pengertian laporan keuangan

Pengertian Laporan Keuangan, Tujuan, Pengguna dan Karakteristik

Posted on

Pengertian laporan keuangan menurut PSAK No. 1 (2015: 1) adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan entitas.

Laporan keuangan ini menampilkan sejarah entitas yang dikuantifikasi dalam nilai moneter.

Pengertian Laporan Keuangan menurut para ahli

Berikut beberapa pengertian laporan keuangan menurut beberapa ahli :

Kieso (2007)

Pengertian laporan keuangan menurut Kieso adalah sarana yang di pergunakan oleh entitas untuk mengkomunikasikan situasi yang terkait dengan kondisi keuangan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan baik pihak internal maupun pihak eksternal.

PSAK No.1 (2015: 2)

Menurut PSAK No.1 (2015: 2), pengertian laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.

Laporan keuangan biasanya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan keuangan.

Farid dan Siswanto (2011: 2)

Menurut Farid dan Siswanto, pengertian laporan keuangan adalah informasi yang di harapkan dapat memberikan bantuan kepada pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial.

Munawir (2007: 2)

Pengertian laporan keuangan menurut Munawir adalah hasil dari proses akuntansi yang bisa di gunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan dan aktivitas perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.

Baridwan (2004: 17)

Menurut Baridwan, pengertian laporan keuangan adalah ringkasan dari proses pencatatan atau ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selam tahun buku yang bersangkutan.

Warren dan Fees (2009: 24)

Menurut Warren dan Fees, pengertian laporan keuangan adalah setelah transaksi di catat dan di ikhtisarkan maka disiapkan bag pemakai.

Laporan akuntansi yang menghasilkan informasi di sebut dengan laporan keuangan.

Kasmir ( 2012: 6)

Menurut Kasmir, pengertian laporan keuangan adalah laporan yang memberikan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam periode tertentu.

Baca Juga | Pengertian Laba, Jenis-Jenis, Unsur dan Faktor yang Mempengaruhi

Tujuan laporan keuangan

Menurut Kasmir (2012: 10), tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan perusahaan baik pada waktu tertentu ataupun pada periode tertentu.

Laporan keuangan juga dapat di susun secara mendadak sesuai dengan kebutuhan perusahaan ataupun secara berkala.

Pada dasarnya tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan kepada pihak internal ataupun eksternal perusahaan yang memiliki kepentingan dengan perusahaan.

Sedangkan menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) no 1, tujuan laporan keaungan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja keuangan dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan.

Sedangkan tujuan laporan keuangan menurut Kusnadi (2008: 28) adalah :

  • Menyediakan berbagai informasi yang terkait dengan posisi keuangan, kinerja dan juga perubahan kondisi keuangan perusahaan yang dapat bermanfaat dalam pengambilan keputusan ekonomi.
  • Menunjukkan pencapaian yang telah di capai oleh manajemen perusahaan di masa lalu sehingga pihak-pihak yang berkepentingan atas perusahaan memiliki dapat dijadikan landasan dalam pertanggung jawaban.
  • Mengetahui kelebihan, kekurangan, peluang serta tantangan yang akah dihadapi perusahaan.

Jenis-jenis laporan keuangan

Menurut Kasmir (2012: 28), jenis laporan keuangan pada dasarnya terdiri dari 5 (lima) kategori umum yaitu :

1. Neraca (balance sheet)

Neraca adalah laporan yang memberikan informasi tentang posisi keuangan pada tanggal tertentu.

2. Laporan laba rugi (income statement)

Income Statement atau Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan hasil usaha perusahaan dalam satu periode tertentu.

3. Laporan perubahan modal

Laporan perubahan modal adalah laporan yang berisi tentang jumlah dan jenis modal yang dimiliki oleh perusahaan saat ini.

4. Laporan arus kas (cash flow)

Pengertian laporan arus kas adalah laporan yang menunjukkan seluruh aspek yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan baik yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung kepada kas.

5. Laporan catatan atas laporan keuangan

Laporan catatan atas laporan keuangan adalah laporan yang memberikan informasi bila di dalam laporan keuangan memerlukan penjelasan khusus.

Baca juga | Pengertian Manajemen Keuangan, Tujuan Dan Prinsip-prinsip Dasarnya

Pengguna Laporan Keuangan

Menurut Martani (2012: 33), pengguna laporan keuangan yaitu :

1. Investor

Investor menggunakan laporan keuangan untuk menilai entitas dan kemampuan entitas membayar deviden di masa akan datang.

Selain itu, pihak Investor juga dapat memutuskan untuk melakukan pembelian atau penjualan saham entitas.

2. Karyawan

Laporan keuangan dapat memberikan informasi Kemampuan perusahaan untuk memberikan balas jasa, kesempatan kerja dan manfaat pensiun.

3. Pemberian jaminan

Memberikan informasi tentang kemampuan perusahaan untuk membayar utang danbunga yang dapat berpengaruh terhadap keputusan pemberian pinjaman.

4. Pemasok dan kreditur lainnya

Sebagai media informasi bagi pemasok dan kreditur lainnya untuk melihat kemampuan entitas membayar liabilitas pada saat jatuh tempo.

5. Pelanggan

Pelanggan dapat melihat kemampuan perusahaan entits menjamin kelangsungan hidupnya.

6. Pemerintah

Pemerintah dapat menilai bagaimana alokasi sumber daya.

7. Masyarakat

Menilai tren dan perkembangan kemakmuran entitas.

Berlandaskan dari penjelasan tentang pengguna laporan keuangan tersebut maka dapat di simpulkan bahwa banyak orang yang berkepentingan terhadap laporan keuangan baik investor, karyawan, pemerintah, dll.

Baca juga | Ruang Lingkup Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

Karakteristik Kualitatif Informasi dalam Laporan Keuangan

Karakteristik Kualitatif Informasi dalam Laporan Keuangan menurut SAK ETAP (2013: 3) adalah sebagai berikut :

1. Dapat di pahami

Kualitas informasi yang penting untuk di sajikan dalam keuangan adalah kemudahannya untuk di pahami oleh pengguna.

Pengguna disini adalah masyarakat yang mengerti tentang ekonomi dan keuangan.

2. Relevan

Kualitas informasi yang ada di dalam laporan keuangan harus relevan dan bisa mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna dengan membantu mereka untuk mengevaluasi peristiwa di masa lalu, masa kini dan masa mendatang, menegaskan serta mengoreksi hasil evaluasi di masa lalu.

3. Materialitas

Informasi bisa di anggap sebagai material apabila terjadi kelalaian untuk mencantumkan atau kesalahan pencatatan informasi sehingga mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna yang di ambil yang berlandaskan pada laporan keuangan tersebut.

4. Keandalan

Informasi memiliki kualitas yang handal apabila bebas dari kesalahan material dan di sajikan dengan jujur atau secara wajar.

5. Pertimbangan sehat

Pertimbangan sehat adalah pertimbangan yang dilakukan dengan unsur kehati-hatian ketika akan melakukan pertimbangan yang di butuhkan di dalam situasi yang tidak pasti sehingga aset atau penghasilan tidak di sajikan lebih tinggi dan kewajiban atau beban tidak di sajikan lebih rendah.

6. Kelengkapan dapat diandalkan

Informasi dalam laporan keuangan harus lengkap di dalam batasan materialitas dan biaya.

Kesengajaan untuk tidak mengungkapkan dapat mengakibatkan informasi menjadi tidak benar atau menyesatkan.

Hal ini akan membuat laporan keuangan tidak bisa diandalkan dan tidak mencukupi untuk ditinjau dari relevansi.

7. Dapat di bandingkan

Pengguna harus mampu untuk membandingkan laporan keuangan entitas antar periode dengan tujuan mengidentifikasi kecenderungan posisi dan kinerja keuangan.

Selain itu juga, pengguna harus bisa membandingkan laporan keuangan antar entitas untuk mengevaluasi posisi keuangan, kinerja dan juga perubahan posisi keuangan secara relatif.

8. Tepat waktu

Tepat waktu ini terdiri dari penyediaan informasi laporan keuangan dalam jangka waktu pengambilan keputusan.

Apabila terjadi penundaan dalam pelaporan maka informasi yang di sajikan akan kehilangan relevansinya.

9. Adanya keseimbangan antara biaya dan manfaat

Manfaat informasi seharusnya dapat melebihi biaya persediaannya.

Berlandaskan dari penjelasan tentang karekteristik kualitatif informasi dalam laporan keuangan maka dapat di simpulkan bahwa karakteristik kualitatif informasi dalam laporan keuangan adalah dapat di pahami, relevan, materialitas, keandalan, pertimbangan sehat, dll.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Laporan keuangan, tujuan, pengguna dan karakteristik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *