pengertian roi

Pengertian ROI ( Return on Investment) dan Rumus ROI Dalam Keuangan

Posted on

Pengertian ROI ( Return on Investment) – ROI atau return on Investment adalah salah satu rasio profitabilitas yang dipergunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimilikinya.

Pengertian ROI menurut para ahli

Agar anda dapat lebih memahami tentang pengertian ROI (Return on Investment), berikut beberapa pengertian ROI menurut para ahli :

Agus Sartono (2010: 123)

Menurut Agus Sartono, pengertian ROI atau Return on Total Assets adalah pengukuran kemampuan perusahaan keseluruhan untuk menghasilkan keuntungan dengan seluruh aktiva yang terdapat di dalam perusahaan.

Syamsudin (2011: 63)

Menurut Syamsudin, pengertian ROI adalah perbandingan antara laba bersih setelah paja dengan total aktiva.

Sutrisno (2012: 223)

Menurut Sutrisno, pengertian ROI adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang digunakan untuk menutupi investasi yang dikeluarkan.

Apabila Return on Investment meningkat maka hal ini berarti rasio profitabilitas juga meningkat sehingga dapat mempengaruhi peningkatan profitabilsa yang di peroleh pemegang saham.

Saud Husnan (2016)

Menurut Saud Husnan, pengertian Return on Invesment adalah rasio untuk menggambarkan seberapa besar laba bersih yang didapatkan perusahaan dari seluruh kekayaan yang dimilikinya.

Rahardjo (2009: 141)

Menurut Rahardjo, pengertian ROI adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dengan semua investasi yang tersedia untuk menghasilkan keuntungan.

Berdasarkan dari pengertian ROI menurut para ahli diatas maka dapat di simpulkan bahwa Return on Investment adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahan secara keseluruhan dalam mendapatkan laba bersih dari seluruh jumlah aktiva yang ada di dalam perusahaan.

Baca juga | Pengertian ROA (Return on Asset) dan Rumus ROA

Faktor yang Mempengaruhi ROI

Menurut Hesty Mariyanti Lumban Raja (2014: 18), Terdapat 2 (dua) faktor yang dapat mempengaruhi ROI, yaitu :

  • Perputaran aktiva yang di pergunakan untuk operasional perusahaan
  • Profit Margin dan besarnya keuntungan operasional yang terlihat dari persentase dan jumlah penjualan bersih.

Baca juga | Pengertian Profitabilitas, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis

Rumus ROI

Menurut Sutrisno, Return on Investment (ROI)atau pengembalian atas investasi dapat dihitung dengan membandingkan laba bersih dengan total investasi yang tersedia.

Rumus ROI dapat menggunakan rumus berikut :

ROI = Laba bersih setelah di potong pajak / Total Investasi X 100%

Bila ROI sebuah perusahaan tinggi maka kinerja dari perusahaan tersebut akan semakin baik karean tingkat pengembalian investasi semakin besar.

Baca juga | Pengertian ROE (Return on Equity) dan Rumus ROE

Kelebihan dan Kekurangan ROI

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari Return on Invesment (ROI) menurut Abdulah (2013: 46).

Kelebihan dan kekurangan dari ROI diantaranya :

Kelebihan ROI (Return on Investment)
  • Sebagai alat untuk mengontrol, ROI dapat digunakan untuk perencanaan dan juga sebagai landasan perusahaan untuk membuat keputusan.
  • ROI dapat di gunakan sebagai alat pengukur profitabilitas dari setiap produk perusahaan.
  • Dan kelebihan paling utama dari ROI sangat terkait dengan efisiensi pemakaian modal, efisiensi produksi serta efisiensi penjualan.
Kelemahan ROI
  • Kelemahan dari ROI adalah kesulitan untuk membandingkan rate if return perusahaan dengan perusahaan lain karena sistem akuntansi antara perusahaan yang berbeda.
  • Pemakaian ROI di dalam analisa tidak bisa digunakan untuk membandingkan dua perusahaan atau lebih dengan hasil yang memuaskan.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian ROI (Return on Investment) dan Rumus ROI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *