pengertian pendidikan karakter

Pengertian Pendidikan Karakter, Tujuan, Fungsi dan Nilai-Nilai

Posted on

Pengertian Pendidikan Karakter

Pengertian pendidikan karakter – Pada saat ini, penguatan pendidikan karakter (Character Education) sangatlah relevan untuk menanggulangi krisis moral yang menggerogoti bangsa ini.

Banyak contoh krisis moral yang terjadi saat ini diantaranya maraknya pergaulan bebas, kejahatan remaja, penyalahgunaan obat-obatan, aksi pencurian, dll,

Beberapa permasalahan sosial diatas hingga saat ini masih belum secara maksimal dapat diatasi.

Di sinilah pentingnya pendidikan karakter semenjak usia dini untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial diatas.

Baca juga | Pengertian Pendidikan, Tujuan, Fungsi dan Jenis-Jenis

Pengertian Karakter Menurut Para Ahli

pendidikan karakter adalah

Pendidikan karakter adalah salah satu pendidikan yang di anggap dapat memberikan solusi terhadap kebuntuan dalam sistem pendidikan.

Suyanto

Pengertian pendidikan karakter Menurut Suyanto adalah cara untuk berpikir dan cara berperilaku yang menjadi ciri bagi individu untuk hidup atau bekerja sama dalam lingkup keluarga, berbangsa maupun bernegara.

Kertajaya

Menurut Kertajaya, Pendidikan karakter adalah sebuah ciri khas yang dimiliki oleh sebuah benda atau individu,

Ciri khas ini mereupakan akar dari kepribadian benda atau individu tersebut dan merupakan mesin yang mendorong bagaimana seseorang bertindak, bersikap, berucap serta melakukan respon terhadap sesuatu.

T. Ramli

Menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakater memiliki makna dan esensi yang sama dengan pendidikan moral dan akhlak yang bertujuan untuk membentuk pribadi hingga menjadi manusia yang baik sebagai warga masyarakat maupun warga negara.

Thomas Lickona

Menurut Thomas Lickona, Pendidikan karakter adalah sebuah usaha yang di segaja untuk membantu seseorang hingga dia bisa memahami, memperhatikan dan melakukan nilai etika yang inti.

David Elkind & Freddy Sweet Ph.D. (2004)

Menurut David Elkind & Freddy Sweet Ph.D. (2004), pengertian karakter adalah sesuatu yang di lakukan yang dapat mempengaruhi karakter peserta didik.

Seorang guru harus dapat membantu peserta didik untuk membentuk watak atau karakternya.

Berdasarkan dari beberapa pengertian pendidikan karakter diatas maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan yang tidak hanya mengedepankan pada aspek kognitif belaka, tapi juga lebih pada proses pembinaan potensi yang ada didalam diri peserta didik.

Potensi-potensi tersebut dapat dikembangkan dengan pembiasaan sifat baik dengan cara pengajaran nilai karakter yang baik.

Baca juga | Pengertian Karakter, Jenis-Jenis, Pembentukan Karakter dan Contoh

Tujuan Pendidikan Karakter

tujuan pendidikan karakter

Penguatan Pendidikan karakter telah menjadi sesuatu hal yang penting untuk segera di terapkan baik didalam dunia pendidikan formal maupun pendidikan non formal.

Hal ini dikarenakan tujuan pendidikan karakter adalah untuk membekali peserta didik agar selalu siap untuk merespon semua dinamika kehidupan dengan rasa tanggung jawab.

Di dalam Pasal 3 UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 dinyatakan bahwa

“Fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan serta membentuk watak dan juga peradapan banga yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis dan bertanggung jawab”.

Secara operasional tujuan pendidikan karakter dalam sekolah diantaranya adalah :

  • Menjadi sarana untuk penguatan dan pengembangan nilai tertentu sehingga dapat mewujudkannya dalam perilaku yang baik.
  • Mengetahui berbagai karakter baik yang dimiliki manusia.
  • Mengoreksi perilaku peserta didik yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang telah dikembangkan sehingga dapat meluruskan berbagai perilaku negatif menjadi perilaku yang positif.
  • Membangun koneksi yang harmonis di keluarga dan masyarakat untuk berperan dan bertanggung jawab didalam pendidikan karakter.

Pada dasarnya tujuan pendidikan karakter adalah menciptakan manusia Indonesia yang seutuhnya yaitu manusia yang memiliki iman kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak serta memiliki rasa tanggung jawab di dalam menjalankan kehidupan.

Baca juga | Pengertian Manajemen Pendidikan, Tujuan, Ruang Lingkup dan Fungsi

Fungsi Pendidikan Karakter

Menurut Kementerian Pendidikan Nasional, fungsi pendidikan karakter adalah :

1. Pengembangan

Pengembangan potensi dari peserta didik untuk menjadi pribadi yang memiliki perilaku yang baik serta memiliki sikap dan perilaku yang mengambarkan budaya bangasa.

2. Perbaikan

Meningkatkan peranan pendidikan nasional yang bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi peserta didik

3. Penyaring

Fungsi pendidikan karakter terakhir adalah untuk menyaring budaya bangsa milik bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai budaya dan karakter bangsa bermartabat.

Nilai Pendidikan Nasional

nilai pendidikan karakter

Untuk mendukung pelaksanaan pendidikan karakter, Diknas mengembangkan 18 nilai dalam pendidikan karakter didalam proses pendidikan.

18 (delapan belas) nilai pendidikan karakter menurut Diknas, yaitu

1. Religius

Sikap patuh pada pelaksanaan ajaran agama sesuai dengan yang dianut, bersikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain dan rukun dengan pemeluk agama lainnya.

2. Jujur

Sikap jujur ini merupakan sebagai usaha agar membuat diri seseorang menjadi dapat dipercaya di dalam setiap perkataan, tindakan dan pekerjaan.

3. Toleransi

Selalu menghargai setiap perbedaan baik itu agama, suku, pendapat, sikap dan tindakan seseorang yang berbeda dengan dirinya.

4. Disiplin

Berperilaku tertib dan patuh terhadap ketentuan yang ada di dalam setiap tindakannya.

5. Kerja Keras

Setiap tindakan yang dilakukan selalu dilakukan dengan kerja keras untuk mencapai semua tujuannya.

6. Kreatif

Selalu berpikir untuk melakukan suatu tindakan agar dapat menghasilkan cara baru dari sesuatu yang pernah ada.

7. Mandiri

Tidak menggantungkan diri pada orang lain di dalam menjalankan setiap pekerjaan yang diberikan.

8. Demokratis

Ketika berfikir, bersikap dan juga bertindak akan selalu melihat dari hak dan kewajibanya terhadap orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu

Selalu berupaya untuk mengetahui secara mendalam sesuatu yang dipelajari, dibaca dan di dengar.

10. Semangat kebangsaan

Ketika berpikir dan bertindak selalu mengedepanklan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri sendiri atau kelompok.

11. Cinta Tanah Air

Dalam berpikir dan bertindak selalu dilandasi atas dasar cinta terhadap tanah air tercinta.

12. Menghargai Prestasi

Selalu mendorong dirinya untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga selalu menghargai prestasi yang diraih oleh orang lain.

13. Bersahabat atau Komunikatif

Menumbuhkan rasa ingins bersahabat dengan orang lain serta berkomunikasi dengan cara yang baik.

14. Cinta damai

Memupuk rasa cinta damai pada diri sendiri sehingga dapat tercipta suasana yang kondisif dan aman.

15. Gemar membaca

Selalu menumbuhkan kemauan dan keinginan untuk terus membaca berbabagai bacaaan yang dapat bermanfaat untuk dirinya.

16. Peduli Terhadap Lingkungan

Selalu berupaya untuk peduli terhadap lingkungan serta menjaga agar tidak terjadi kerusakana terhadap alam sekitar serta berupaya untuk memperbaik segala kerusakan alam yang telah terjadi.

17. Peduli Sosial

Bersikap untuk peduli pada lingkungan sekitar dan juga memberikan bantuan kepada orang lain yang membutuhkan.

18. Tanggung Jawab

Pada saat menjalankan tugas dan kewajibannya maka akan dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Pendidikan Karakter, Tujuan, Fungsi dan Nilai Pendidikan Karakter.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *