pengertian modal kerja

Pengertian Modal Kerja, Manfaat dan Konsep Modal Kerja

Posted on

Pengertian Modal Kerja – Di dalam menjalankan operasionalnya, setiap perusahaan membutuhkan dana untuk membiayainya.

Dana tersebut dikeluarkan dengan harapan dapat kembali pada perusahaan dan dipergunakan oleh perusahaan untuk membiayai perusahaan selanjutnya.

Pengertian Modal Kerja Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian modal kerja menurut para ahli :

Harahap (2004:288)

Menurut Harahap, pengertian modal kerja adalah aktiva lancar di kurangi utang kerja.

Modal kerja ini adalah ukuran terkait dengan kepentingan kreditur jangka pendek.

Jumingan (2006: 66)

Pengertian modal kerja menurut Jumingan adalah kelebihan dari aktiva lancar terhadap utang jangka yang pendek.

Modal kerja diartikan sebagai investasi yang ditanamkan ke dalam aktiva lancara atau aktiva jang pendek seperti kas, surat berharga, piutang, persediaan dan aktiva lancarnya.

Munawir (2010: 19)

Menurut Munawir, pengertian modal kerja adalah investasi modal perusahaan didalam aktiva lancar yang harus selalu ada untuk membiayai operasi perusahaan sehari-hari.

Baca juga | Pengertian Modal Adalah, Macam-Macam dan Sumber Modal

Manfaat Modal Kerja

Dengan tersedianya modal kerja yang cukup bagi perusahaan maka menurut Munawir (2010:116), modal kerja dapat memberikan manfaat diantaranya adalah:

  • Perusahaan dapat terlindungi terhadap krisis modal kerja akibat turunnya dari nilai aktiva lancar
  • Memungkinkan untuk dapat membayar sewa dan kewajiban-kewajiban tepat pada waktunya
  • Menjamin dimilikinya kredit standing perusahaan semakin besar dan memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat menghadapi bahaya-bahaya atau kesulitan keuangan yang mungkin terjadi
  • Perusahaan dapat memiliki persediaan dalam jumlah yang cukup untuk melayani para konsumennya
  • Perusahaan dapat memberikan kredit yang lebih menguntungkan kepada para pelanggannya
  • Memungkinkan perusahaan untuk menjalankan operasionalnya secara efisien karena tidak terdapat kesulitan untuk mendapatkan barang atau pun jasa yang dibutuhkan.

Baca juga | Pengertian Laporan Perubahan Modal, Komponen dan Penyebab

Konsep Modal Kerja

Dalam memudahkan untuk menetapkan modal kerja maka menurut Munawir (2010: 114), terdapat 3 (tiga) konsep modal kerja yang digunakan, yaitu :

1. Konsep Kuantitatif

Di dalam konsep kuantitatif ini memfokuskan pada kwantum jumlah yang dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan perusahaan untuk membiayai operasional yang bersifat rutin atau menunjukkan jumlah dana yang tersedia dalam jangka waktu yang pendek.

Pada konsep ini, modal kerja dianggap sebagai jumlah aktiva lancar (gross working capital) dan tidak mementingkan kualitas modal kerja apakah itu berasal dari pemilik, hutang jangka panjang atau hutang jangka pendek.

Sehingga modal kerja yang besar tidak dapat mencerminkan margin of safety para kreditur jangka pendek yang besar juga.

Bahkan pada konsep ini, modal kerja yang besar tidak dapat menjamin kelangsungan operasional perusahaan dimasa mendatang.

2. Konsep Kualitatif

Pada konsep ini menitik beratkan pada kwalitas modal kerja dimana didalam konsep ini pengertian modal kerja adalah kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek (net working capital).

Hal ini dapat diartikan sebagai akitiva lancar yang berasal dari pinjaman jangka panjang atau dari pemilik perusahaan.

Pengertian ini memiliki sifat kwalitatif karena dapat menggambarkan ketersediaan aktiva lancar yang lebih besar di bandingkan dengan hutang lancar (hutang jangka pendek) dan juga dapat menjelaskan margin of protection atau tingkat keamanan bagi para kreditur jangka pendek.

Selain itu, hal ini dapat menjamin kelangsungan operasional perusahaan dimasa mendatang dan juga kemampuannya untuk mendapatkan tambahan pinjaman jangka pendek.

Baca juga | Pengertian Pasar Modal, Fungsi, Jenis dan Manfaat

3. Konsep Fungsional

Di dalam konsep fungsional ini menitik beratkan pada fungsi dari dana yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki tujuan untuk mendapatkan laba dari usaha pokok perusahaan.

Pada dasarnya, dana yang dimiliki oleh perusahaan akan digunakan untuk mendapatkan laba sesuai dengan usaha

pokok perusahaan.

Tetapi tidak semua dana yang dimiliki dapat digunakan untuk mendapatkan atau menghasilkan laba di masa yang akan datang.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Modal Kerja, Manfaat dan Konsep Modal Kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *