pengertian seleksi karyawan

Pengertian Seleksi Karyawan, Tujuan serta Proses Seleksi

Posted on

Pengertian Seleksi

Pengertian seleksi karyawan – Proses seleksi karyawan di dalam perusahaan merupakan cara pemilihan orang yang tepat untu menduduki posisi atau jabatan.

Hal ini sangat penting bagi sebuah perusahaan karena dalam proses seleksi ini perusahaan dapat menyaring keahlian dari kandidat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pengertian seleksi secara umum adalah proses pemilihan beberapa orang dari banyak orang dengan kualifikasi yang telah ditentukan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga | Tugas Dan Tanggung Jawab HRD Dalam Perusahaan Modern

Pengertian Seleksi Menurut Para Ahli

Berikut beberapa Pengertian Seleksi Menurut Para Ahli :

Samsudin (2006: 92)

Menurut Samsudin, pengertian seleksi adalah sebuah proses yang di lakukan untuk mendapatkan individu atau karyawan yang sesuai dengan persyaratan serta memiliki kualifikasi yang sesuai dengan pekerjaan atau jabatan yang tersedia.

Sunyoto (2012: 108)

Menurut Sunyoto, pengertian seleksi adalah proses pemilihan dari sekelompok pelamar, orang atau orang orang yang memenuhi kriteria untuk posisi yang tersedia yang didasarkan pada kondisi yang ada saat ini yang di butuhkan perusahaan.

Nawawi (2005: 170)

Menurut Nawawi, pengertian seleksi adalah proses menetapkan keputusan untuk menerima atau tidak setelah mempertimbangkan pelamar untuk suatu pekerjaan tertentu.

Hasibuan (2011: 177)

Menurut Hasibuan, pengertian seleksi adalah kegiatan pemilihan atau penentuan pelamar yang diterima atau tidak untuk menjadi karyawan di dalam perusahaan tersebut.

Samsudin (2009: 92)

Menurut Samsudin, pengertian seleksi adalah pemilihan tenaga kerja yang sudah tersedia yang bertujuan untuk mendapatkan tenaga kerja yang telah memenuhi syarat dan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga | Pengertian Rekrutmen, Tujuan, Proses, Metode dan Kendala

Tujuan Seleksi

Tujuan utama dilakukannya seleksi adalah untuk memilih dan mendapatkan karyawan atau tenaga kerja yang sesuai dengan keinginan perusahaan.

Proses seleksi ini merupakan proses yang terjadi dari dua arah dimana perusahaan menawarkan pekerjaan dengan kompensasi yang layak.

Sedangkan pelamar akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan dan daya tarik posisi serta kompensasi yang ditawarkan.

Namun pada kenyataannya proses seleksi ini hanya terjadi satu arah dimana pelamar hanya bisa menerima pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan sedangkan perusahaan memiliki posisi yang kuat untuk melakukan tawar menawar dengan para pelamar.

Tapi bila jumlah tenaga kerja yang tersedia sangat sedikit maka posisi pelamar akan kuat karena mereka memiliki banyak pilihan untuk memilih pekerjaan yang mereka inginkan.

Dengan hal ini maka perusahaan harus mampu memberikan tawaran insetif yang lebih menarik sehingga dapat memberikan rangsangan pada calon pelamar kerja.

Berikut adalah beberapa tujuan seleksi karyawan, diantara yaitu :

  • Untuk mendapatkan karyawan yang disiplin
  • Mendapatkan karyawan yang mau untuk bekerja keras.
  • Memperoleh karyawan yang dapat bertanggung jawab dalam bekerja.
  • Mendapatkan karyawan yang cerdas
  • Memperoleh karyawan yang inovatif

Baca juga | Cara Merekrut Karyawan Baru Berkualitas Untuk Usaha Kecil

Langkah dalam proses seleksi

Langkah dalam Proses seleksi harus ditetapkan dengan baik dan juga berlandaskan pada efisiensi untuk mendapatk karyawan yang tepat.

Menurut Hasibuan (2010: 57), langkah-langkah proses seleksi adalah sebagai berikut :

a. Proses penyeleksian surat lamaran

Penyeleksian surat lamaran ini bertujuan untuk memilih surat lamaran serta mengelompokkannya berdasarkan dari surat lamaran yang memenuhi persyaratan dan juga surat lamaran yang tidak memenuhi persyaratan.

Surat lamaran yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh perusahaan akan di anggap gugur sedangkan surat lamaran yang memenuhi syarat akan diikutkan pada proses seleksi selanjutnya.

b. Mengisi blangko lamaran

Setiap pelamar yang telah memenuhi persyaratan dan dipanggil maka harus mengisi formulis atau blangko lamaran yang disediakan perusahaam.

Blangko ini biasanya berisi tentang data lengkap dari pelamar seperti pengalaman kerja atau gaji yang di inginkan mereka.

c. Memeriksa referensi pelamar

Pada proses ini maka perusahaan akan meneliti siapa referensi pelamar, di percaya atau tidak untuk memberikan informasi tentang sikap, perilaku, pengalaman kerja dan beberapa hal yang dianggap penting dari pelamar.

d. Wawancara pendahuluan

Wawancara pendahulan ini biasanya dilakukan oleh tim penyeleksian perusahaan dengan mengadakan wawancara yang formal dan secara mendalam.

Dengan adanya proses wawancara pendahuluan ini maka akan di peroleh data yang lengkap dan terperinci tentang pelamar.

e. Tes penerimaan

Tes penerimaan ini merupakan proses dalam mencari data karyawan yang akan disesuaikan dengan standarisasi jabatan atau pekerjaan yang ditawarkan kepada pelamar.

Jenis tes penerimaan ini dapat berupa wawancara ataupun berupa tes tertulis.
Beberapa contoh jenis tes penerimaan ini diantaranya adalah physical test, academic tes, knowledge test, dll.

f. Tes Psikologi

Tujuan Tes psikologi ini adalah tes untuk menguji kemampuan mental pelamar sehingga perusahaan mengetahui apakah mental pelamar telah sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan.

g. Tes kesehatan

Maksud dari tes kesehatan adalah melakukan pemeriksaan fisik pelamar apakah telah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan untuk pekerjaan yang ditawarkan.

Oleh sebab itu tes kesehatan ini harus dilakukan secara baik karena dapat menentukan produktivitas pelamar dalam bekerja.

h. Wawancara akhir

Pada umumnya, proses wawancara akhir ini dilakukan oleh atasan langsung untuk mewawancari pelamar untuk mengetahui secara mendalam tentang kemampuan pelamar dalam menjalankan tugas yang akan dikerjakannya.

Tujuan utama dari wawancara akhir ini adalah untuk mengetahui kemampuan praktis dari pelamar dalam mengerjakan tugas dan juga mendapatkan gambaran apakah pelamar dapat bekerja sama dengan karyawan lainnya di dalam perusahaan.

i. Keputusan

Proses seleksi yang terakhir adalah memutuskan apakan pelamar diterima atau ditolak setelah mendapatkan beberapa data dari proses seleksi diatas.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Pengertian Seleksi Karyawan, Tujuan serta Proses Seleksi.

Baca juga | Pengertian Gaji Menurut Para Ahli, Tujuan dan Fungsi Gaji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *