pengertian perilaku konsumen

Pengertian Perilaku Konsumen, Jenis Dan Manfaat

Posted on

Pengertian perilaku konsumen – Tujuan dari pemilik bisnis adalah memenuhi, melayani serta memuaskan kebutuhan konsumen dengan efektif dan efisien.

Tetapi untuk mengenal konsumen tidak mudah karena perilaku tiap konsumen beraneka ragam baik dari usia, pendapatan, pendidikan gaya hidup, dll.

Untuk mempelajari dan memahami perilaku konsumen tersebut akan memberikan gambran bagi para pemilik bisnis untuk mengembangkan produk mereka baik dari harga, strategi pemasaran, dll.

Perilaku konsumen dapat memgambarkan bagaimana konsumen mengambil keputusan pembelian dan bagaimana mereka menggunakan serta mengatur pembelian barang.

Baca juga | Pengertian Konsumen, Jenis-Jenis, Peran, Hak dan Kewajiban Konsumen

Pengertian perilaku konsumen menurut para ahli

pengertian perilaku konsumen menurut para ahli

Perilaku konsumen adalah studi tentang bagaimana orang lain memberi respon pada produk atau layanan yang diikuti oleh pemasaran dan penjualan kepada mereka.

Berikut beberapa pengertian perilaku konsumen menurut para ahli :

1. Engel (1994)

Menurut Engel, pengertian perilaku konsumen adalah sebuah kegiatan yang langsung terlibat untuk mendapatkan, mengkonsumsi, serta menghabiskan produk atau jasa, termasuk di dalam proses keputusan yang mendahului dan mengikuti dari kegiatan ini.

2. Sumawarman (2003)

Pengertian perilaku konsumen menurut Sumawarman adalah seluruh aktivitas individu yang langsung terlibat untuk mendapatkan dan mempergunakan barang dan jasa, termasuk di dalamnya proses untuk mengambil keputusan pada persiapan dan penentuan aktivitas tersebut.

3. Mowen

Mowen berpendapat bahwa pengertian perilaku konsumen adalah sebuah tindakan saat individu mendapatkan, mengkonsumsi atau membuang produk ketika proses pembelian.

4. Kotler dan Keller

Menurut Kotler dan Keller, pengertian perilaku konsumen adalah ilmu yang memperlajari bagai individu, kelompok atau organisasi memilih, membeli, memakai serta menempatkan barang, jasa, ide atau pengalaman dalam rangka memuaskan keinginan dan kebutuhan mereka.

5. Schiffman dan Kanuk

Menurut Schiffman dan Kanuk, pengertian perilaku konsumen adalah pengambaran cara seseorang untuk mengambil keputusan dengan tujuan memanfaatkan sumber daya yang tersedia (uang, waktu, usaha) untuk membeli barang yang berkaitan dengan konsumsi mereka.

6. The American Marketing Association

Menurut The American Marketing Association, definisi Perilaku konsumen adalah proses untuk membagi interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan di mana seseorang melakukan pertukaran aspek kehidupan.

Berdasarkan dari pengertian perilaku konsumen diatas, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah suatu proses pengambilan keputusan oleh individu atau organisasi yang bertindak secara langsung dalam merencanakan, mencari, membeli dan mempergunakan barang atau jasa sebagai akibat dari adanya kebutuhan yang harus dipenuhi.

Dari beberapa pengertian diatas maka dapat ditarik kesimpulan perilaku konsumen terdapat dua hal penting, yaitu

  • Tindakan seseorang untuk menilai, memperoleh, menggunakan, mengevaluasi dan menghabiskan barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan.
  • Proses pengambilan keputusan

Jenis perilaku konsumen

jenis perilaku konsumen

Secara umum, perilaku konsumen dapat di bagi menjadi 2 (dua) yaitu :

1. Perilaku konsumen rasional

Perilaku konsumen rasional merupakan tindakan konsumen untuk membeli barang atau jasa dengan mengutamakan unsur-unsur konsumen yang umum seperti kebutuhan primer, kebutuhan darurat, dan kegunaan barang itu sendiri kepada konsumen.

Ciri-ciri perilaku konsumen rasional :

  • Konsumen akan membeli barang didasarkan atas kebutuhannya
  • Produk yang di beli konsumen memiliki manfaat yang maksimal bagi konsumen
  • Konsumen akan memilih produk yang berkualitas
  • Konsumen akan membeli barang yang sesuai dengan kemampuannya

2. Perilaku konsumen irrasional

Perilaku konsumen irrasional adalah perilaku konsumen yang mudah untuk di rayu dengan berbagai strategi pemasaran produk tanpa mempertimbangkan kebutuhan atau kepentingannya.

Ciri-ciri perilaku konsumen irrasional :

  • Konsumen sangat mudah tertarik dengan berbagai promosi dan iklan yang ada di media cetak, elektronik, sosial media, dll.
  • Mereka akan memilih barang-barang yang memiliki merek terkenal
  • Konsumen membeli produk bukan berdasarkan kebutuhan tapi berdasarkan gengsi dan prestise.

Tipe perilaku konsumen

ciri ciri perilaku konsumen

Menurut Assael dalam Simamora (2001),ada sekitar 4 (empat) tipe perilaku pembelian konsumen berdasarkan pada tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat perbedaan di antara merek sebagai berikut :

1. Perilaku pembelian yang komplek (Complex Buying Behavior)

Perilaku pembelian yang komplek ini memerlukan keterlibatan yang tinggi dalam pembelian.
konsumen akan memiliki banyak pertimbangan dalam membeli dan dibutuhkan penguatan untuk pemilihan dan pembelian produk

Dalam perilaku ini terlihat adanya perbedaan diantara brand yang anda dan perilaku ini sering terjadi pada saat pembelian produk-produk yang mahal seperti pakaian, jam tangan, mobil, motor, dll.

Oleh sebab itu pemasar harus memiliki strategi pemasaran yang menyajikan informasi kepada konsumen tentang produk.

2.Perilaku pembelian untuk mengurangi ketidakcocokan

Dalam Perilaku pembelian untuk mengurangi ketidakcocokan (Dissonance Reducing Buying Behavior), konsumen melihat adanya perbedaan yang muncul ketika memilih produk yang ingin dibeli sehingga konsumen akan melakukan survey untuk memastikan pembelian.

Tipe perilaku ini sering terjadi ketika konsumen akan membeli produk yang mahal, jarang dibeli, berisiko dan tidak terlihatnya perbedaan antara merek produk.

Konsumen biasanya akan memberikan respon terhadap harga dan tingkat pelayanan yang diberikan.

Selain itu konsumen akan melihat informasi yang diberikan yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian.

3. Perilaku berdasarkan kebiasaan (Habitual Buying Behavior)

Dalam tipe perilaku ini, biasanya konsumen membeli produk berdasarkan kebiasaan dan bukan berdasarkan pada merek barang.

Setelah pembelian produk tersebut konsumun tidak akan melakukan evaluasi karena mereka telah mengenal produk tersebut.

Tipe perilaku ini biasanya terjadi untuk pembelian produk yang umum seperti air mineral, ditergen, garam, gula, dll.

Dalam perilaku ini, pemasar harus membuat produk yang dapat melibatkan emosi personal konsumen melalui iklan.

4. Perilaku pembelian yang mencari keragaman

Perilaku pembelian yang mencari keragaman (Variety Seeking Buying Behavior) memiliki keterlibatan yang kecil tapi masih terdapat perbedaan yang jelas.

Jadi peran merek di dalam perilaku ini tidak menjadi kebutuhan yang mutlak.

Seorang pemasar harus selalu melakukan strategi pemasaran dan promosi yang terus mengingatkan konsumen tentang produk mereka.

Perilaku ini biasanya terjadi untuk produk yang sering dibeli, berharga murah dan konsumen sering mencoba produk dengan brand baru.

Baca juga | Prinsip Manajemen Waktu Untuk Mengelola Waktu Dengan Efisien

Manfaat perilaku konsumen

manfaat perilaku konsumen

Berikut beberapa manfaat perilaku konsumen untuk manejer, produsen, konsultan, birokrat dan peneliti

1. Manajer

Manfaat mempelajari perilaku konsumen bagi manajer adalah mereka dapat membuat keputusan yang didasarkan pada situasi konsumen.

Keputusan tersebut dpat diambil dari informasi dan data perilaku konsumen dan diharapkan keputusan tersebut dapat mempermudah dalam pemasaran produk.

2. Produsen

Manfaat perilaku konsumen bagi produsen adalah mereka dapat mengetahui, mempelajari serta memahami bagaimana strategi dan pengambilan keputusan harus dibuat dengan melihat keadaan pasar dan kebutuhan konsumen.

Produsen harus mampu untuk mengajak konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi barang yang merek tawarkan dengan melihat perilaku konsumen.

3. Konsultan

Manfaat perilaku konsumen bagi konsultan adalah konsultan dapat memahami kebutuhan dari konsumen sehingga mereka dapat memberikan informasi, nasehat serta solusi yang tepat kepada perusahaan dalam pengambilan keputusan.

4. Birokrat

Seorang birokrat harus dapat memahami perilaku konsumen agar mereka dapat dengan mudah untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan konsumen.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan menyejahterakan masyarakat, birokrat harus dapat membuat keputusan dengan melihat perilaku konsumen (masyarakat).

5. Peneliti

Manfaat perilaku konsumen bagi peneliti adalah mereka bisa mengumpulkan informasi mengenai karakteristik perilaku konsumen sehingga pemasar akan lebih mengenal siapa konsumen mereka.

Berdasarkan dari penelitian terhadap perilaku konsumen ini maka peneliti dapat membantu untuk membuat analisa keadaan yang di hadapi oleh konsumen.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Perilaku Konsumen, Jenis Dan Manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *