

Menurut Pride dan Farell, Pengemasan melibatkan pengembangan wadah dan desain grafis suatu produk.

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam kemasan, diantaranya :

1. Pelabelan

Biasanya kemasan terdapat label produk yang berisikan tentang infomasi tertentu misalakan label produk makanan harus berisi informasi tentang bahan makanan dan nilai gizi.

2. Pembukaan

Apabila produk anda merupakan produk yang didistribusikan kemudian pelanggan harus bisa mencicipi atau memeriksanya maka kemasan harus mudah dibuka atau ditutup.

Atau juga produk yang tidak boleh di buka sama sekali oleh orang lain selain pembeli maka kemasannya harus dibuat sulit dibuka oleh orang lain selani pembeli,

3. Ukuran

Apabila produk akan di distibusikan dalam jarak yang jauh maka pertimbangkan ukuran besar atau berat agar tidak menambah beban dan biaya transportasi.

4. Daya tahan

Banyak produk yang biasanya mendapatkan penanganan kasar pada saat pendistribusian dari produsen hingga ke konsumen.

Bila sistem pendistribusian barang buruk maka anda harus membuat kemasan yang memiliki daya tahan yang besar sehingga dapat melindungi produk didalamnya.

Fungsi kemasan

fungsi kemasan

Fungsi paling mendasar dari kemasan adalah untuk mewadahi dan melindungi produk dari kerusakan-kerusakan, sehingga lebih mudah di simpan, di angkut dan di pasarkan.

Secara umum fungsi kemasan adalah :

  • Mewadahi dan membungkus produk pada saat pendistribusian produk dari produsen hingga ke konsumen sehingga produk tidak tercecer, terutama untuk produk cairan, pasta, butiran, dll.
  • Melindungi dan mengawetkan produk, seperti melindungi dari sinar ultraviolet, panas, kelembaban udara, benturan, kontaminasi dari mikroba yang dapat dapat merusak dan menurunkan kualitas produk.
  • Sebagai identitas sebuah produk, dimana kemasan dapat digunakan untuk alat komunikasi dan informasi dengan konsumen melalui label yang tertera di kemasan.
  • Kemasan dapat meningkatkan efisiensi misalkan untuk mempermudah penghitungan jumlah barang yang ada ketika pengiriman dan saat penyimpanan.
  • Melindungi dari pengaruh negatif dari luar dan dari dalam produk , misalkan produk yang dikemas adalah produk yang berbau dan menyengat, atau produk yang memiliki isi berbahaya seperti air keras, maka dengan mengemas produk ini dapat melindungi produk-produk yang lain dan manusia di sekitarnya.
  • Memperluas pemakaian dan pemasaran produk, contohnya penjualan sambal botol mengalami peningkatan karena penggunaan kemasan botol plastik.
  • Menambah daya tarik calon pembeli bila desain kemasan dibuat dengan menarik.
  • Sarana informasi dan iklan karena dalam kemasan kita bisa mencantumkan beberapa informasi produk dan juga promosi.
  • Memberi kenyamanan bagi pemakai karena pemakai bisa menggunakan produk dengan praktis.

Jenis-jenis kemasan

jenis-jenis kemasan

Jenis-jenis kemasan dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu berdasarkan :

1. Struktur isi

Jenis kemasan yang didasarkan pada struktur isi adalah kemasan yang dibuat sesuai dengan isi dari kemasan tersebut.

Jenis kemasan yang di dasarkan pada struktur isi dapat dibagi menjadi :

  • Primer : Pengertian kemasan primer adalah Kemasan yang langsung menjadi wadah misalkan botol minuman, bungkus makanan, dll.
  • Sekunder : Kemasan yang berfungsi untuk melindungi kemasan lainnya, contohnya kardus untuk melindungi botol minuman.
  • Tersier : Pengertian kemasan sekunder adalah kemasan yang digunakan untuk menyimpan dan melindungi barang selama proses pendistribusian.

2. Frekuensi pemakaian

Jenis kemasan dapat juga di kategorikan berdasarkan frekuensi pemakaian dan beberapa jenis kemasan ini adalah :

  • Disposible : kemasan yang hanya satu kali pemakian dan setelah pemakaian kemasan ini dibuang.
  • Multi trip : Kemasan yang dapat di pakai berkali-kali dan dapat dikembalikan kembali kepada penjual agar dapat di gunakan kembali.
  • Semi Disposable : Kemasan yang tidak dibuang karena dapat di pergunakan kembali oleh konsumen untuk kebutuhan lainnya.

3. Kesiapan pakai

Jenis kemasan juga dapat dibagi berdasarkan tingkat kesiapan pakainya, yaitu

  • Kemasan siap pakai : Jenis kemasan yang siap untuk digunakan dan bentuknya telah sempurna sejak diproduksi.
  • Kemasan siap di rakit : Jenis kemasan yang membutuhkan perakitan sebelum digunakan untuk mengisi barang.

Tujuan kemasan

tujuan kemasan

Setelah anda memahami tentang pengertian kemasan dan fungsi kemasan maka selanjutnya anda harus memahami tujuan dari kemasan.

Banyak tujuan kemasan namun pada intinya adalah kemasan bertujuan untu melindungi produk dari getaran, tekanan, suhu, guncangan, dll

Kemasan juga bertujuan melindungi produk dari debu atau udara agar tetap terjaga bersih dan tahan lama.

Dengan kemasan juga dapat mempermudah proses pengelompokan misalkan barang-barang yang besar bersama barang yang besar.

Kemasan juga dapat memberikan informasi dari produk sehingga produk tersebut dapat mudah untuk dikenali dan di fahami.

Selain itu tujuan kemasan adalah untuk memastikan kualitas produk terjamin hingga sampai dengan konsumen.

Baca juga | Tujuan Merek (Brand) Di Era Pedagangan Digital Saat Ini

Manfaat kemasan dalam pengurangan limbah

manfaat kemasan

Manfaat kemasan juga dapat membantu untuk mencegah atau mengurangi limbah produk dan memfasilitasi proses dan distribusi terpusat.

Dengan kemasan yang tepat juga dapat menjamin ketersedian barang yang aman, higienis dan tidak rusak.

Desain dan penggunaan kemasan yang benar juga dapat membantu untuk mengurangi dampak lingkungan.

Kemasan bekas juga harus dikelola dan di daur ulang dengan optimal agar menjadi sumber daya yang berharga.

Tanggung jawab untuk mendaur ulang kemasan bekas harus di tanggung oleh konsumen, pemerintah dan seluruh rantai kemasan.

Dengan kolaborasi semua pihak dapat menciptakan sistem yang dapat di integrasikan dengan sistem pengolahan limbah.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian kemasan, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Tujuan Kemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *