pengertian produk

Pengertian Produk Adalah, Tingkatan dan Klasifikasi

Posted on

Pengertian Produk – Produk atau barang adalah hasil dari proses produksi yang diupayakan oleh perusahaan atau produsen yang kemudian akan dijual pada konsumen.

Sebagian penghasilan perusahaan didapat dari produk yang dijual kepada konsumen yang membeli produk tersebut.

Produk dapat dikatakan sebagai pusat dari aktivitas pemasaran karena produk merupakan hasil dari perusahaan yang ditawarkan pada pasar untuk dikonsumsi.

Dan juga, produk adalah alat bagi perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaannya.

Sebuah produk haruslah memiliki keunggulan dibandignkan dengan produk lainnya baik itu dari segi kualitas, bentuk, ukuran, desain, kemasan, pelayanan dan hal-hal lainnya yang dapat menarik minat konsumen untuk mencoba dan membelinya.

Baca juga | Pengertian Kualitas Produk Adalah, Dimensi dan Manfaat

Pengertian Produk Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian produk menurut para ahli :

Kotler dan Amnstrong (1996: 274)

Menurut Kotler dan Amnstrong, pengertian produk adalah segala sesuatu uyang ditawarkan didalam pasar untuk mendapatkan perhatian, di pergunakan, dibeli dan dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen.

Stanton (1996: 222)

Menurut Stanton, pengertian produk adalah semua atribut nyata atau tidak nyata termasuk kemasan, warna, harga, kualitas dan juga merek ditambah dengan jasa serta reputasi.

Berdasarkan dari beberapa pengertian produk menurut para ahli diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa produk merupakan alat pemuas kebutuhan dan keinginan konsumen yang di tawarkan oleh perusahaan baik itu sesuatu yang tangible atau intangible yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

M. Taufiq Amir

Menurut M. Taufiq Amir, pengertian produk adalah apa saja yang di tawarkan pada pasar agar dapat dibeli, digunakan atau di konsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan mereka.

Fandy Tjiptono (1999: 95)

Menurut Fandy Tjiptono, pengertian produk secara konseptual adalah pemahaman subjektif dari produsen atas sebuah hal yang dapat ditawarkan sebagai upaya untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen sesuai dengan kompetensi serta kapasitas perusahaan serta daya beli.

Swastha dan Irawan (1990: 165)

Pengertian produk menurut Swastha dan Irawan adalah sebuah sifat yang kompleks baik itu bisa diraba atau tidak bisa diraba yang dapat meliputi warna, bungkus, harga, prestise perusahaan, pelayanan, dll.

Baca juga | Pengertian Proses Produksi dan Jenis Proses Produksi

Tingkatan Produk

Pada saat ini, para pengusaha tidak lagi hanya bersaing untuk membuat produk namun juga mereka bersaing dalam aspek tambahan pada produk seperti cara pembungkusan, servis, iklan serta faktor lainnya yang bisa memberikan keuntungan konsumen.

Menurut Kotler terdapat beberapa tingkatan produk, diantaranya adlaah sebagai berikut :

  • Manfaat Inti (Core Benefit) : Keuntungan paling mendasar dari sebuah hal yang dibeli oleh konsumen.
  • Produk Dasar (Basic Product) : Produk dasar yang bisa memenuhi fungsi produk paling mendasar.
  • Produk yang diharapkan (Expected Product) : Pembeli atau konsumen memiliki harapan pada barang atau jasa yang mereka beli.
  • Augmented Product (Produk Tambahan) : Sebuah nilai tambah diluar dari apa yang diharapkan oleh konsumen.
  • Produk Potensial (Potential Product) : Mencari nilai tambah sebuah produk yang lain di masa mendatang.

Selain itu Kotler (dalam Tjiptono 1997:97) membagi tingkatan Produk terdiri atas 7 (tujuh) hirariki :

  • Need Family : kebutuhan inti atau dasar yang membentuk product family.
  • Product Family : seluruh kelas produk yang dapat memuaskan suatu kebutuhan inti/dasar dengan tingkat efektivitas yang memadai.
  • Kelas Produk (product class) : sekumpulan produk di dalam product family yang dianggap memiliki hubungan fungsional tertentu contohnya instrument financial.
  • Lini Produk (product line) : sekumpulan produk di dalam kelas produk yang berhubungan erat yang bisa dikarenakan salah satu dari empat faktor yaitu fungsinya sama, dijual kepada kelompok konsumen yang sama, dipasarkan melalui saluran distribusi yang sama, harganya berada dalam skala yang sama.
  • Tipe Produk (product type) : item-item dalam suatu lini produk yang memiliki bentuk tertentu dari banyak kemungkinan bentuk produk.
  • Merek (brand): sebuah nama yang dapat terkait dengan satu atau lebih item pada lini produk yang digunakan untuk mengidentifikasi sumber atau karakter item itu.
  • Item : suatu unit khusus dalam suatu merek atau lini produk yang dapat dibedakan berdasarkan ukuran, harga, penampilan, atau atribut lainnya. Biasanya disebut pula stockkeeping unit atau varian produk

Baca juga | Pengertian Harga Adalah, Fungsi dan Tujuan Penetapan Harga

Klasifikasi Produk

Menurut Kotler (2007: 6), berdasarkan dari daya tahan dan wujudnya produk dapat diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) kategori :

1. Barang yang terpakai habis (Non Durable Goods)

Barang yang terpakai habis atau tidak tahan lama merupakan barang yang berwujud dan biasanya akan habis bila di konsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian.

Dapat dikatakan bahwa jenis barang ini memiliki umur ekonomis dalam pemakaian normal kurang dari satu tahun.

2. Dapat bertahan lama (Durable Goods)

Jenis produk ini merupakan barang yang berwujud dan dapat bertahan lama sesuai dengan umur ekonomisnya.

Pada umumnya, jenis produk ini memerlukan garansi dari penjual atau produsennya.

3. Jasa (Service)

Produk jasa merupakan kegiatan, manfaat dan kepuasan yang ditawarkan untuk dijual seperti bengkel mobil, salon kecantikan, dll.

Baca juga | Arti OEM (Original Equipment Manufacture) dan Pengertian ODM

Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan tentang pengertian produk diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa produk merupakan semua hal yang dapat berwujud barang atau jasa yang dapat dimanfaatkan untuk memuaskan konsumen.

Setiap barang atau jasa tersebut dapat memiliki manfaat yang berbeda.

Setiap pembeli dapat membeli barang tidak hanya bertujuan membeli sekumpulan atribut fisiknya namun bisa lebih dari itu.

Kesediaan pembeli untuk menyara produk dikarenakan mereka berharap bahwa keinginan dan kebutuhan mereka dapat terpuaskan.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Produk Adalah, Tingkatan dan Klasifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *