pengertian manajemen strategi

Pengertian Manajemen Strategi Dan Proses Manajemen Strategis

Posted on

Pengertian Manajemen Strategi – Manajemen merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang dengan pesat dan telah memiliki banyak cabang seperti manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, manajemen transportasi dan juga Manajemen Strategi.

Pengertian manajemen strategi secara umum adalah sebuah proses yang menentukan perencanaan oleh manager yang di arahkan pada tujuan jangka panjang perusahaan. Proses ini juga di iringi dengan cara atau upaya untuk mencapai tujuan yang di harapkan.

Manajemen strategi ini dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk menghadapi kecepatan pasar yang terus berinovasi dan juga perubahan pola konsumen.

Manajemen strategi adalah rangkaian kegiatan untuk mengambil keputusan yang mendasar dan komprehensif . Di dalam manajemen strategi juga di tetapkan cara-cara pengaplikasian yang di buat oleh manager level atas dan harus dilaksanakan oleh pihak yang terlibat dalam perusahaan untuk mencapai tujuan.

Baca juga | Pengertian Manajemen, Fungsi Manajeman Serta Unsur Manajemen

Pengertian manajemen strategi menurut para ahli

pengertian manajemen menurut para ahli

Manajemen strategi merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk menyatukan berbagai komponen yang saling berkaitan dan mempengaruhi untuk menuju ke arah yang sama.

Hal ini di gunakan untuk menghadapi dan menyikapi berbagai perubahan yang terjadi baik secara internal ataupun eksternal.

Beberapa pengertian manajemen strategi menurut para ahli :

Husien Umar

Pengertian manajemen strategi menurut Husein Umar adalah suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategis antara fungsi yang memungkinan organisasi dapat mencapi tujuan dimasa mendatang.

Wheelan dan Hunger (strategic Management And Businnes Policy Massachuset,1995)

Manajemen strategi adalah seperangkat keputusan serta tindakan manajerial yang menentukan kinerja jangka panjang dari perusahaan.

Lawrence R. Jaunch dan William F Gluech ( Manajemen Strategi dan Kebijakan Pemerintah, 1998)

Pengertian manajemen strategi adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada penyusunan sebuah strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu tercapainya sasaran perusahaan.

Baca juga | Cara Merekrut Karyawan Baru

Tujuan manajemen strategi

Tujuan manajemen strategi adalah untuk menjalankan serta mengevaluasi keefektivitas dan keefisiensi strategi untuk mencapai tujuan.

Misalkan saja mengevaluasi kinerja serta menyesuaikan strategi dengan lingkungan dan melakukan revisi terhadap penyimpangan atau kesalahan dalam pelaksanaan strategi.

Berikut adalah 4 (empat) tujuan manajemen strategis :

1. Memberikan arah untuk mencapai tujuan jangka panjang

Tujuan manajemen yang pertama adalah memberikan arah untuk mencapai tujuan. Seperti dibahas sebelumnya fungsi manajemen akan mengarahkan semua pihak di dalam perusahaan yang mengarah pada tujuan.

Arahan manjemen ini harus di patuhi oleh semua pihak sehingga di harapkan perusahaan dapat mencapai sasaran.

2. Menjaga kepentingan banyak pihak

Manajemen strategi dapat menjaga dan mempertemukan kepentingan berbagai pihak yang terlibat dalam perusahaan.

Dengan terjaganya kebutuhan berbagai pihak ini maka di harapkan semua pihak tersebut dapat berperan dengan maksimal dalam mencapai tujuan perusahaan.

3. Mengantisipasi semua perubahan yang terjadi

Dengan manejemen strategi maka pihak manajer tingkat atas dapat mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi dengan mempersiapkan pedoman pengendalian.

Manajemen strategi akan membantu organisasi untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Kerangka inilah yang akan menjadi landasan berpikir bagi semua pihak yang berperan di perusahaan.

4. Menjadikan semua kegi atan menjadi efektif dan efisien

Tujuan manajemen yang lain adalah memastikan dan menjadikan semua kegiatan yang ada dalam perusahaan menjadi efektif dan efisien. Oleh sebab itu seorang manajer strategi harus memiliki kemampuan untuk mengatur semua sumber daya yang ada untuk bekerja secara efektif dan efisien.

Dalam pelaksanaannya tujuan manajemen strategi harus memperhatikan hal-hal

  • Selalu melaksanakan serta melakukan evaluasi dari setiap strategi secara efektif dan efisien
  • Melakukan evaluasi, meninjau kinerja, serta mengkaji ulang semua keputusan terhadap terhadap perubahan situasi. Dari hasil tersebut pihak manajer level atas akan melakukan koreksi apabila terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanannya.
  • Selalu memperbaiki manajemen strategi agar dapat menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi.
  • Memeriksa kembali kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman terhadap perusahaan.
  • Selalu melakukan inovasi terhadap produk untuk menyesuaikan dengan selera pasar.

Manfaat manajemen strategi

materi manajemen strategi

Penggunaan manajemen strategi sebagai kerangka kerja untuk menyelesaikan setiap permasalahan dalam perusahaan.

Berikut beberapa manfaat manajemen strategi bagi organisasi :

  1. Penggunaan manajemen strategi di dalam organisasi akan menghasilan keputusan terbaik.
  2. Dengan perumusan manajemen strategi dapat meningkatkan kemampuan perusahaan untuk menghadapi berbagai permasalahan.
  3. Dengan terlibatnya pihak-pihak yang terlibat seperti karyawan dalam pembuatan strategi dapat meningkatkan motivasi kerja.
  4. Penerapan manajemen strategi akan membuat perusahaan dapat mudah beradaptasi terhadap perubahan.
  5. Penggunaan manajemen strategi akan membantu perusahaan untuk mencegah berbagai kendala yang berasal dari luar maupun dari dalam.
  6. Dengan menerapkan manajemen strategi dapat meningkatkan keuntungan perusahaan di bandingkan dengan perusahaan yang tidak menerapkan manajemen strategi.

Sifat manajemen strategi

manajemen strategi

Sifat dasar dari manajemen strategi adalah selalu menyikapi terjadi perubahan lingkungan sehingga mampu mempengaruh implementasi manajemen dan selalu berupaya untuk merealisasikan tujuan yang sudah di tetapkan.

Berikut beberapa sifat manajemen strategi :

  1. Bersifat jangka panjang
  2. Memiliki sifat dinamis
  3. Manajer strategi butuh di motori oleh manajer tingkat atas
  4. Berorientasi dan mendekati masa depan
  5. Senantiasa di dorong dan di dukung dalam pelaksanaanya oleh semua sumber daya yang tersedia.

Keuntungan manajemen strategi

Menurut David (2004), manajemen strategi akan membuat organisasi menjadi lebih proaktif di bandingkan dengan reaktif untuk membentuk masa depan sehingga ini akan mempengaruhi setiap kegiatan organsiasi.

Keuntungan manajemen strategi dapat di bagi menjadi dua yaitu keuntungan finansial dan non-finansial.

Keuntungan finansial

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Miller dan Cardinal (1994) menyatakan bahwa organisasi yang memakai manajemen strategik lebih menguntungkan di bandingkan organisasi yang tidak menggunakan manajemen strategi.

Perusahaan yang memakai manajemen strategis menunjukan adanya peningkatan penjualan, keuntungan serta produktivitas.

Keuntungan non finansial

Manajemen strategi tidak hanya membantu perusahaan untuk menghindari perusahaan dari kerugian finansial.

Keuntungan non finansial juga akan didapat oleh perusahaan seperti meningkatnya kesadaran tentang ancaman dari luar perusahaan, meningkatnya pemahaman tentang strategi pesaing, meningkatkan produktivitas karyawan, dll.

Baca juga | Pengertian Manajemen Waktu

Proses Manajemen strategis

proses manajemen strategis

Proses manajemen strategis adalah pendekatan logis, objektif dan sistematis dalam menentukan tujuan perusahahaan di masa yang akan datang.

Tapi diperlukan pemisahan yang jeals antara proses manajerial dengan proses merumuskan, mengevalusai, mengimplementasikan dan mengkontrol tujuan perusahaan.

Para ahli biasanya membagi proses manajemen strategis menajadi tiga tahapan yaitu

1. Mendefiniskan kegiatan utama perusahaan serta mengembangkan visi dan misi perusahaan.

Semua organisasi harus memiliki visi, misi dan tujuan untuk menentukan arah yang akan di tuju perusahaan.

Tanpa memiliki visi, misi dan tujuan maka jalannya organisasi menjadi tidak sistematis dan perusahaan tidak akan fokus pada tujuan.

2. Menetapkan tujuan organisasi

Sebuah tujuan adalah penjabaran misi dan hal yang akan dicapai oleh organisasi atau perusahaan untuk jangka panjang.

Tujuan ini merupakan target-target kerja perusahaan menuju sasaran utama seperti produktifitas, pertumbuhnan serta keuntungan.

3. Menyusun strategi perusahaan untuk mencapai tujuan

Perumusan strategi merupakan penetapan tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan perusahaan. Contoh perumusan strategi seperti penyusunan misi, mengidentifikasi peluang dan ancaman serta mengukur kelemahan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.

Untuk menyusun strategi maka kita dapat menggunakan pendekatan SWOT.

Analisa SWOT merupakan pendekatan yang mencoba menyeimbangkan antara kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dengan peluang dan ancaman eksternal.

Kepanjangan SWOT adalah strenght (Kekuatan), weakness (kelemahan), opportunnity (peluang), dan threats (ancaman).

  • Strenght (kekuatan) adalah kondisi perusahaan mampu mengerjakan semua tugas dengan baik (diatas rata-rata perusahaan lain)
  • Weakness (kelemahan) adalah kondisi perusahaan kurang mampu melaksanakan tugasnya yang dapat disebabkan oleh sarana dan prasaran yang tidak memadai
  • Oppotunnity (kesempatan) adalah potensi yang menguntungkan dan belum memiliki pesaing
  • Threats (ancaman) merupakan keadaan perusahaan yang mengalami kesulitan yang disebabkan oleh pesaing dan jika di biarkan maka memungkinkan perusahaan akan mengalami kesulitan.
4. Penerapan dan eksekusi strategi

Di dalam penerapan strategi maka diharapkan perusahaan dapat merumuskan tujuan perusahaan, merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasi sumber daya sehingga strategi yang telah di buat dapat dilaksanakan.

Untuk menjalankan dan melakukan eksekusi strategi sangat memerlukan kerja keras dan kedisiplinan yang tinggi namun juga harus di imbangi dengan imbalan yang sepadan.

Tantangan terbesar untuk menjalankan dan melakukan eksekusi strategi adalah menyamakan persepsi antara manajer dan karyawan untuk bekerja dengan antusias untuk mencapai tujuan yang sudah di tetapkan.

5. Melakukan evaluasi

Untuk melakukan evaluasi terhadap strategi adalah proses manajemen strategis yang terakhir. Pada dasarnya untuk melakukan evaluasi terhadap manajemen strategi dapat mencakup 3 (tiga) hal, yaitu :

  • Melakukan review terhadap faktor internal dan eksternal yang menjadi dasar strategi yang sedang berlangsung.
  • Mengukur kinerja strategi yang telah dilakukan
  • Melakukan perbaikan-perbaikan atas kesalahan strategi yang terjadi.

Evaluasi terhadap strategi ini perlu dilakukan agar tujuan perusahaan dapat segera tercapai dan terealisasi.

Penutup…

Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen strategi sangat penting untuk mengantarkan bisnis mencapai tujuannya.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang Pengertian Manajemen strategi Dan Proses Manajemen Strategis.

Jika anda memiliki saran, kritik ataupun pertanyaan maka anda dapat sampaikan pada kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *