strategi manajemen risiko

Strategi Manajemen Risiko Perusahaan yang Efektif

Posted on

Strategi manajemen risiko dapat memberikan pendekatan yang terstruktur untuk mengidentifkasi, menilai dan mengelola risiko.

Manajemen risiko adalah proses identifikasi, penilaian serta penentuan prioritas risiko atau ketidakpastian dengan memimalkan, memonitor dan mengendalikan akibat dari risiko

Dengan manajemen risiko ini dapat meningkatkan seluruh potensi peluang dengan menjalankan sumber daya dengan baik.

Baca juga | Pengertian manajemen Risiko, Tahapan, Tujuan dan Jenis-Jenisnya

Strategi manajemen risiko

strategi manajemen yang efektif

Strategi manajemen risiko dapat dikembangkan dan diimplementasikan menjadi strategi yang kompleks untuk perusahaan.

Sebelum menentukan strategi manajemen risiko yang efektif, ada 5 (hal) yang harus anda lakukan, yaitu :

1. Identifikasi risiko

Risiko dapat meliputi segala peristiwa yang dapat menyebabkan masalah atau manfaat.

Identifikasi risiko dapat dimulai dari sumber masalah dan manfaat internal atau dari pihak pesaing.

Untuk melakukan identifikasi risiko anda dapat melakukan riset :

  • Peristiwa dan risiko masa lalu
  • Kemungkinan perubahan di masa depan pada lingkungan bisnis anda atau perubahan tren ekonomi.
  • Mencari masalah sosial dan komunitas yang bisa mempengaruhi bisnis
  • Meninjau laporan audit dari laporan audit keuangan
  • Berdiskusi masalah bisnis dengan staf, pelanggan, pemasok atau konsultan anda.
2. Analisa risiko

Setelah anda melakukan identifikasi risiko maka langkah selanjutnya anda dapat menganalisa secara menyeluruh potensi risiko bisnis secara mendalam.

Menganalisis risiko sangat sulit untuk dilakukan apabila anda kurang informasi sehingga anda harus mempersiapkan segala informasi yang dibutuhkan.

Baca juga | Pentingnya Manajemen Risiko Bagi Kesuksesan Perusahaan

3. Skala prioritas risiko

Setelah anda melakukan identifikasi dan analisa risiko, mungkin anda akan menemukan daftar risiko yang banyak.

Oleh sebab itu sangat penting bagi anda untuk menentukan prioritas risiko sehingga anda dapat mengatasi masalah paling urgent terlebih dahulu.

Buatlah daftar risiko dengan mengklasifikasikan risiko berdasarkan prioritas dengan nilai tinggi, sedang dan rendah.

Dengan menetapkan peringkat kualitas masing-masing risiko untuk membantu anda menggambarkan seberapa parah risiko yang mengancam perusahaan anda.

Anda juga dapat menentukan besarnya risiko yang memiliki potensi yang ditimbulkan dapat menghancurkan perusahaan anda.

4. Merespon risiko

Karena anda telah menguasai semua kemungkinan risiko maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah mencari solusi dari risiko terbesar.

Anda harus mencari cara untuk mengurangi kemungkinan risiko negatif kemudian mengubahnya menjadi peluang yang positif.

Pada tahapan penilaian risiko ini, pencegahan harus dipersiapkan dengan matang sehingga akan terus maju walaupun risiko tersebut ada.

Buatlah rencana untuk mengurangi untuk setiap risiko yang ada dan kembangkan strategi tambahan untuk pencegahan.

5. Memonitor risiko

Setelah anda mengetahui segala kemungkinan risiko dan apa yang akan terjadi maka langkah selanjutnya adalah memantau risiko tersebut.

Setiap strategi manajemen risiko bersifat fleksibel karena setiap hal dapat berubah diperusahaan anda termasuk juga risiko.

Ketika perubahan ini terjadi maka anda dapat memperbarui strategi anda untuk memastikan anda dapat menghadapai segala bentuk ancaman terhadap bisnis anda.

Dengan strategi yang terus berkelanjutan ini dapat membuat perusahaan anda dapat bergerak dengan cepat dan selalu siap untuk melakukan berbagai inovasi untuk mencapai tujuan perusahaan.

Baca juga | Manfaat Manajemen Risiko Bagi Perusahaan Secara Umum

Cara pengelolaan risiko bisnis

cara pengelolaan risiko

Ketika anda merencanakan bisnis berarti anda juga harus siap untuk mengelola sejumlah risiko yang mungkin timbul.

Terkadang anda berharap bahwa segala sesuatu dalam bisnis anda dapat berjalan tanpa harus menghadapi risiko.

Namun pada kenyataannya tidak akan seperti itu, karena untuk mencapai kesuksesan dalam bisnsi anda harus berani mengambil segala risiko yang ada.

Walaupun risiko tersebut memiliki potensi untuk anda hadapi tapi anda masih bisa mengelolanya sehingga anda dapat meminimalkan atau menghindar dari dampak negatif risiko tersebut.

Berikut beberapa cara pengelolaan risiko yang dapat anda lakukan :

1. Menghindari risiko

Strategi terbaik dalam manajemen risiko adalah menghindari risiko namun anda akan kehilangan peluang untuk mendapatkan keuntungan.

Ketika anda menghadapi risiko yang memiliki dampak yang terlalu tinggi maka anda dapat menghindarinya dengan cara menghentikan rencana yang berisiko tinggi.

2. Mengurangi risiko

Pengurangan risiko dapat anda lakukan dengan cara mengurangi dampak risiko yang timbul.

Untuk mengurangi risiko yang ada, anda membutuhkan beberapa proses serta perubahan strategi.

Namun dengan pengurangan risiko tersebut dapat membantu perusahaan anda mengalami kerugian yang lebih mendalam.

3. Berbagi risiko

Pembagian risiko atau pemindahan mendistribusikan kembali beban risiko atau kerugian kepada pihak lain.

4. Menerima risiko

Terkadang perusahaan memilih untuk menerima risiko yang terjadi dan tidak menghabiskan sumber daya apapun untuk menghindarinya.

Beberapa alasan perusahaan untuk menerima risiko yang terjadi :

  • Biaya yang besar untuk mengatasi risiko tersebut dibanding potensi hasil risiko
  • Dampak risiko tidak berdampak besar bagi perusahaan
  • Manfaat risiko yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan dengan dampak buruknya
  • Anda dapat menggunakan ke empat cara pengelolaan risiko atau kombinasi untuk meminamalkan dampak negatif untuk perusahaan anda.

Hal terbaik untuk anda lakukan adalah bersiap untuk menghadapi risiko terburuk walaupun risiko tersebut tidak akan terjadi.

Baca juga | Proses Manajemen Risiko Dengan 5 Langkah Mudah

Kesimpulan

Risiko terbesar dalam perusahaan adalah risiko yang memiliki kemungkinan terjadi dan akan berdampak sangat besar bagi kinerja operasional, pencapaian tujuan bahkan merusak reputasi perusahaan.

Namun dengan strategi manajemen risiko yang baik maka akan menghindari atau mengurangi dampak risiko tersebut.

Proses mengidentifkasi dan meninjau risiko yang dihadapi dikenal dengan penilaian risiko.

Dengan menilai risiko secara aktif maka anda akan menyadari adanya ketidakpastian disekitar perusahaan dan mengidentifikasi langkah yang diambil untuk melindungi perusahaan dan aset.

Demikianlah pembahasan tentang Strategi manajemen risiko perusahaan yang efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *