pengertian motivasi

Pengertian Motivasi, Tujuan, Fungsi, Sumber dan Jenis-Jenis Motivasi

Posted on

Pengertian Motivasi

Pengertian motivasi – Kata motivasi berasal dari bahasa latin yaitu “Movere” yang memiliki arti dorongan atau menggerakkan.

Motivasi di dalam manajemen pada umumnya di tujukan kepada sumber daya manusia dan khususnya pada karyawan.

Di dalam manajemen, motivasi memiliki peranan yang sangat penting karena dengan adanya motivasi ini dapat menyebabkan, menyalurkan serta mendukung perilaku manusia untuk giat dalam bekerja serta memiliki rasa antusias untuk mencapai hasil yang maksimal.

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian motivasi menurut para ahli :

Robbins dan Coulter (1999: 458)

Menurut Robbins dan Coulter, pengertian motivasi adalah kerelaan melakukan usaha tingkat tinggi untuk mencapai tujuan organisasi, di persyaratkan oleh kemampuan usaha tadi untuk memuaskan kebutuhan tertentu.

Robbins (2006: 213)

Menurut Robbins, pengertian motivasi adalah proses yang ikut menentukan intensitas, arah serta ketentuan individu dalam upaya mencapai tujuan.

Samsudin (2009: 81)

Menurut Samsudin, pengertian motivasi adalah proses mempengaruhi atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok agar mereka dapat melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan.

Rivai dan Sagala (2009: 837)

Menurut Rivai dan Sagala, pengertian motivasi adalah rangkaian sikap dan nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai hal tertentu sesuai dengan tujuan individu.

Hasibuan (2010: 141)

Menurut Hasibuan, pengertian motivasi adalah hal-hal yang dapat menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia untuk mau bekerja dengan giat dan antusias untuk mencapai hasil yang maksimal.

Tujuan Motivasi

Tujuan Motivasi menurut Hasibuan (2010: 146) adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan moral serta kepuasan kerja karyawan.
  • Meningkatkan produktivitas kerja karyawan
  • Menjaga kestabilan karyawan
  • Meningkatkan kedisiplinan karyawan
  • Membuat efektif pengadaan karyawan
  • Dapat menciptakan situasi dan kondisi hubungan kerja yang baik.
  • Meningkatkan loyalitas, kreativitas serta partisipasi karyawan
  • Dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan.
  • Meningkatkan rasa tanggung jawab karyawan atas pekerjaannya.
  • Meningkatkan efisiensi pemakaian alat-alat dan bahan baku perusahaan.

Baca juga | Pengertian Komunikasi, Arti, Fungsi, Tujuan Dan Jenis-Jenis Komunikasi

Fungsi motivasi

Menurut Sardirman (2011), fungsi motivasi dapat di bagi menjadi 3 (tiga) yaitu :

  • Mendorong manusia untuk berbuat, sebagai penggerak dan motor untuk melepaskan energi. motivasi merupakan berfungsi sebagai motor penggerak dalam setiap aktivitas yang dikerjakan.
  • Menentukan arah tujuan yang hendak dicapai karena dengan motivasi dapat memberikan arah tujuan dan kegiatan yang harus dilakukan sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan.
  • Menyeleksi perbuatan yaitu menentukan tindakan apa saja yang harus dilakukan yang relevan untuk mencapai tujuan.

Baca juga | Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan Di Dalam Perusahaan

Jenis-Jenis Motivasi

Pembagian jenis motivasi dapat dilihat dari perspektif kebutuhan dan perspektif fungsional.

a. Perspektif kebutuhan

Pada dasarnya kebutuhan manusia itu bertingkat-tingkat dan individu akan puas bila dapat memenuhi kebutuhan pada taraf tertentu sebelum taraf kebutuhan tersebut di penuhi.

Berikut beberapa kebutuhan manusia :

  • Kebutuhan fisiologis : kebutuhan dasar yang harus dipenuhi sebelum kebutuhan lainnya terpenuhi seperti kebutuhan untuk istirahat, makan dan minum.
  • Jenis Kebutuhan keamanan (security) : kebutuhan akan rasa terlindungi serta terbebas dari rasa takut dan kecemasan.
  • Jenis Kebutuhan sosial : kebutuhan kash sayang seperti perasaann untuk dihargai dan dihormati oleh orang lain.
  • Kebutuhan dirinya sendiri : kebutuhan ini terkait dengan pengembangan bakat dan minat yang dimiliki manusia baik di dalam bidang pengetahuan, sosial, dll.

b. Perspektif Fungsional

Perspektif fungsional ini membagi jenis motivasi berdasarkan dari konsep motivasi sebagai penggerak, harapan dan insentif.

Jenis motivasi yang didasarkan sebagai penggeraka dalah motivasi yang dapat memberikan tenaga pada kegiatan tertentu.

Artinya kegiatan ini hanya dapat terjadi bila terdapat faktor pendororng untuk menggerakkan seluruh energi yang ada.

Motivasi yang didasarkan pada harapan adalah jenis motivasi yang memandang bahwa sesuatu pasti akan terjadi sesuai dengan harapan.

Oleh sebab itu, jenis motivasi ini dapat timbul karena adanya harapan yang dapat memuaskan kebutuhannya.

Bila seseorang tidak memiliki harapan bahwa sesuatu tersebut tidak terjadi sesuai dengan harapan maka motivasi dirinya juga akan menurun bahkan hilang.

Sedangan motivasi yang di dasarkan pada insentif adalah motivasi yang timbul karena adanya tujuan yang nyata.

Tujuan tersebut dapat berupa rasa bahagia atau senang misalkan adanya hadiah ataupun pujian.

Oleh sebab itu seseorang dapat di motivasi dengan memberikan insentif kepadanya.

Baca juga | Pengertian Kinerja dan Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Sumber Motivasi

Sumber motivasi dapat dibagi menjadi 2 (dua) golongan yaitu sumber motivasi yang berasal dari dalam diri (intrinsik) dan sumber motivasi yang berasal dari luar diri (ekstrinsik)

a. Motivasi intrinsik

Pengertian motivasi intrinsik adalah motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak membutuhkan pengaruh dari luar karena di dalam diri manusia sudah terdapat dorongan untuk melakukan sesuatu.

Oleh sebab itu, motivasi intrinsik sering juga disebut sebagai bentuk motivasi yagn dimulai atas dasar dorongan dari dalam diri.

b. Motivasi Ekstrinsik

Motivasi ekstrinsik adalah motif yagn aktif dan berfungsi karena adanya pengaruh dari luar diri.

Sumber motivasi ekstrinsik ini juga dapat dikatakan motivasi yang timbul karena dorongan dari luar yang tidak terkait dengan dirinya.

Terdapat dua faktor eksternal yang membuat karyawan menjadi puas dengan pekerjaan yang dilakukan sehingga memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik.

Dua faktor tersebut adalah :

  • Motivator yaitu berupa prestasi kerja, penghargaan, tanggung jawab, kesempatan untuk mengembangkan diri, dll.
  • Faktor kesehatan kerja yaitu berupa kebijakan perusahaan yang baik, support teknis yang memadai, gaji yang cukup memuaskan, suasana lingkungan kerja yang baik serta jaminan keselamatan kerja.

Di dalam lingkungan kerja, faktor ekstrinsik ini sangatlah domonan dalam memotivasi karyawan dibandingkan dengan faktor intrinsik.

Demikianlah pembahasan Pengertian Motivasi, Tujuan, Fungsi, Sumber dan Jenis-Jenis Motivasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *