ruang lingkup manajemen keuangan

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

Posted on

Ruang Lingkup Manajemen keuangan – Manajemen keuangan merupakan salah satu faktor penting yang harus anda perhatikan ketika akan memulai untuk menjalankan bisnis atau usaha.

Tanpa memiliki pengetahuan tentang manajemen keuangan maka bisnis yang anda jalankan akan menjadi berantakan.

Sistem keuangan pada bisnis dapat terhubung secara langsung dengan beberapa elemen penting seperti bagian pemasaran, produksi dan personalia.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan mencakup area yang sangat luas dan multidimensi sehingga dibutuhkan pendekatan mulitidimensi.

Ruang lingkup manajemen keuangan dapat dibagi menjadi 4 (empat), yaitu :

1. Keputusan investasi

jelaskan ruang lingkup manajemen keuangan

Melakukan evaluasi terhadap risiko, mengukur biaya dan memperkirakan manfaat yang dihasilkan dari sebuah proyek berada di bawah keputusan investasi.

Keputusan investasi ini adalah bagian penting dari ruang lingkup manajemen keuangan.

Dua komponen dari keputusan investasi adalah penganggaran modal dan likuiditas.

Penganggaran modal pada umumnya dikenal sebagai penilaian investasi dan berkaitan dengan alokasi modal serta komitmen dana sehingga dapat menghasilkan pendapatan di masa yang akan datang.

Penganggaran modal dapat menentukan investasi jangka panjang yang mencakup penggantian atau renovasi aset yang lama.

Hal ini berkaitan dengan menjaga keseimbangan dengan tepat antara aset tetap dan lancar untuk memaksimalkan likuiditas yang di harapkan dalam perusahaan untuk kelancaran fungsinya.

Penganggaran modal adalah keputusan yang sangat penting karena dapat berpengaruh terhadap keberhasilan jangka panjang dan perkembangan perusahaan.

Untuk membuat keputusan investasi ini sangatlah sulit karena harus membuat estimasi dan manfaat yang tidak diketahui secara pasti.

Baca juga | Pengertian Manajemen Keuangan, Tujuan Dan Prinsip-prinsip Dasarnya

2. Keputusan pembiayaan

pengertian ruang lingkup manajemen keuangan

Keputusan pembiayaan memiliki fokus pada sisi akuntabilitas dan ekuitas dari neraca perusahaan.
Misalkan saja keputusan untuk menerbitkan obligasi sebagai jenis keputusan pembiayaan.

Tujuan dari keputusan pembiayaan adalah untuk menutupi pengeluaran dan investasi yang timbul.

Keputusan ini melibatkan penghasilan modal dengan berbagai metode dan dari sumber yang berbeda, dalam proporsi yang relatif serta mempertimbangkan biaya peluang yang berhubungan dengan waktu flotasi sekuritas.

Keputusan pembiayaan sangat terkait dengan bauran pembiayaan dan struktur keuangan perusahaan.

Untuk menggumpulkan dana sangat membutuhkan keputusan yang terkait dengan sumber keuangan, pilihan sumber dana alternatif,dll.

Seorang manajer keuangan harus dapat mengembangkan bauran keuangan yang terbaik dan optimal untuk perusahaan sehingga dapat memaksimalkan harga pasar untuk jangka panjang.

Untuk memenui kebutuhan investasi perusahaan dapat mengumpulkan modal dari berbagai sumber, yaitu :

Sumber pendanaan jangka panjang :
  • Modal saham
  • Saldo laba
  • Obligasi
  • Lembaga keuangan
  • Pendanaan ventura
  • Sekuritasi aset
  • Dll.
Sumber pendanaan jangka menengah:
  • Modal Preferensi atau Saham Preferensi
  • Obligasi
  • Pinjaman Jangka Menengah dari lembaga Keuangan atau Pemerintah
  • Dll.
Sumber pendanaan jangka pendek :
  • Kredit Perdagangan
  • Pinjaman Jangka Pendek
  • Uang muka diterima dari pelanggan
  • Kreditor
  • Hutang
  • Dll.

3. Keputusan dividen

kesimpulan ruang lingkup manajemen keuangan

Keputusan dividen memiliki peran yang penting dalam perusahaan untuk menentukan julah pajak yang dibayarkan oleh pemegang saham.

Kebijakan dividen yang baik dapat membantu perusahaan untu mencapai tujuan untuk memasimalkan kekayaana perusahaan.

Mendistribusikan seluruh laba dalam bentuk dividen atau mendistribusikan sebagian persentase dari laba ditentukan oleh kebijakan dividen.

Hal ini di kenal sebagai penentu rasio pembayaran dividen optimal atau proporsi laba bersih yang akan dibayarkan kepada pemegang saham.

Stabilitas dividen tunai dan stok dapat menentukan parameter yang menentukan jumlah peluang investasi.

Perluasan aktivitas ekonmi juga tergantung pada efektivitas keputusan dividen pada ruang lingkup manajemen keuangan.

Manajer keuangan harus mengambil keputusan dengan mempertimbangkan rasio pembayaran dividen yang optimal.

Laba ditahan harus dimanfaatkan untuk peluang investasi yang ada untuk perusahaan, rencana ekspansi, dll.

Baca juga | Fungsi Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan yang Harus Diketahui

4. Keputusan modal kerja

ruang lingkup dari manajemen keuangan

Keputusan yang berkaitan dengan modal kerja juga bagian penting dari ruang lingkup manajemen keuangan.

Seluruh keputusan yang melibatkan modal kerja dan pendanaan jangka pendek dikenal sebagai keputusan moda kerja.

Keputusan ini di buat untuk mengelola hubungan antara aset jangka pendek.

Keputusan modal kerja berkaitan dengan pembiayaan dalam aset lancar yang meliputi uang tunai, piutang, invetaris, surat berharga jangka pendek dan kewajiban lancar yang meliputi hutang tagihan, pengeluaran, kreditor, dll.

Aset lancar adalah aset yang dapat di konversi menjadi uang tunai dalam waktu 1 tahun.

Begitu juga dengan kewajiban lancar yang berkemungkinan besar akan jatuh tempo pembayaran dalam tahun akutansi.

Kesimpulan

Ketika anda akan menjalankan bisnis atau usaha maka anda harus memahami tentang ruang lingkup manajemen keuangan.

Hal ini penting karena setiap keputusan harus memperhatikan seluruh kepentingan pemegang saham.

Dengan memahami ruang lingkup dari manajemen keuangan maka pebisnis dapat memaksimakan kekayanaan perusahaan yang tergantung dengan peningkatan kekayaan bersih, modal yang di investasikan dalam bisnis untuk pertumbuhan perusahaan.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Ruang Lingkup Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *