Pengertian Surat Kabar

Pengertian Surat Kabar Adalah, Fungsi, Karakteristik dan Ciri-Ciri

Posted on

Pengertian Surat Kabar Adalah – Surat kabar atau pers merupakan salah satu kekuatan sosial dan ekonomi yang sangat penting didalam masyarakat.

Pada awalnya, surat kabar berbentuk sederhana yaitu berbentuk lembaran kertas yang kemudian dipublikasikan secara lokal hingga saat ini dapat kita lihat.

Pada umumnya kertas surat kabar memiliki ukuran yang besar dan di buat dari kertas buram dengan ukuran font sekitar 12px.

Pengertian Surat Kabar Adalah

Surat kabar atau koran adalah media massa yang disusun, dibentuk dan dicetak dari kertas buram yang memiliki ukuran besar yang berisi tentang informasi kehidupan sehari, informasi sekitar atau berita yang ditulis oleh para jurnalis atau wartawan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), surat kabar dapat didefinisikan sebagai lembaran kertas yang bertuliskan berita, kabar dan sebagainya yang dibagi kedalam kolom-kolom (8-9 kolom) serta diterbitkan setiap hari secara periodik.

Menurut Onong Uchjana Efendy (1986: 241), pengertian surat kabar adalah media masa yang populer di semua kalangan masyarakat baik itu tingkat atas maupun tingkat bawah.

Di dalam kamus komunikasi, arti surat kabar adalah lembaran yang dicetak dengan memuat laporan yang terjadi dalam masyarakat dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Terbit secara periodik

  • Bersifat umum
  • Isinya termassa
  • Aktual
  • Terkait dengan apa saja dan dari mana saja dari seluruh dunia.
  • Mengandung nilai untuk diketahui pembaca.

Baca juga | Pengertian Media Adalah, Arti, Fungsi dan Jenis-Jenis

Fungsi Surat Kabar

Fungsi Surat Kabar

Pada berbagai literatur komunikasi dan jurnalistik dikatakan bahwa surat kabar memiliki 5 (lima) fungsi yang berlaku secara universal, yaitu :

1. Informasi (to inform)

Fungsi utama dari surat kabar atau pers adalah memberikan informasi secepatnya kepada manyarakat seluas-luasnya.

Informasi yang diberikan harus dapat memiliki kriteria berikut :

  • Aktual
  • Faktual
  • Menarik atau penting
  • Benar
  • Lengkap
  • Utuh
  • Jelas dan jernih
  • Jujur dan adil
  • Berimbang
  • Relevan
  • Bermanfaat dan etis.

2. Mendidik (to educate)

Informasi yang disebarluaskan didalam surat kabar harus berada didalam kerangka mendidik.

Hal inilah yang membedakan pers sebagai lembaga kemasyarakatan dengan lembaga kemasyarakat lainnya.

Sebagai lembaga ekonomi, surat kabar atau pers dituntut untuk dapat komersil untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Namun disisi lainnya, orientasi dan tujuan komersil tersebut tidak boleh mengurangi atau meniadakan fungsi dan tanggung jawab sosial pers.

Tanggung jawab sosial pers ini adalah harus mampu dan mau untuk memerankan dirinya sebagai guru bangsa.

3. Mempengaruhi (to influence)

Pers atau surat kabar adalah kekuatan ke empat setelah legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Pada kerangka ini, adanya pers bertujuan untuk mengawasi serta mengontrol kekuasaan legislatif, eksekutif dan juga yudikatif kekuasaan tidak berjalan abolut dan korup.

Hal ini lah yang menyebabkan negara yang memahami tentang demokrasi, pers memikul funsi sebagai pengawas pemerintahan dan masyarakat.

Tanggung jawab pers sebagai kontrol sosial, pers harus patuh pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

4. Menghibur (to entertain)

Keberadaan surat kabar tidak hanya menampilkan informasi yang mendidik, mengoreksi namun surat kabar harus dapat berfungsi sebagai media hiburan yagn menyenangkan dan sehat bagi seluruh masyarakat.

Hal ini berarti bahwa surat kabar harus menampilkan pesan rekreatif yagn disajikan dari cerita pendek hingga teka-teki yang tidak boleh bersifat negatif.

Surat kabar harus mampu menjadi teman menyenangkan bagi pembaca dengan menyajikan hiburan yang tidak menyesatkan.

5. Mediasi (to mediate)

Surat kabar harus dapat berfungsi sebagai mediasi atau fasilitas penghubung (mediator).

Pers harus mampu untuk melaporkan berbagai peristiwa yang terjadi di dunia didalam lembaran kertas yang tertata dengan rapi dan menarik.

Dengan kemampuannya ini, pers harus menjadi media penghubung berbagai peristiwa yang terjadi di dunia degnan para pembaca yang berbeda tempat kejadian peristiwa.

Baca juga | Pengertian Majalah Adalah, Jenis-Jenis, Fungsi dan Ciri-Ciri

Karakteristik Surat Kabar

Karakteristik Surat Kabar

Menurut Sumadiria (2008:35), terdapat setidaknya 5 (lima) ciri dari surat kabar :

1. Periodesitas

Karakteristik surat kabar yang pertama adalah periodesitas yang berarti surat kabar harus diterbitkan secara teratur dan periodik.

Surat kabar yang terbit setiap hari sekalipun harus selalu konsisten dengan pilihannya apakah itu terbit di pagi hari atau di sore hari.

Bila surat kabar memilih untuk terbit setiap hari pada sore hari maka seterusnya mereka harus elalu terbit setiap hari di sore hari.

Surat kabar yang diterbitkan secara periodik maka pada umumnya surat kabar tersebut mengalami permasalahan manajemen seperti krisis finansial, konflik internal atau juga kehabisan modal.

2. Publisitas

Pengertian dari publisitas adalah surat kabar ditujukan untuk khalayak umum yang bersifat heterogen yang menunjuk pada dua dimensi yaitu secara geografis dan psikologis.

Secara geografis menunjuk pada data administrasi kependudukan seperti jenis kelamin, usia, suku, agama, tingkat pendidikan, tempat tinggal,dll

Sedangkan Psikologis menunjuk pada sifat kepribadian, sifat, kebiasaan, adat istiadat, dll.

Karena ditujukan untuk umum yang bersifat heterogen maka pengemasan setiap pesan didalam surat kabar harus tunduk dan patuh pada kaidah bahasa jurnalistik yaitu menarik, sederhana, jelas, lugas, menggunakan kalimat aktif dan menghindari perkataan atau istilah yang teknis.

3. Aktualitas

Arti dari aktualitas adalah informasi yang diberikan dalam surat kabar harus baru, menunjuk pada peristiwa yang baru atau sedang terjadi.

Pengertian secara etimologis, aktualitas adalah kini dan dalam keadaan sebenarnya.

Didalam dunia jurnalistis, aktualitas sendiri memiliki 3 (tiga) dimensi yaitu kalender, waktu dan masalah.

4. Universalitas

Pengertian dari Universalitas adalah kesemestaan surat kabar dapat dilihat dari sumbernya dan keanekaragaman materi isinya.

Bila dilihat dari sumbernya, berbagai peristiwa yang dilaporkan dalam surat kabar berasal dari empat penjuru mata angin.

Apabila dilihat dari materinya maka sajian surat kabar dapat beranekaragaman yaitu mencapkup tiga kelompok besar yaitu berita, opini dan iklan.

5. Objektifitas

Definisi dari objektifitas adalah nilai etika moral yang harus dipegang oleh surat kabar dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Setiap berita yang disajikan harus dapat dipercaya serta menari perhatian pembaca tanpa mengganggu perasaan dan pendapat mereka.

Surat kabar yang baik harus dapat menyajikan hal yang faktual sehingga kebenaran isi berita yang disampaikan tidak akan menimbulkan tanda tanya dari pembaca.

Baca juga | Pengertian Berita Adalah, Jenis-Jenis dan Struktur

Jenis-Jenis Surat Kabar

Jenis-Jenis Surat Kabar

Bila dilihat dari jenis, sirkulasi, segmentasi dan pangsa pasar maka surat kabar dapat dibagi menjadi beberapa, yaitu :

1. Pers Komunitas

Pers komunitas memiliki jangkauan wilayah sirkulasi yang sangat terbatas dan biasanya hanya mencakup satu atau beberapa desa dalam satu kecamatan.

Kebijakan pemberitaan surat kabar komunitas ini banyak ditujukan untuk mengangkat potensi dan permasalahan di desa atau kecamatan setempat.

Fungsi pers komunitas ini lebih difokuskan pada penyebarluasan informasi dan edukasi.

2. Pers Lokal

Pers lokal adalah surat kabar yang beredar hanya pada sebuah kota dan sekitarnya dan ciri utama dari pers lokal adalah 80% isinya merupakan berita, tulisan dan sajian gambar bernuansa lokal.

Kebijakan redaksional dalam pers lokal lebih menekankan kepada pengembangan kedekatan geografis dan kedekatan psikologis dalam semua aplikasinya.

3. Pers Regional

Pers Regional adalah pers yang berkedudukan di Ibu Kota dan wilayah sirkulasinya mencakup seluh kota didalam suatu provinsi.

Di dalam kondisi yang normal, kebijakan pers regional tidak jauh berbeda dengan pers lokal.

Hal ini berarti, pers regional akan tetap tidak beranjak dari teori proximity dengan cara mengembangkan dan membangun kedekatan geografis dan kedekatan psikologis serta sosio kultural dengan khalayak serta kultur daerahnya.

4. Pers Nasional

Kedudukan dari pers nasional pada umumnya berada di ibu kota negara dan wilayah sirkulasinya berada dalam jangkauan sirkulasi transportasi udara, sungai dan laut.

Untuk dapat memenuhi tuntutan distribusi dan sirukulasinya, pers nasional lebih banyak mengembangkan teknologi sistem cetak jarak jauh.

Kebijakan redaksional dari pers nasional lebih menekankan pada permasalah, isu, aspirasi, tuntutan dan kepentingan nasional tanpa memandang geografis atau ikatan primodial seperit agama, budaya dan suku bangsa.

5. Pers Internasional

Pers Internasional merupakan surat kabar yang hadir di sejumlah negara dengan memakai teknologi sistem jarak jauh dengan pola pengembangan zona atau wilayah.

Contohnya adalah penduduk Indonesia dapat membaca majalah Times atau surat kabar International Herald Tribune edisi asia sedangkan penduduk Inggris dapat menikmati Times atau Newsweek edisi Eropa.

Wilayah sirkulasi pers internasinal kebanyakan berpusat di ibukota negara dan beberapa kota besar negara setempat yang masuk kedalam pengaruh satelitnya baik itu secara politis, industri atau bisnis.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Surat Kabar Adalah, Fungsi, Karakteristik dan Ciri-Ciri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *