pengertian sistem ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi dan Macam-Macam

Posted on

Pengertian Sistem Ekonomi – Dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang bersifat fundamental, setiap negara memiliki cara yang berbeda untuk mengatasinya seesuai dengan sistem ekonominya.

Secara garis besar, pengertian sistem ekonomi adalah cara sebuah masyarakat atau negara dalam mengatur kehidupan ekonominya.

Selain itu, ada yang yang mengartikan bahwa sistem ekonomi adalah keseluruhan lembaga ekonomi yang dijalankan atau digunakan oleh sebuah bangsa atau negara untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Maksud dari lembaga ekonomi ini bisa berbentuk aturan, pedoman, kaidah yang digunakan dalam masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi.

Sistem ekonomi ini tidak bisa berjalan sendiri karena berhubungan dengan pandangan hidup dari sebuah negara atau masyarakat.

Karena pada dasarnya, sistem ekonomi ini merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan bermasyarakat pada sebuah negara.

Baca juga | Pengertian Ekonomi, Prinsip Ekonomi dan Pelaku Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami dan mendalami tentang sistem ekonomi, maka berikut beberapa pendapat para ahli :

Sanusi (2010 : 10)

Menurut Sanusi, pengertian sistem ekonomi adalah sebuah organisasi yang terdiri sejumlah lembaga atau pranata (ekonomi, sosial politik, ide-ide) yang saling mempengaruhi satu sama lain yang bertujuan pemecahan permasalahan seperti produksi-distribusi-konsumsi yang merupakan permasalah dasar perekonomian.

Dumairy (1996: 30)

Pengertian sistem ekonomi menurut Dumairy adalah sebuah sistem yang mengatur atai menjalin hubungan ekonomi antara manusia dengan perangkat-perangkat lembaga di dalam tatanan kehidupan.

Sistem ekonomi ini tidak berdiri sendiri karena masih terkait dengan pandangan, falsapah, dan pola hidup masyarakat.

Tom Gunardi (1985: 26)

Menurut Tom Gunardi, Pengertian Sistem Perekonomian adalah sistem kemasyarakatan atau sosial yang dilihat dalam rangka keseluruhan sosial untuk mencapai kemakmuran.

Suroso (1997: 7-8)

Menurut Suroso, pengertian sistem ekonomi bila dilihat dari tujuannya, sistem ekonomi adalah usaha untuk mengatur pertukaran barang dan jasa yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gregory Grossman dan M. Manu

Pengertian sistem ekonomi Menurut Gregory Grossman dan M. Manu adalah kumpulan komponen atau unsur yang terdiri dari unit dan agen ekonomi dan lembanga ekonomi yang saling berhubungan dan berinteraksi hingga saling menopang dan mempengaruhi.

Adam Smith (1723 -1790)

Menurut Adam Smith, pengertian sistem ekonomi adalah bahan kajian yang mempelajari usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

Baca juga | Pengertian Tindakan Ekonomi, Tujuan, Jenis-Jenis, dan Pelaku

Fungsi Sistem Ekonomi

Fungsi sistem ekonomi sangatlah penting bagi jalannya perekonomian sebuah negara di dunia.

Berikut adalah beberapa fungsi sistem ekonomi :

  • Mendorong kegiatan produksi di sebuah negara.
  • Melakukan koordinasi seluruh kegiatan individu yang terkait dengan perekonomian.
  • Mengatur pembagian hasil dari produksi ke seluruh anggota masyarakat sehingga kegiatan perekonomian dapat berjalan dengan baik.
  • Menciptakan mekanisme tertentu di dalam aktivitas distribusi barang dan jasa agar dapat berjalan dengan baik.

Baca juga | Kegiatan Ekonomi : Pengertian, Tujuan dan Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi

Macam-macam Sistem Ekonomi

Pada saat ini terdapat berbagai sistem ekonomi yang diterapkan oleh negara di dunia.

Di antaranya adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi pasar bebas, sistem ekonomi terpusat/komando dan sistem ekonomi campuran.

Berikut beberapa penjelasan tentang macam-macam sistem ekonomi :

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Pengertian sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat tradisional secara turun menurun dengan mengandalkan alam dan tenaga kerja.

Di dalam sistem ekonomi ini pengaturan ekonomi diatur menurut pola tradisi yang biasanya menyangkut kontrol atas tanah sebagai satu-satunya sumber ekonomi (Cornelis Rintuh)

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Berikut adalah beberapa ciri-ciri Sistem Ekonomi tradisional :

  • Teknik produksi di pelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana.
  • Hanya menggunakan sedikit modal.
  • Pertukaran masih di lakukan dengan sistem barter.
  • Masih belum mengenal sistem pembagian kerja.
  • Masih terikat pada tradisi.
  • Tanah merupakan dasar dari kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.
Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

Berikut adalah kelebihan Sistem ekonomi tradisional :

  • Tidak ada persaingan yang tidak sehat dan hubungan antar individu sangat erat.
  • Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus di tanggung.
  • Tidak bersifat individualistis.
Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

Berikut adalah berbagai kelemahan sistem ekonomi tradisional :

  • Teknologi yang dipakai tergolong masih sangat sederhana, sehingga tingkat produktivitas masih rendah.
  • Kualitas produksi barang yang dihasilkan masih rendah

2. Sistem Ekonomi Liberal atau Kapitalis

Pengertian sistem ekonomi liberal atau kapitalis adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonomi (produksi, distribusi dan konsumsi) sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar.

Sistem ini diajarkan pertama kali oleh Adam Smith di dalam bukunya “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations“.

Model sistem ekonomi liberal atau kapitalis ini merujuk pada pasar persaingan sempurna.

Ciri-Ciri  Sistem Ekonomi Liberal atau Kapitalis

Berikut adalah beberapa ciri-ciri Sistem ekonomi liberal atau kapitalis:

  • Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.
  • Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang di milikinya.
  • Kegiatan ekonomi yang dilakukan ditujukan untuk mendapatkan laba.
  • Aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (pihak swasta).
  • Pemerintah tidak dapat melakukan intervensi terhadap pasar.
  • Persaingan dapat di lakukan secara bebas.
  • Modal memiliki peranan yang sangat vital.
Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal / Kapitalis

Kelebihan Sistem ekonomi liberal / kapitalis antara lain:

  • Mengembangkan inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
  • Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
  • Munculnya persaingan untuk maju.
  • Barang yang dihasilkan berkualitas tinggi karena barang yang tidak memiliki kualitas tidak akan laku di pasar.
  • Efisiensi dan efektivitas sangat tinggi karena tindakan ekonomi akan di dasarkan atas mencari laba.
Kelemahan Sistem Ekonomi Liberal / Kapitalis.

Berikut adalah Kelemahan sistem ekonomi liberal / kapitalis :

  • Sulit untuk melakukan pemerataan pendapatan.
  • Cenderung akan terjadi eksploitasi kaum buruh oleh pemilik modal.
  • Timbul adanya monopoli yang merugikan masyarakat.
  • Sering terjadi gejolak di dalam perekonomian karena terjadi kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.

3. Sistem Ekonomi Komando atau Terpusat

Pengertian ekonomi komando adalah sistem ekonomi di mana pemerintah berperan sangat dominan dan berpengaruh untuk mengendalikan perekonomian.

Sistem ekonomi komando ini di dasarkan pada pandangan Karl Marx (Suroso, 1997: 15-16).

Di dalam sistem ekonomi ini, pemerintah menentukan barang dan jasa apayang akan diproduksi dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando

Berikut ciri-ciri Sistem ekonomi komando :

  • Seluruh alat dan sumber-sumber daya di kuasai oleh pemerintah.
  • Hak milik perorangan tidak pernah di akui.
  • Individu atau kelompok tidak dapat berusaha dengan bebas di dalam aktivitas perekonomian.
  • Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah.
Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

Berikut adalah kelebihan sistem ekonomi komando :

  • Pemerintah dapat lebih mudah untuk mengendalikan inflasi, pengangguran dan permasalahan ekonomi lainnya.
  • Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.
  • Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.
  • Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
  • Jarang terjadi krisis ekonomi.
Kelemahan Sistem Ekonomi Komando

Berikut beberapa kelemahan sistem ekonomi komando :

  • Mematikan inisiatif individu untuk maju
  • Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya

4.  Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian sistem ekonomi campuran adalah penggabungan atau campuran antara sistem ekonomi liberal dan komando.

Di dalam sistem ini pemerintah dapat melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk menjalankan kegiatan perekonomian.

Sistem ekonomi ini banyak diterapkan dan dijalankan pada negara yang sedang berkembang.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran antara lain:

  • Sistem ini adalah gabungan antara sistem ekonomi pasar dan terpusat.
  • Seluruh barang modal dan sumber daya yang vital di kuasai pemerintah.
  • Pemerintah bisa menerapkan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi aktivitas swasta.
  • Peranan pemerintah dan sektor swasta berimbang
Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Berikut adalah kelebihan sistem ekonomi campuran:

  • Kestabilan ekonomi lebih terjamin terjamin
  • Pemerintah dapat lebih fokus untuk memajukan sektor usaha menengah dan kecil
  • Terdapat kebebasan untuk berusaha sehingga dapat mendorong kreativitas individu
  • Hak milik individu atas sumber produksi di akui secara terbatas
  • Kepentingan umum lebih di utamakan dibandingkan dengan kepentingan pribadi
Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran

Berikut adalah beberapa kelemahan sistem ekonomi campuran :

  • Sangat sulit untuk menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya di lakukan pemerintah dan sektor swasta
  • Penentuan batas antara sumber produksi yang dapat dikuasai oleh pemerintah dan swasta sangat sulit.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi dan Macam-macam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *