Pengertian Tindak Pidana

Pengertian Tindak Pidana Adalah, Jenis dan Unsur

Posted on

Pengertian Tindak Pidana – Istilah tindak pidana adalah terjemahan dari “strafbaar feit” yang dapat didefinisikan sebagai perbuatan yang dilarang oleh aturan hukum dimana larangan tersebut disertai dengan ancaman (sanksi) yang berupa pidana tertentu bagi yang melanggar aturan tersebut.

Pada dasarnya, pengertian tindak pidana didalam hukum pidana terkait dengan perbuatan yang melanggar hukum pidana.

Pengertian Tindak Pidana Menurut Para Ahli

Untuk mendalami terkait dengan arti tindak pidana maka berikut adalah beberapa pengertian menurut para ahli :

Vos

Menurut Vos, Definisi tindak pidana adalah kelakuan salah yang dapat diancam dengan peraturan perundang-undangan sehingga sebuah kelakuan yang dilarang dengan ancaman pidana.

Prodjodikoro

Menurut Prodjodikoro, arti tindak pidana adalah perbuatan yang para pelakunya dikenakan sanksi atau hukuman pidana.

Simons,

Menurut Simons, pengertian tindak pidana adalah sebuah tindakan atau perbuatan yang diancam dengan pidana oleh UU Hukum Pidana yang bertentangan dengan hukum pidana dan dijalkankan dengan kesalahan oleh seseorang yang mampu bertanggung jawab.

E. Utrecht

Menurut E. Utrecht, arti tindak pidana adalah istilah peristiwa pidana juga sering dikatakan sebagai delik.

Hal ini dikarenakan peristiwa tersebut adalah sebuah perbuatan atau sesuatu yang melalaikan atau akibatnya.

Moeljatno

Menurut Moeljatno, pengertian perbuatan tindak pidana adalah perbuatan yang dilarang dan di ancam dengan pidana kepada siapapun yang melanggar larangan tersebut.

Perbuatan itu juga dirasakan oleh masyarakat sebagai sebuah hambatan tata pergualan yang di cita-citakan oleh masyarakat.

Moeljatno juga menyatakan bahwa tindak pidana merupakan perbuatan yang memiliki unsur dan sifat yang saling terkait.

Unsur-unsur tersebut dapat terbagi menjad 2 (dua) macam, yaitu :

  • Subyektif : terkait dengan diri pelaku dan termasuk didalamnya yaitu semua hal yang berada di dalam hatinya.
  • Obyektif : unsur-unsur yang melekat pada pelaku atau yang terkait dengan keadaannya, yaitu keadaan dimana tindakan-tindakan dari pelaku itu harus dilakukan

Pompe

Menurut Pompe, tindak pidana adalah pelanggaran pada norma yang dilakukan karena adanya kesalahan pelanggar dan diancam dengan pidana untuk mempertahankan tata hukum dan menyelematkan kesejahteraan umum.

Baca juga | Pengertian Hukum Pidana Adalah, Tujuan dan Fungsi

Jenis-Jenis Tindak Pidana

Tindak pidana umum adalah sebuah perbuatan pidana yang pengaturannya ada didalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

Tindak Pidana Umum

Pengertian tindak pidana umum ini adalah sebuah perbuatan yang telah diatur didalam KUHPidana.

Kejahatan

Kejahatan merupakan sebuah perbuatan yang melanggar dan bertentangan dengan hal yang sudah ditentukan didalam kaidah.

Secara umum, pengertian kejahatan adalah perbuatan yang melanggar larangan yang telah ditetapkan di dalam kaidah hukum dan tidak memenuhi atua melawan perintah yang telah ditetapkan pada kaidah hukum yang berlaku didalam masyarakat.

Terdapat beberapa jenis dari tindak pidana, yaitu :

  • Kesengajaan dan kealpaan
  • Perbuatan yang melanggar Undang-undang
  • Kejahatan dan pelanggaran
  • Delik formil (menitik beratkan pada perbuatan)
  • Unsur delik tunggal (hanya dilakukan sekali dalam perbuatan)
  • Delik biasa (penuntutan bisa dilakukan tanpa adanya aduan)

Baca juga | Supremasi Hukum Artinya, Pengertian, Tujuan dan Prinsip

Unsur-Unsur Tindak Pidana

Beberapa Unsur-unsur tindak pidana sebagai berikut:

a. Unsur Objektif

Unsur objektif merupakan unsur yang terdapat di luar si pelaku.

Unsur-unsur yang ada hubungannya dengan keadaan di mana tindakan-tindakan si pelaku itu harus dilakukan terdiri dari:

  • Sifat melanggar Hukum.
  • Kualitas dari pelaku.
  • Kausalitas : hubungan antara sebuah tindakan sebagai penyebab dengan sebuah fakta sebagai akibatnya.
b. Unsur Subjektif

Unsur subjektif merupakan unsur yang ada atau melekat didalam diri pelaku atau yang dikaitkan dengan diri pelaku termasuk didalamnya semua yang berada didalam hatinya.

Didalam Unsur subjektif ini dapat terdiri dari :

  • Kesengajaan atau ketidaksengajaan (dolus atau culpa).
  • Tujuan dari sebuah percobaan, seperti di tentukan dalam Pasal 53 ayat 1 KUHP.
  • Beberapa tujauan seperti terdapat dalam kejahatan, pencurian, penipuan, pemerasan, dan sebagainya.
  • Melakukan perencanaan terlebih dulu seperti yang tercantum dalam pasal 340 KUHP, yaitu pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu.
  • Memiliki perasaan takut seperti terdapat di dalam Pasal 308 KUHP.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Tindak Pidana Adalah, Jenis dan Unsur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *