pengertian pranata sosial

Pengertian Pranata Sosial Adalah, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri

Posted on

Secara umum, pengertian pranata sosial adalah sebuah sistem kelakuan didalam hubungan yang berpusat pada kegiatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan khusus di dalam masyarakat.

Pengertian Pranata Sosial Menurut Para Ahli

Beberapa ahli sosiologi mengartikan pranata sosial dengan definisi yang berbeda dimana ada yang mendefinisikan lembaga kemasyarakatan, bangunan sosial atau lembaga sosial.

Berikut beberapa pengertian pranata sosial menurut para ahli :

Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, pengertian pranata sosial atau lembaga sosial adalah sebuah sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas khusus didalam kehidupan masyarakat.

Bruce J. Cohen

Pengertian pranata sosial menurut Bruce J. Cohen adalah sistem pola yang rapi dan memiliki sifat yang permanen serta mengandung perilaku tertentu yang kuat dan terpadu untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan.

Mac Iver dan Page

Definisi pranata sosial menurut Mac Iver dan Page adalah tata cara atau prosedur yang diciptakan untuk mengatur hubungan antara manusia yang berkelompok pada sebuah kelompok masyarakat.

Joseph S. Rucek dan Roland L. Warren

Arti pranata sosial menurut Joseph S. Rucek dan Roland L. Warren adalah pola yang memiliki kedudukan tetap untuk memenuhi kebutuhan manusia yang ada dari kebiasaan dengan persetujuan dan cara yang tidak dipungkiri untuk memenuhi kebutuhan kesejahteraan masyarakat dan menghasilkan struktrur.

Alvin L. Berrtrand

Menurut Alvin L. Berrtrand, definisi pranata sosial adalah kumpulan norma sosial yang telah di ciptakan untuk menjalankan fungsi masyarakat.

Herkovits

Herkovits menyatakan bahwa pranata sosial adalah bentuk dari respon yang di formulasikan dan di sistematiskan dari semua kebutuhan hidup.

Hetzler

Menurut Hetzler, pengertian pranata sosial adalah sebuah konsep yang komplek dan sikap yang terkait dengan pengaturan hubungan antar manusia tertentu yang tidak dapat dihindari, yang muncul akibat dipenuhinya elementer individual, kebutuhan sosial yang wajib dipentuhinya.

Soekanto

Menurut Soekanto, pengertian pranata sosial adalah fungsi dari lembaga masyarakat yang di tunjuk sebagai panduan dalam menjalankan peraturan yang telah disepakati bersama.

Baca juga | Pengertian Gejala Sosial, Jenis, Faktor yang Mempengaruhi dan Contoh

Tujuan Pranata sosial

Tujuan utama dari pranata sosial adalah memenuhi kebutuhan di mana masyarakat ingis selalu hidup dangan nyaman dan aman.

Hal inilah yang terciptanya aturan hidup agar masyarakat dapat hidup bersama dengan damai dan teratur.

Tujuan pranata sosial secara khusus adalah memenuhi kebutuhan dari masyarakat, memberi rasa aman, perlindungan, menjaga keutuhan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pengendalian sosial.

Baca juga | Pengertian Nilai Sosial Adalah, Ciri-Ciri dan Fungsi

Fungsi Pranata sosial

Terdapat beberapa fungsi pranata sosial diantaranya adalah :

Manifest

Fungsi pranata sosial yang pertama adalah bersifat manisfest yang berarti keberadaannya secara nyata dibutuhkan oleh semua orang dalam proses pengenalan dengan lingkungan sosialnya.

Dalam fungsi ini terkait dengan dasar kehidupan manusia sebelum bertindak untuk melakukan aktivitasnya.

Contoh fungsi pranata sosial manifest adalah pranata pendidikan pada lembagan pendidikan.

Dengan adanya pendidikan maka masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan dasar terkait dengan berbagai pengenalan sistem pendidikan, kurikulum atau keterampilan yang dapat menunjang kehidupannya.

Laten

Fungsi pranata sosial selanjutnya adalah bersifat laten yang berarti tidak nyata kehadirannya pada masyarakat.

Pada saat seperti ini maka menyebabkan adanya pandangan bahwa pranata sosial dtidak dibutuhkan oleh masyarakat karena pengaruhnya seperti dua sisi mata uang yaitu merugikan atau menguntungkan.

Contoh fungsi laten ini adalah masyarakat memiliki kebutuhan untuk memenuhi keperluan pokoknya untuk menunjang kehidupannya.

Namun pada sisi yang lain hal ini dianggap dapat menimbulkan kesenjangan sosial seperti pengangguran, ketimpangan ekonomi, dll.

Sedangkan menurut Soerjono Soekanto (1970), pelaksanaan pranata sosial didalam masyarakat memiliki fungsi :

  • Menjadi pedoman bagi masyarakat untuk berperilaku atau bersikap dalam memenuhi kebutuhannya.
  • Menjaga agar masyarakat tetap utuh dari segala ancaman perpecahan atau disintegrasi.
  • Memberikan pedoman dalam menjalankan sistem pengendalian sosial.

Menurut Koentjaraningrat (1979), pelaksanaan pranata sosial didalam masyarakat memilki fungsi sebagai berikut :

  • Memberikan pedoman kepada masyarakat terkait dengan cara bertingkah laku atau bersikap untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Menjaga keutuhan masyarakat dari segala ancaman disintegrasi sosial
  • Memberikan panduan untuk melakukan pengendalian sosial dimana sangksi atas pelanggaran norma sosial adalah sarana agar setiap masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan norama tersebut.

Baca juga | Pengertian Interaksi Sosial Adalah, Tujuan, Ciri-Ciri, Syarat dan Jenis

Ciri-Ciri Pranata Sosial

Berikut adalah beberapa ciri-ciri pranata sosial, yaitu :

  • Terdapat tujuan yang jelas.
  • Memiliki aturan yang mengikat
  • Terdapat kekekalan atau jangka waktu
  • Ada prasarana atau kelengkapan
  • Terdapat simbol atau lambang

Macam-Macam Pranata Sosial

Terdapat beberapa tipe pranata sosial yaitu :

1. Pranata Sosial di Lihat dari Sistem nilai

Bila dilihat dari sistem nilainya maka pranata sosial dapat dibagi menjadi :

Basic Social Institutions

Pengertian Basic Social Institutions adalah pranata sosial yang memiliki sifat pokok dan penting bagi kehidupan masyarakat.

Contohnya adalah pranata pendidikan, pranata keluarga, pranata ekonomi, pranata hukum, pranata agama, dll.

Pranata-pranata tersebut dapat dimasukkan kedalam Basic Social Institutions karena dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Subsidiary Social Institutions

Pengertian Subsidiary Social Institutions adalah pranata sosial yang memiliki sifat melengkapi dan tergolong kurang penting bagi kehidupan manusia.

Contoh dari Subsidiary Social Institutions adalah pranata pariwisata dimana pranata tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kehidupan manusia.

2. Pranata Sosial dilihat Dari Fungsi

Bila dilihat dari fungsinya maka pranata sosial dapat terbagi menjadi :

Operative Social Institutions

Pengertian Operative Social Institutions adalah pranata sosial yang di bangun atas dasar spesialisasi dan perkembangan kemampuan kerja masyarakat pada bidang tertentu.

Operative Social Institutions dapat menghimpun pola atau tata cara yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama.

Contoh Operative Social Institutions diantaranya adalah lembaga industri atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Regulative Social Institutions

Definisi dari Regulative Social Institutions adalah pranata sosial yang memiliki tugas untuk mengawasi perilaku warga masyarakat agar memenuhi segala peraturan yang berlaku.

Contoh dari Regulative Social Institutions adalah pranata hukum seperti kepolisian, kehakiman, kejaksaan, dll.

3. Pranata Sosial dilihat Dari Pengembangannya

Bila dilihat dari pengembangannya maka pranata sosial dapat dibagi menjadi :

Crescive Social Institutions

Arti dari Crescive Social Institutions adalah pranata sosial yang dibentuk dengan tidak sengaja dan berkembang dari ada istiadat setempat.

Contohnya adalah pranata perkawinan dan pranata agama.

Enacted Social Institutions

Pengertian dari Enacted Social Institutions adalah pranata sosial yang secara sengaja dibentuk dengan tujuan tertentu dan memiliki sifat yang formal dibandingkan dengan Crescive Social Institutions.

Contohnya diantaranya adalah pranata kesehatan, pranata pendidikan, dll.

4. Pranata Sosial dilihat Dari Penyebarannya

Bila dilihat dari penyebarannya maka pranata sosial dapat terbagi menjadi :

General social institutions.

General social institutions merupakan pranata sosial yang dapat berkembang dengan luas dan dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat sehingga mudah untuk ditemukan dimana saja.

Restricted social institutions.

Pranata sosial ini bersifat terbatas dan sempit sehingga hanya dapat ditemukan di beberapa tempat saja.

5. Pranata Sosial dilihat Dari Penerimaannya

Bila dilihat dari penerimaannya maka pranata sosial dapat dibedakan menjadi :

Approved social institutions atau social sanctioned institutions

Pranata sosial ini adalah pranata yang dapat diterima oleh masyarakat karena pranata ini dianggap penting, bermanfaat dan juga berharga.

Unsanctioned social institutions

Pranata sosial ini pada umumnya tidak dapat diterima oleh masyarakat karena pranata ini dianggap negatif dan cenderung merugikan masyarakat.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Pranata Sosial Adalah, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *