pengertian pasar modal

Pengertian Pasar Modal, Fungsi, Jenis dan Manfaat

Posted on

Pengertian pasar modal

Pengertian pasar modal atau Capital Market merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperjualbelikan.

Contohnya seperti surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksadana, instrumen derivatif dan insturmen lainnya.

Selain itu pasar modal juga merupakan fasilitas pendanaan untuk perusahaan maupun lembanga lainnya dan juga sebagai sarana kegiatan berinvestasi.

Dengan demikian, pasar modal dapat di definisikan sebagai sarana dan prasarana aktivitas jual beli dan aktivitas lainnya yang terkait.

Pengertian Pasar Modal Menurut Para Ahli

Pasar modal memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian sebuah negara dan juga pasar modal merupakan salah satu saran yang efektif di dalam mempercepat pembangnuan negara.

Berikut beberapa pengertian pasar modal menurut para ahli :

Sunariyah (2011: 4)

Menurut Sunariyah, pengertian pasar modal adalah suatu pasar (gedung) yang dipersiapkan untuk memperdagangkan saham, obligasi serta jenis surat berharga lainnya dengan menggunakan jasa perantara pedagang efek.

Martalena dan Malinda (2011: 2)

Menurut Martalena dan Malinda, pasar modal merupakan tempat bagi berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperjual belikan baik itu obligasi, saham, reksa dana, instrumen derivatif dan instrumen lain.

Baca juga | Pengertian Pasar, Fungsi, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Pasar

Fungsi pasar modal

Menurut Nor Hadi (2013: 16), pasar modal memiliki fungsi yang sangat vital bagi pihak ingin mendapatkan keuntungan dari investasi.

Fungsi pasar modal di antaranya :

1. Fungsi pasar modal bagi perusahaan

Pasar modal dapat memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan dana yang relatif memiliki risiko investasi (Cost of Capital) yang rendah bila di bandingkan dengan sumber dana jangka pendek yang berasal dari pasar uang.

2. Fungsi pasar modal bagi investor

Pasar modal merupakan salah satu alternatif investasi bagi pemodal terutama pada instrumen pasar modal yang menawarkan likuiditas yang tinggi.

Pasar modal dapat memberikan ruang pada investor untuk mendapatkan return yang cukup tinggi.

3. Fungsi pasar modal bagi perekonomian nasional

Fungsi pasar modal yang lainnya adalah dapat mendorong dan mendukung perekonimian nasional.

Pasar modal memiliki peran yang vital untuk meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.

Baca juga | Pengertian Ekonomi, Prinsip Ekonomi dan Pelaku Ekonomi

Jenis Pasar modal

Menurut Sunariyah (2011: 12), jenis-jenis pasar modal dapat terbagi menjadi 4 (empat) kategori, yaitu :

1. Pasar Perdana (primary market)

Primary market merupakan penawaran saham dari perusahaan yang menerbitkan saham kepada investor selama waktu yang telah ditetapkan sebelum saham tersebut di perdagangkan di pasar sekunder.

2. Pasar Sekunder (Secondery Market)

Pengertian Pasar sekunder adalah perdagangan saham yang telah melalui tahapan penawaran pada pasar perdana atau pasar primer.

Di dalam pasar sekunder, saham dan sekuritas lainnya di perjualbelikan secara luas setelah melewati tahan pasar perdana.

Harga saham di dalam pasar sekunder sangat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli.

3. Pasar Ketiga (Third Market)

Pasar ketiga merupakan tempat perdagangan saham atau sekuritas lainnya di luar bursa (Over the Counter Market).

Bursa pararel merupakan sebuah sistem perdagangan efek yang sudah terorganisasi diluar bursa efek yang resmi dalam bentuk pasar sekunder yang di atur dan dilaksanakan oleh perserikatan Perdagangan Uang dan Efek dengan diawasi oleh lembaga keuangan.

4. Pasar Keempat (Fourth Market)

Pasar keempat adalah bentuk perdagangan efek antara pemodal atau pengalihan saham dari satu pemilik saham kepada pemiliki saham lainnya tanpa melalui perantara bursa efek.

Jenis transaksi yang dilakukan di dalam jenis pasar modal ini biasanya dilakukan dalam jumlah yang besar (block sale).

Baca juga | Pengertian Investasi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Risiko

Manfaat Pasar Modal

Pasar modal memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian untuk sebuah negara baik bagi perkembangan negara tersebut maupun perekembangan ekonomi masyarakat dan para pelakunya.

Berikut beberapa manfaat pasar modal, yaitu :

1. Pasar modal merupakan sarana pengalokasian dana yang efisien.

Investor dapat melakukan investasi pada beberapa perusahaan melalui pembelian efek baru yang di tawarkan atau di perdagangkan di pasar modal.

Begitu juga sebaliknya para perusahaan bisa mendapatkan dana yang dibutuhkan dengan menawarkan instrumen keuangan jangka panjang melalui pasar modal tersebut.

2. Pasar modal sebagai alternatif investasi.

Pasar modal dapat dijadikan alternatif berinvestasi dengan menawarkan keuntungan dengan sejumlah risiko tertentu.

3. Memungkinkan para investor memiliki perusahaan yang sehat

Sebuah perusahaan yang sehat dan memiliki prospek yang cerah sebaiknya tidak dimiliki oleh sejumlah orang.

Bila kepemilikian disebarkan secara luas akan mendorong perusahaan untuk terus berkembang dan menjadi lebih transparan.

4. Pelaksanaan manajemen perusahaan lebih profesional.

Dengan adanya keikutsertaan masyarakat di dalam kepemilikan perusahaan maka akan mendorong perusahaan untuk bekerja secara profesional, efisien dan berorientasi pada keuntungan.

Hal ini akan menciptakan kondisi Good Corporate Governace dan keuntungan menjadi lebih baik untuk para investor.

5. Peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya pasar modal maka perusahaan-perusahaan akan lebih mudah dalam mendapatkan modal sehingga bisa mendorong peningkatan perekonomian nasional.

Hal ini juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas serta dapat meningkatkan pendapatan negara di sektor pajak.

Baca juga | Pengertian Saham, Jenis-Jenis dan Risiko Saham

Karakteristik Pasar Modal

Dengan melihat dari pengertian pasar modal, manfaat pasar modal serta jenis-jenis pasar modal maka dapat disimpulkan bahwa pasar modal memiliki beberapa karakteristik, yaitu :

1. Dinamis

Tujuan dari investasi adalah mengharapkan terjadinya peningkatan nilai dan begitu juga yang terjadi pada pasar modal dimana nilai dari produk pasar modal akan terus berubah dari waktu ke waktu, bergerak dengan fluktuatif dan nilai tersebut akan terus bertambah.

2. Teratur

Seluruh orang atau lembaga yang menginvestasikan dananya ke dalam pasar modal haruslah mengikuti segala aturan yang berlaku dan seseuai dengan birokrasi yang telah ditentukan.

Oleh sebab itu pasar modal memiliki tingkatan yang teratur dan sistematis.

3. Atraktif

Dinamika dari nilai pasar modal merupakan salah satu hal yang menjadi daya tarik bagi calon investor.

Karena nilai yang berfluktuasi sering digunakan oleh investor sebagai momen untuk mencari keuntungan terutama bagi investor produk derivatif seperti perdagangan indeks dan valuta asing.

4. Logis

Terjadinya dinamika dan fluktuasi nilai di dalam pasar modal tidak terjadi begitu saja akan tetapi kenaikan atau penurunan nilai tersebut terjadi karena konsekuensi logis dari satu hal.

Contohnya,

Kinerja perusahaan PT Cinta Karya di nilai sangat baik dan membukukan keuntungan yang sangat tinggi, maka banyak investor yang membeli saham perusahaan PT Cinta Karya sehingga saham perusahaan tersebut over demand sehingga harga saham tersebut merangkak naik.

5. Interpedensi

Nilai produk di pasar modal tidak dapat dipengaruhi oleh faktor yang ada di sektor ekonomi saja, akan tetapi nilai produk dapat dipengaruhi oleh berbagai bidang disiplin ilmu.

Contohnya,

Faktor keamanan sebuah negara dapat mempengaruhi nilai tukar mata uang maupun situasi pasar modal secara tidak langsung.

Demikianlah pembahasan singkat terkait dengan Pengertian Pasar Modal, Fungsi Pasar Modal, Jenis Pasar Modal dan Manfaat Pasar Modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *