pengertian sistem

Pengertian Sistem, Karakterisitk, Tujuan dan Klasifikasi Sistem

Posted on

Pengertian Sistem – Kata Sistem merupakan salah satu istilah yang sering kita dengan dalam percakapan sehari, hari-hari, pembicaraan ilmiah ataupun didalam penelitian.

Istilah sistem adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu “sustēma” dan bahasa Latin yaitu “systēma” yang memiliki pengertian satu kesatuan yang terdiri dari kompoen atau elemen yang dihubungkan secara bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi dan energi untuk mencapai tujuan.

Pada umumnya, kata sistem di pergunakan untuk menggambarkan set entitas yang berinteraksi dimana model matematika bisa dibuat.

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

pengertian sistem menurut para ahli

Untuk lebih memahami tentang pengertian sistem, maka berikut beberapa definisi pengertian sistem menurut para ahli:

Jogiyanto (1999: 1)

Menurut Jogiyanto, pengertian sistem adalah jaringan kerja prosedur yang saling terhubung, berkumpul bersama untuk melakukan kegiatan untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu.

Murdik (2002)

Menurut Murdik, pengertian sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau sebuah prosedur atau bagian pengolahan yang mencari tujuan bersama dengan mengoperasikan data atua barang pada waktu tertentu untuk menghasilakn informasi, barang ataupun energi.

Kristanto (2007:1)

Menurut Kristanto, pengertian sistem adalah elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk memproses input yang ditujukan kepada sistem tersebut dan mengolah masukan tersebut hingga menghasilkan output yang di inginkan.

Sutabri (2005:2)

Menurut Sutabri, Pengertian sistem adalah suatu kumpulan ataupun himpunan dari unsur, komponen, variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung dan terpadu.

Ludwig Von Bartallanffy

Menurut Ludwig Von Bartallanffy, pengertian sistem adalah seperangkat unsur yang saling terikat dalam sebuah antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

Anator Raporot

Menurut Anator Raporot, pengertian sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat yang terhubung satu sama lainnya.

L. James Havery

Menurut L. James Havery, pengertian sistem adalah sebuah prosedur yang logis dan rasional yang digunakan untuk melakukan dan menciptakan serangkaian kompone yang terhubung satu

C.W. Chrurchman

Menurut C.W. Chrurchman, Pengertian sistem adalah sebuah perangkat yang terdiri bagian-bagian yang di koordinasikan dengan selaras dan harmonis untuk melaksanakan seperangkat pada tujuan.

Prajudi

Pengertian sistem menurut Prajudi adalah prosedur yang telah direncanakan dengan mengikuti pola tertentu.
Pola-pola tertentu ini diciptakan agar dapat mengerakkan sebuah fungsi agar dapat bekerja dengan baik.

Lani Sidharta

Menurut Lani Sidharta, pengertian sistem adalah sekumpulan unsur yang salint terkait dan secara bersama beroperasi untuk mencapai tujuan yang sama.

John Mc Manama

Menurut John Mc Manama, pengertian sistem adalah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling terhubung dan bekerja sebagai kesatuan organik untuk mencapai hasil yang diinginkan secara efektif dan efisien.

Azhar Susanto (2013: 22)

Menurut Azhar Susanto didalam bukunya “Sistem Informasi Akuntansi“, pengertian sistem adalah kumpulan atau grup dari sub sistem /bagian/komponen apapun baik dari fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai tujuan tertentu.

Sutarman (2009:5)

Menurut Sutarman didalam bukunya “Pengantar teknologi Informasi“, pengertian sistem adalah kumpulan elemen yang saling berinteraksi dalam satu kesatuan dalam rangka menjalankan proses pencapaian tujuan utama.

Mulyadi (2010:5)

Menurut Mulyadi didalam bukunya “Sistem Akuntansi“, Pengertian sistem adalah jaringan prosedur yang di buat berdasarkan pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan sedangkan prosedur adalah suatu urutan kegiatan klerikal, biasanya dapat melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaa yang terjadi secara berulang.

Baca juga | Pengertian Informasi, Jenis-Jenis, Fungsi, Ciri-Ciri dan Karakteristik

Karakteristik Sistem

karakteristik sistem

Menurut Agus Mulyanto di dalam buku “Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi“, Karakteristik sistem terdiri dari :

1. Mempunyai Komponen Sistem (component System)

Sistem tidak akan berada di dalam lingkungan yang kosong akan tetapi sebuah sistem akan berada dan berfungsi dalam lingkungan yang berisi sistem lainnya.

Sebuah sistem harus terdiri dari sejumlah komponen yang memiliki interaksi dan saling bekerja sama dengan tujuan membentuk satu kesatuan.

2. Membentuk Batasan Sistem (Boundary)

Batasan sistem adalah pemisah antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luar.

3. Memiliki Lingkungan (Environment)

Lingkungan luar adalah apa saja yang berada di luar batas sistem yang dapat mempengaruhi operasi sistem, baik pengaruh yang menguntungkan atau pengaruh yang merugikan.

Pengaruh-pengaruh yang dapat menguntungkan harus dijaga sehingga dapat mendukung jalannya suatu sistem.

Sedangkan pengaruh lingkungan yang merugikan harus dapat dikendalikan agar tidak mengganggu jalannya operasi sistem.

4. Memiliki penghubung (Interface) antar komponen

Penghubung adalah media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem lainnya.

Penghubung ini akan menjadi perantara yang digunakan data dari input hingga output.

Dengan adanya media penghubung ini maka subsistem dapat saling berinteraksi dan berintegrasi menjadi satu kesatuan.

5. Memiliki Masukan (Input)

Input atau masukan adalah sejumlah energi yang di masukkan kedalam sistem.

Masukan ini berupa masukan perawatan (Maintenance Input), yaitu bahan yagn di masukkan agar sistem dapat berjalan dan juga masukan sinyal (Signal Input), yaitu input yang diproses untuk mendapatkan output.

6. Memiliki Pengolahan (processing)

Pengolahan adalah bagian untuk melakukan perubahan dari input (masukan) menjadi output (keluaran) yang di inginkan.

7. Memiliki Sasaran dan Tujuan

Sebuah sistem haruslah memiliki sasaran (objective) dan tujuan (goal).

Apabila sebuah sistem tidak memiliki sasaran maka jalannya sistem tidak akan berguna sedangkan tujuan pada sistem adalah untuk mengarahkan sistem.

Tanpa adanya tujuan sistem yang jelas dapat membuat sistem akan berjalan dengan tidak terarah dan tidak terkendali.

8. Memiliki Output (Keluaran)

Output merupakan hasil dari proses energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.

9. Memiliki Feed Back (Umpan balik)

Feed back dibutuhkan oleh bagian kendali sistem untuk melakukan pengecekan terhadap terhadap penyimpangan proses yang terjadi didalam sistem dan mengembalikannya pada posisi normal.

Baca juga | Pengertian SWOT : Apa Itu SWOT ? dan Tujuan analisis SWOT

Tujuan Sistem

tujuan sistem

Menurut Azhar Susanto (2013: 23) di dalam buku ” Sistem Informasi Akuntansi “, tujuan sistem adalah target atau sasaran akhir yang ingin di capai oleh suatu sistem.

Agar target dari sistem tersebut dapat tercapai maka target atau sasaran tersebut terlebih dahulu harus diketahui tentang ciri-ciri dan kriterianya.

Tanpa mengetahui ciri-ciri atau kriteria dari sasaran yang ingin dicapai oleh suatu sistem maka kemungkinan besar tujuan tersebut tidak akan pernah bisa dicapai.

Ciri-ciri dan kriteria tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan sebuah sistem dan menjadi tolak ukur jalannya pengendalian.

Baca juga | Pengertian Sistem Informasi, Tujuan dan Komponen Sistem Informasi

Klasifikasi Sistem

klasifikasi sistem

Menurut Agus Mulyanto, Klasifikasi sistem dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, yaitu :

1. Sistem abstrak dan Sistem Fisik

Sistem Abstak adalah sistem yang berbentuk pemikiran atau gagasan yang tidak terlihat secara fisik.

Sedangan Sistem fisik adalah sistem yang terlihat oleh mata dan berbentuk secara fisik.

2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena adanya proses alam dan bukan dibuat oleh manusia.

Sedangkan Sistem buatan manusia adalah sistem yang tercipta karena rancangan atau di buat oleh manusia.

3. Sistem tertentu (Deterministic System) dan Sistem Tidak Menentu (Probabilistic System)

Sistem tertentu adalah sistem yang jalannya dapat di prediksi secara tepat dan proses interaksi antar bagiannya dapat di deteksi dengan pasti.

Sedangkan sistem tidak menentu adalah sistem yang hasil akhirnya tidak dapat di prediksi dan karena bersifat probabilitas.

4. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka

Sistem tertutup adalah sistem yang tidak memiliki hubungan dengan lingkungan diluar sistem.

Oleh sebab itu, sistem tertutup tidak pernah akan berinteraksi dan tidak akan dipengaruhi oleh lingkungan luar.

Sistem ini dapat bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak luar.

Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang memiliki hubungan dengan lingkungan luar dan dapat dipengaruhi oleh situasi lingkungan diluar sistem.

Baca juga | Pengertian POAC Dalam Ilmu Manajemen Terlengkap

Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan tentang pengertian sistem maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem adalah kumpulan komponen sistem yang saling terhubung satu sama lainnya untuk mencapai tujuan.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Sistem, Karakterisitk, Tujuan dan Klasifikasi Sistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *