Pengertian Stakeholder

Pengertian Stakeholder Adalah, Klasifikasi, fungsi dan peran

Posted on

Pengertian Stakeholder – Stakeholder adalah seluruh pihak baik itu internal atau eksternal yang memiliki hubungan yang bersifat mempengaruhi dan dipengaruhi, bersifat langsung atau tidak perusahaan oleh perusahaan.

Secara garis besar, stakeholder adalah frasa yang dibentuk dari dua buah kata yaitu “stake” dan “holder.

Kata “stake” dapat di artikan sebagai kepentingan sedangkan kata “holder” dapat diartikan sebagai pemegang.
Atas dasar pengertian tersebut maka stakeholder dapat diartikan sebagai pemegang kepentingan.

Pengertian Stakeholder Menurut Para Ahli

Stakeholder Adalah

Berikut adalah beberapa pengertian Stakeholder menurut para ahli, yaitu :

Freeman dan McVea (2001)

Menurut Freeman dan McVea, pengertian stakeholder adalah setiap kelompok atau individu yang bisa mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pencapaian tujuan organisasi.

Rhenald Kasali

Di dalam bukunya “Manajemen Public Relation“, Renald Khasali mendefinisikan stakeholder adalah setiap kelompok yang berada didalam atau diluar perusahaan yang memiliki peran untuk menentukan keberhasilan perusahaan.

Biset

Secara singkat, biset memberikan definisi pada stakeholder adalah orang dengan kepentingan atau perhatian terhadap permasalahan tertentu.

Wibisono

Pengertian stakeholder menurut Wibisono adalah seseorang atau kelompok yang mempunyai kepentingan secara langsung atau tidak langung yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi atas kegiatan atau eksistensi perusahaan.

ISO 26000 SR

Di dalam ISO 26000 SR, pengertian stakeholder adalah individu atau kelompok yang memiliki kepentingan pada keputusan serta kegiatan perusahaan.

AA1000 SES

Arti stakeholder didalam AA1000 SES adalah kelompok yang bisa mempengaruhi atau terpengaruhi oleh kegiatan, produk atau layanan dan kinerja perusahaan.

Baca juga | Pengertian Kepemimpinan, Fungsi, Unsur, Teori dan Gaya Kepemimpinan

Klasifikasi Stakeholder

Klasifikasi stakeholder secara umum dapat dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu stakeholder internal dan stakeholder eksternal.

Berikut penjelasannya :

1 . Stakeholder Internal

Pengeritan stakeholder internal adalah publik yang ada didalam ruang lingkup perusahaan atau organisasi.

Stakeholder internal ini relatif mudah untuk dikendalikan dan diperkerjakan untuk komunikasi internal yang bisa di serahkan kepada bagian lain seperti kepegawaian bahkan bisa dirangkap oleh eksekutif puncak.

Unsur-unsur stakeholder internal ini dapat terdiri dari :

  • Pemegang saham : pemilik perusahaan yang memiliki kekuasaan besar.
  • Manajer dan Top Executive : Para manajer yang berada dibawah kendali pemilik dan memiliki kapasitas yang memadai serta dapat tampil secara otonom dalam mengelola perusahaan.
  • Karyawan : orang-orang yang berasda didalam perusahaan yang tidak memegang jabatan struktural.
  • Keluarga karyawan

2. Stakeholder Eksternal

Stakeholder eksternal merupakan individu atau kelompok yang memiliki kepentingan dalam perusahaan dan berada diluar perusahaan.

Beberapa contoh stakeholder eksternal diantaranya adalah :

  • Konsumen : Individu atau kelompok yang memiliki hak untuk memilih barangnya sendiri dan konsumen sangat diperebutkan oleh banyak produsen
  • Pemerintah : penentu kebijakan, sedikit sekali produsen yang bisa membujuk pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang menguntungkan baginya.
  • Penyalur : pihak-pihak menyalurkan barang-barang yang dikehendaki konsumen.
  • Pers : media-media yang memiliki pengaruh sangat besar pada masyarakat.
  • Komunitas : masyarakat yang tinggal, hidup, dan berusaha di sekitar lokasi suatu perusahaan.

Baca juga | Pengertian Badan Usaha Dan Jenis-Jenis Badan Usaha

Fungsi dan Tujuan Stakeholder

Berdasarkan dari pembahasan diatasn maka dapat dipahami bahwa stakeholder pada perusahaan merupakan berbagai pihak yang terkait secara langsung atau tidak langsung atas kesuksesan jalannya perusahaan.

Pihak-pihak tersebut diantaranya adalah, pemilik, karyawan, pemasok, konsumen, dll.

Pada saat berbicara tentang stakeholder maka perusajhaan harus dapat menciptakan perusahaan secara lengkap dengan segala sistem, perangkat dan juga atribut agar dapat memenuhi harapan masyarakat secara umum dan pihak yang berkepentingan dengan perusahaan.

Dengan kata lain perusahaan tidah dapat berjalan dengan egonya sendiri karena perusahaan harus dapat menjalin komunikasi dan hubungan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan perusahaan.

Bila dilihat dari fungsinya maka stakehoder dapat berfungsi seperti fungsi pemimpin.

Oleh sebab itu pihak-pihak yang menjadi stakeholder harus memiliki rasa tanggung jawab dalam rangka mewujudkan tujuan dan idealitas yang diharapkan dari perusahaan.

Baca juga | Pengertian Organisasi, Tujuan, Fungsi, Ciri Ciri dan Unsur

Peran Stakeholder

Di dalam kegiatan bisnis, stakeholder memiliki peran yang berbeda sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Namun semua stakeholder tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu menumbuhkan perusahaan dalam aktivitas bisnis.

Berikut beberapa peran stakeloder dalam kegiatan bisnis :

Pemegang Saham

Peran pemegang saham adalah sebagai investor yang menyediakan modal untuk menjalankan perusahaan.

Selain itu pemegang saham memiliki peran sebagai pengawas perusahaan seperti kinerja karyawan dan juga kondisi finansial.

Karyawan

Keberhasilan perusahaan sangat tergantung pada kinerja sumber daya manusia yang ada didalam perusahaan.

Peran pegawai ini sangat penting didalam perusahaan dimana mereka adalah orang-orang yang terkait secara langsung dengan proses produksi.

Supplier

Supplier atau pemasok adalah pihak yang menyediakan bahan baku yang digunakan untuk proses produksi.

Bila penyediaan bahan baku dari supplier terlambat maka dapat berakibat pada terganggunya proses produksi sehingga proses pemasaran dan distribusi akan terganggu.

Konsumen

Konsumen merupakan pengguna atau pengamat hasil produk dari sebuah perusahaan.

Diterima atau tidaknya barang yang dipasarkan sangat tergantung pada selera masyarakat sehingga saran konsumen sangatlah penting demi kemajuan perusahaan.

Kompetitor (pesaing)

Salah satu yang tidak terhindar dari bisnis adalah persaingan usaha dimana pesaing langsung adalah perusahaan memiliki produk atau jasa sama dalaml industri tertentu.

Pemerintah

Pemerintah adalah pihak yang berwenang dan memiliki kuasa untuk mengeluarkan perizinan usaha.

Baca juga | Pengertian Perusahaan, Jenis dan Bentuk Perusahaan di Indonesia

Teori Stakeholder

Teori stakeholder adalah teori yang menggambarkan kepada pihak mana saja perusahaan bertanggung jawab (Freeman, 1984).

Munculnya teori stakeholder adalah sebagai paradigma dominan semakin menguatkan konsep bahwa perusahaan bertanggung jawab tidak hanya kepada pemegang saham melakinkan kepada para pemangku kepentingan.

Berikut adalah beberapa teori stakeholder :

Instrumental

Instrumental ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan memperhatikan kepentingan stakeholder.

Semua pihak harus menjalin hubungan agar dapat saling menguntungkan satu sama lainnya.

Bila hubungan semua pihak dapat terjalin dengan baik maka pendapatan yang diperoleh dapat terus meningkat.

Hal inilah yang membuat semua pihak harus saling menjalin hubungan yang baik agar kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan perusahaan.

Normatif

Didalam menjalankan bisnis tidak hanya sekedar mencari keuntungan belak karena terdapat beberapa pihak harus mendapatkan imbalan yang pantas karena memberikan jasanya kepada perusahaan.

Stakeholder ini dapat mempengaruhi perusahaan yang dapat mengalihkan kepentingan kepda pihak lain bila terjadi kerugian yang diterima karena partisipan berkurang.

Deskriptif

Pada teori deskripti dapat memberikan gambaran pada manajer bahwa pengelolaan tugas kepentingan harus dapat saling menguntungkan.

Hal ini membuat semua pihak saling membutuhkan dan bila ada salah satu pihak yang keberatan maka dapat berpengaruh pada perusahaan.

Seorang manajer memiliki peranan penting agar perusahaan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Pengertian Stakeholder Adalah, Klasifikasi, fungsi dan peran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *