pengertian merger

Pengertian Merger Adalah | Jenis-jenis dan Proses

Posted on

Pengertian Merger Adalah – Merger merupakan salah satu strategi bagi perusahaan untuk menumbuhkan atau mengembangkan perusahaan.

Kata merger merupakan istilah yang berasal dari bahasa latin yang memiliki arti bergabung, bersama,berkombinasi sehingga menghilangkan identitas akibat dari pengabungan ini.

Berdasarkan dari hal tersebut maka definisi merger adalah penggabungan dua usaha atau lebih yang bergabung menjadi satu perusahaan sehingga menghilangkan salah satu nama perusahaan.

Pengertian merger secara umum adalah proses untuk menggabungkan dua perusahaan atau lebih menjadi satu di mana perusahaan yang melakukan merger akan mengambil atau membeli semua aset dan liabilities perusahaan yang dimerger.

Berdasarkan hal itersebut maka perusahaan yang melakukan merger akan memiliki kurang lebih 50% saham perusahaan dan perusahaan yang dimerger akan berhenti beroperasi.

Baca juga | Pengertian Konsolidasi Adalah | Arti, Tujuan, Ciri-Ciri Konsolidasi

Pengertian Merger Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian merger menurut para ahli, yaitu :

Moin (2003)

Menurut Moin, Pengertian merger adalah penggabungan dua perusahaan atau lebih yang kemudian hanya terdapat satu perusahaan yang tetap berjalan sebagai badan hukum dan yang lainnya akan menghentikan kegiatannya atau bubar.

Perusahaan yang bubar tersebut akan mengalihkan aktiva dan kewajibannya pada perusahaan yang mengambil alih sehingga perusahaan yang mengambil alih akan mengalami peningkatan aktiva.

Zaki Baridwan

Menurut Zaki Baridwan, pengertian merger adalah proses pengambil alihan saham yang dilakukan oleh perusahaan pada perusahaan lain sehingga perusahaan yang diambil alih tidak lagi berdiri sendiri dan menjadi bagian dari perusahaan yang mengambil alih.

M.E. Hitt

Menurut M.E. Hitt, Merger adalah salah satu strategi bisnis yang dijalankan dengan menyatukan dua atau lebih perusahaan yang menyetujui untuk menyatukan kegiatan operasionalnya karena mereka memiliki sumber daya dan kapasitas ebrsama sehingga dapat menciptakan keunggulan kompetisi yang kuat.

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) no. 22

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) no. 22, pengertian merger adalah proses penggabungan usaha dengan cara mengambil alih satu atau lebih perusahaan yang lain sehingga perusahaan yang di ambil alih akan dibubarkan atau dilikuidasi sehingga ekstitensinya sebagai badan hukum akan hilang dan kegiatan usaha akan dilanjutkan oleh perusahaan yang mengambil alih.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1988

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1988, pengertian merger adalah perbuatan hukum yang di lakukan oleh dua perseroaan atau lebih untuk menggabungkan diri dengan perseroan lainnya yang telah ada kemudian selanjutnya perseroan yang mengabungkan diri akan bubar.

Baca juga | Pengertian Akuisisi Adalah, Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi

Jenis-Jenis Merger

Berdasarkan dari kegiatan ekonomik, merger dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

1. Merger Horisontal

merger horisontal adalah merger antara dua perusahaan atau lebih yang bergerak dibidang industri yang sama.

Sebelum terjadinya merger perusahaan ini merupakan pesaing satu sama lain di dalam pasar atau industri yang sama.

Tujuan utama merger horisontal ini adalah mengurangi persaingan atau meningkatkan efisiensi dengan cara mengambungkan kegiatan produksi, pemasaran, distribusi, dll.

Dampak dari merger horisontal ini adalah semakin terkonsentrasinya struktur pasar pada industri tersebut.

Bila pelaku usaha sedikit maka struktur pasar akan membentuk pasar oligopoli bahkan mengarah pada pasar monopoli.

2. Merger Vertikal

Merger Vertikal adalah intergrasi yang melibatkan perusahaan yang bergerak dalam tahapan proses produksi atau operasi.

Jenis merger ini biasa dilakukan bila perusahaan yang berada pada industri hulu akan memasuki industri hilir begitu juga sebaliknya.

Tujuan merger vertikal ini adalah untuk mengintegrasikan usaha pada pemasok atau pengguna produk untuk menstabilkan pasukan dan pengguna.

Tidak semua perusahaan memiliki bidang usaha lengkap yang dimulai dari penyediaan input hingga pemasaran.

Agar ada jaminan pasokan akan berjalan dengan lancar maka perusahaan melakukan merger dengan pemasok.
jenis merger vertikal ini terdapat dua bentuk yaitu integrasi ke belakang atau kebawah dan integrasi kedepan atau ke atas.

3. Merger Konglomerat

Merger konglomerat adalah merger dua perusahaan atau lebih yang masing-masing bergerak di dalam industri yang tidak terkait.

Jenis merger ini terjadi bila perusahaan akan mendiversifikasikan bidang bisnisnya dengan memasuki dunia bisnis yang sangat berbeda dengan bisnis semula.

Bila merger konglomerat ini dilakukan oleh perusahaan secara terus menerus maka perusahaan dapat membentuk konglomerasi.

Konglomerasi ini memiliki bidang yagn beragam di dalam industri yang berbeda.

4. Merger Ekstensi Pasar

Merger ekstensi pasar merupakan merger yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan secara bersama-sama untuk memperluas area pasar.

Tujuan jenis merger ini adalah untuk mempekuat jaringan pemasaran bagi produk masing-masing perusahana.

Jenis merger ini sering dilakukan oleh perusahaan lintas negara dalam rangka melakukan ekspansi dan penetrasi pasar.

Strategi ini dijalankan dengan melakukan akses pasar luar negeri dengan cepat tanpa membangun fasilitas produksi dari awal di negara yang akan dimasuki.

Merger ekstensi pasar ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan ekspor karena memberikan fleksibilitas penyediaan produk terhadap konsumen luar negeri.

5. Merger Ekstensi Produk

Merger Ekstensi Produk adalah merger dilakukan oleh dua perusahaan atau lebih untuk meluaskan lini produk masing-masing perusahaan.

Setelah merger perusahaan dapat memberikan tawaran yang banyak sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Merger ini dilakukan untuk memanfaatkan kekuatan riset dan pengembangan masing-masing untuk mendapatkan sinergi melalui efektivitas riset sehingga produktif di dalam inovasi.

Baca juga | Bentuk Struktur Organisasi, Ciri-Ciri, Kelebihan Dan Kelemahan

Proses Dalam Merger

Merger merupakan hal yang dapat dilakukan agar perusahaan untuk memenangkan persaingan serta untuk terus tumbuh dan berkembang.

Proses merger dilakukan ke dalam beberapa tahapan kegiatan berikut, yaitu:

  • Menetapkan tujuan.
  • Melakukan identifikasi target perusahaan yang potensial untuk dimerger.
  • Melakukan seleksi calon target perusahaan merger.
  • Mengadakan kontak dengan pihak manajemen perusahaan target untuk mendapatkan informasi.
  • Mencari informasi yang dibutuhkan terutama informasi tentang kondisi keuangan perusahaan yang meliputi periode 5 tahun terakhir dan komitmen yang dilakukan perusahaan target.
  • Menetapkan harga penawaran dan cara pembiayaannya.
  • Mencari alternatif sumber pembiayaan.
  • Melakukan uji kelayakan (due diligency) pada perusahaan target.
  • Mempersiapkan dan menandatangani kontrak merger.
  • Pelaksanaan merger.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai Pengertian Merger Adalah | Jenis-jenis dan Proses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *