Pengertian Layanan Purna Jual

Pengertian Layanan Purna Jual Adalah, Dimensi dan Strategi

Posted on

Pengertian Layanan Purna JualAfter sales service atau layanan Purna Jual adalah jasa pelayanan seperti perbaikan, penyediaan suku cadang, dll yang diberikan oleh perusahaan atau penjual untuk konsumen setelah produk dibeli dalam jangka waktu tertentu.

Perusahaan harus dapat menentukan bagaimana menawarkan jasa setelah penjualan misalkan jasa pemeliharaan dan perbaikan serta jasa pelatihan kepada pelanggan.

Pada umumnya, layanan purna jual dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab yang diberikan penjual atas barang yang mereka jual.

Pelayanan ini dapat diberikan dalam bentuk garansi, penggantian barang rusak, pemeliharaan dan penyediaan suku cadang.

Pengertian Layanan Purna Jual Menurut Para Ahli

Berikut beberapa layanan purna jual menurut para ahli :

Tjiptono (2008)

Menurut Tjiptono, pengertian layanan purna jual adalah suatu layanan yang disediakan oleh produsen kepada konsumen setelah konsumen tersebut membeli produk dari perusahaan.

Kotler dan Armstrong (2011)

Menurut Kotler dan Armstrong, pengertian layanan purna jual adalah suatu layanan yang disediakan oleh produsen kepada konsumen setelah konsumen tersebut membeli produk dari perusahaan tersebut.

Hindle dan Thomas (Fandy Tjiptono, 2008)

Pengertian layanan purna jual Jual (after sales service) menurut Hindle dan Thomas adalah suatu layanan yang di sediakan oleh produsen kepada konsumen setelah konsumen tersebut membeli produk dari perusahaan tersebut.

Berdasarkan dari beberapa pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa layanan purna jual adalah kegiatan yang dilaksanakan setelah penyerahan produk kepada konsumen atas pembeliannya selama konsumen terdapat ikatan atau layanan atau hubungan dalam berbagai kegiatan.

Baca juga | Pengertian Penjualan, Fungsi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Tahapan

Dimensi Layanan Purna Jual

Menurut Philip Kotler (2008), layanan purna jual memiliki beberapa unsur yaitu :

1. Garansi

Garansi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menjalankna layanan purna jual.

Menurut Thomas A. Gannon dalam Philip Kotler, garansi dapat digunakan untuk meyakinkan konsumen bahwa produk dalam keadaan baik atau bebas dari kerusakan akibat dari ketidak telitian pengerjaan atau penggunaan material yang kurang baik yang berlaku untuk jangka waktu tertentu.

2. Penyediaan Spare Part

Menyediakan suku cadang di dalam menjalankan layanan purna jual adalah penting sebab tanpa adanya suku cadang untuk produk rusak komponennya tidak berfungsi atau tidak bisa di pakai kembali.

Penyediaan asesoris adalah memegang peran penting dalam usaha memuaskan konsumen yang akhirnya mempertahankan loyalitas pelanggan.

3. Pelayanan Pemeliharaan dan Perbaikan

Pelayanan, pemeliharaan dan perbaikan dibutuhkan bila produk memiliki masa konsumsi yang lama dan membutuhkan perawatan yang teratur.

Hal ini agar produk selalu berfungsi dengan baik dan juga melakukan perbaikan atas kerusakan yang terjadi pada produk tersebut selama pemakaiannya.

4. Fasilitas dan Perlengkapan

Fasilatas dan perlengkapan produk adalah sarana untuk melakukan layanan purna jual.

Peralatan serta perlengkapan canggih bisa menentukan kelancaran pelayanan petugas dalam menjalankan pemeliharaan dan perbaikan produk yang dibeli konsumen.

Baca juga | Pengertian Strategi Adalah, Jenis-Jenis dan Tingkatan

Strategi Layanan Purna Jual

Menurut Philip Kotler (2008) terdapat empat alternatif yang dimiliki perusahaan dalam memberikan jasa setelah transaksi penjualan, yaitu:

  • Produsen membuat perjanjian dengan distributor dan dealer untuk memberikan jasa tersebut.
  • Memberikan jasa tersebut kepada perusahaan spesialis dalam bidang tersebut.
  • Membebaskan pelanggan untuk melakukan jasa ini sendiri.

Demikianlah pembahasan Pengertian Layanan Purna Jual Adalah, Dimensi dan Strategi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *