pengertian penjualan

Pengertian Penjualan, Fungsi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Tahapan

Posted on

Pengertian Penjualan – Aktivitas penjualan merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan terutama untuk mendapatkan keuntungan.

Pengertian penjualan secara umum adalah kegiatan jual beli yang dijalankan oleh dua pihak atau lebih dengan menggunakan alat pembayaran yang sah.

Selain itu, pengertian penjualan juga dapat di definisikan sebagai usaha yang dijalankan dalam mendistribusikan barang atau jasa dari konsumen melalui atau tanpa melalui perantara.

Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli

Penjualan adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mencari pembeli, mempengaruhi serta memberikan petunjukan agar pembeli dapat menyesuaikan kebutuhannya dengan produksi yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan untuk kedua belah pihak (Moekijat, 2011: 488).

Amin Wijaya (2011: 92)

Menurut Amin Wijaya, pengertian penjualan adalah sebuah transaksi pendapatan barang atau jasa yang dikirim pelanggan untuk imbalan kas suatu kewajiban untuk membayar.

Philip Kotler

Pengertian penjualan menurut Philip Kotler adalah proses sosial yang didalamnya terdapat perorangan atau kelompok untuk mendapatkan sesuatu yang mereka butuhkan atau inginkan dengan cara menciptakan, menawarkan dengan secara bebas untuk menukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.

Baca juga | Pengertian Akuntansi, Fungsi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Siklus Akuntansi

Fungsi penjualan

Fungsi penjualan

Menurut M.J. Pearson (2005 : 125), fungsi penjualan dapat dapat terbagi menjadi beberapa, yaitu :

1. Fungsi Perencanaan dan Pengembangan Produk

Pihak penjual harus menawarkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pembeli.

2. Fungsi mencari kontrak

Di dalam fungsi ini terdiri dari tindakan mencari serta mengalokasikan pembeli yang dilakukan penjual kontrak dan mempertahankan pembeli.

3. Fungsi menciptakan permintaan.

Dalam fungsi penciptaan permintaan ini mencakup seluruh usaha yang dilakukan oleh penjual untuk mendorong pembeli untuk membeli produk mereka.

4. Fungsi mengadakan perundingan

Syarat dan situasi penjualan harus di rundingkan oleh penjual dan pembeli.

5. Fungsi kontraktul

Fungsi ini terdiri dari persetujuan akhir untuk melaksanakan penjualan inklusif transfer hak pemilik.

Baca juga | Pengertian Cash Flow (Arus Kas) dan Cara Menghitung Cash Flow

Tujuan penjualan

Tujuan penjualan

Menurut Swasta (2008; 80), tujuan penjualan bagi perusahaan pada umunya terdapat 3 (tiga) tujuan, yaitu :

  • Berusaha mencapai volume penjualan tertentu
  • Berupaya untuk mendapatkan keuntungan atau profit yang melebihi biaya yang dikeluarkan.
  • Menunjang pertumbuhan perusahaan.

Ketiga tujuan penjualan tersebut diatas tidak sepenuhnya dilaksanakan oleh para penjual tapi dibutuhkan kerja sama yang baik seluruh elemen perusahaan.

Baca juga | Pengertian Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi Akuntansi Biaya

Jenis-Jenis Penjualan

Jenis-Jenis Penjualan

Jenis-jenis penjualan menurut Dendawijaya (2009) dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu :

1. Penjualan tunai

Pengertian penjualan tunai adalah penjualan yang dilakukan ketika terjadinya penyerahan barang dari penjualan kepada pembeli atau ketika terjadinya transaksi jual beli.

2. Penjualan kredit

Definisi dari penjualan kredit adalah penjualan yang pembayarannya dilakukan dalam waktu tertentu setelah penyerahan barang yang dijual kepada pembeli.

3. Penjualan konsinyasi

Penjualan Konsinyasi adalah penjualan barang dengan cara menitipkan barang tersebut kepada pihak lain untuk di perjualbelikan bagi kepentingan pihak yang menitipkan barang atau kepentingan kedua belah pihak.

Baca juga | Pengertian Invoice / Faktur Pembelian, Fungsi, Jenis-Jenis

Tahap Penjualan

penjualan adalah

Di dalam aktivitas penjualan terdapat beberapa tahap yang harus dijalankan oleh penjual agar tujuan penjualan dapat tercapai.

Menurut Swasta (2009: 121), Tahap-tahap penjualan terdiri dari :

1. Persiapan sebelum penjualan

Pada tahapan ini, aktivitas yang di lakukan adalah mempersiapkan tenaga penjual dengan memberikan pengarahan tentang barang yang akan dijual, pasar yang dituju serta teknik penjualan yang harus dijalankan.

Selain itu, tenaga penjual harus diberikan pengetahuan tentang motivasi dan perilaku konsumen dalam segmen pasar yang di tuju.

2. Menentukan lokasi konsumen potensial

Penjual harus mampu untuk menentukan karakter pembeli berdasarkan data-data pembelian yang di peroleh pada tahun lalu atau saat ini.

Oleh sebab itu, pada tahapan ini penjual harus dapat memilih lokasi dari segmen pasar yang menjadi sasaran mereka.

3. Pendekatan pendahuluan

Sebelum melakukan kegiatan penjualan maka semua data yang berhubungan dengan lokasi dan persaingan yang ada harus di pelajar oleh penjual.

Selain itu, penjual harus memperkenalkan produk mereka dengan cara mempromosikan produk di tempat-tempat yang potensial untuk melakukan penjualan.

4. Penjualan

Pada tahapan ini, penjual akan melakukan penjualan produk pada segmen pasar yang telah ditentukan.

Di dalam tahapan penjualan ini, penjual harus dapat memperhatikan permintaan pasar akan produk yang terkadang terjadi permintaan mendadak yang tidak dapat terpenuhi sehingga berdampak pada penurunan kepercayaan konsumen terhadap produk.

5. Pelayanan purna jual

Setelah produk dijual kepada pembeli atau konsumen maka tahapan selanjutnya adalah penjual harus melakukan pelayanan purna jual.

Pada tahapan ini penjual harus mempersiapkan untuk menerima kembali produk yang cacat atau rusak, mendengarkan keluhan konsumen serta mengganti produk yang rusak tersebut sesuai dengan garansi yang telah diberikan, melakukan perbaikan, dll.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Penjualan, Fungsi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Tahapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *